alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Bocah 11 Tahun Tenggelam di Kubangan Proyek Tol Solo-Jogja

KLATEN – Seorang bocah berumur 11 tahun berinisial BDJ, warga Sawit, Boyolali tenggelam di kubangan yang berada di proyek Tol Solo-Jogja pada Sabtu (19/3) sore. Tepatnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Diduga bocah tenggelam itu saat bermain di kubangan bersama temannya.

“Jadi awalnya anak-anak ini bermain di sekitar kubangan proyek jalan tol itu. Mereka lantas terjun ke kubangan itu. Tetapi korban tidak muncul ke permukaan sehingga temannya melapor ke warga,” ucap Kapolsek Polanharjo, AKP Nurwadi kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (20/3).

Lebih lanjut, Nurwadi menjelaskan, jika lokasi tenggelamnya korban berada di dekat perbatasan Kabupaten Klaten dengan Kabupaten Boyolali. Ada pun kubangan itu memiliki kedalaman sekitar dua meter. Jaraknya sekitar 100 meter dari rumah korban.

“Padahal di lokasi kejadian ada papan peringatannya. Bahkan setiap jarak 100 meter ada papan peringatan itu. Namanya juga anak-anak mereka tak peduli keselamatannya,” ucap Nurwadi.

Nurwadi menjelaskan, saat ditemukan korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Lantas dibawah ke rumah duka untuk selanjutnya dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga. Jajaran Polsek Polanharjo pun meminta warga berhati-hati dengan adanya proyek Jalan Tol Solo-Jogja yang masih berjalan tersebut.

“Selalu kita himbau kepada warga agar hati-hati serta saling mengingatkan. Apakah di wilayah Kecamatan Polanharjo adanya pembangunan jalan tol,” ucapnya.(ren/dam)

KLATEN – Seorang bocah berumur 11 tahun berinisial BDJ, warga Sawit, Boyolali tenggelam di kubangan yang berada di proyek Tol Solo-Jogja pada Sabtu (19/3) sore. Tepatnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Diduga bocah tenggelam itu saat bermain di kubangan bersama temannya.

“Jadi awalnya anak-anak ini bermain di sekitar kubangan proyek jalan tol itu. Mereka lantas terjun ke kubangan itu. Tetapi korban tidak muncul ke permukaan sehingga temannya melapor ke warga,” ucap Kapolsek Polanharjo, AKP Nurwadi kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (20/3).

Lebih lanjut, Nurwadi menjelaskan, jika lokasi tenggelamnya korban berada di dekat perbatasan Kabupaten Klaten dengan Kabupaten Boyolali. Ada pun kubangan itu memiliki kedalaman sekitar dua meter. Jaraknya sekitar 100 meter dari rumah korban.

“Padahal di lokasi kejadian ada papan peringatannya. Bahkan setiap jarak 100 meter ada papan peringatan itu. Namanya juga anak-anak mereka tak peduli keselamatannya,” ucap Nurwadi.

Nurwadi menjelaskan, saat ditemukan korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Lantas dibawah ke rumah duka untuk selanjutnya dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga. Jajaran Polsek Polanharjo pun meminta warga berhati-hati dengan adanya proyek Jalan Tol Solo-Jogja yang masih berjalan tersebut.

“Selalu kita himbau kepada warga agar hati-hati serta saling mengingatkan. Apakah di wilayah Kecamatan Polanharjo adanya pembangunan jalan tol,” ucapnya.(ren/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/