alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Satroni Rumah Kades Juwiring, Residivis Sikat Motor

KLATEN – Tariyono alias Ganden, 36, dibekuk jajaran Polsek Juwiring, 12 Maret lalu. Setelah kedapatan menyatroni rumah Kepala Desa (Kades) Juwiring, Sigiarta, Desember tahun lalu. Dalam aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor milik kades, yakni Honda Supra X 125 nopol AD 4897 LV.

“Pelaku masuk rumah lewat pintu belakang. Kebetulan tidak dikunci. Kemudian melarikan sepeda motor yang berada di ruang tamu,” terang Kanit Reskrim Polres Klaten Aiptu Giardi saat gelar perkara di Mapolres Klaten, Selasa (22/3).

Giardi menambahkan, jajaran Polsek Juwiring mendapatkan informasi, kendaraan milik korban berada di wilayah Ceper. Hasil penyelidikan, didapati motor tersebut dikendarai Eko. Saat diinterogasi, Eko meminjam dari kakaknya, Wahyu.

Wahyu akhirnya ditangkap di Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan. Saat diinterogasi, motor tersebut digadai dari pelaku Tariyono alias Ganden Rp 1,2 juta.

“Didapat informasi dari Wahyu, Ganden itu warga Delanggu. Setelah kami lacak, ternyata warga Juwiring. Sudah dua minggu pelaku tidak pulang ke rumah,” imbuh Giardi.

Tepat 12 Maret, pelaku balik ke rumah dan langsung dicokok petugas. Pelaku tak berkutik dan mengakui perbuatannya.

“Pelaku sudah tahu motor yang dicuri milik kadesnya. Jarak rumah pelaku dengan korban sekitar 1 km,” beber Giardi.

Sementara itu, pelaku mengaku uang hasil curian digunakan untuk foya-foya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Sebagian buat bayar hutang,” ujarnya.

Hasil penyidikan, Ganden yang merupakan residivis mengaku sudah empat kali melancarkan aksi serupa. Dia sidangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun. (ren/fer/dam)

KLATEN – Tariyono alias Ganden, 36, dibekuk jajaran Polsek Juwiring, 12 Maret lalu. Setelah kedapatan menyatroni rumah Kepala Desa (Kades) Juwiring, Sigiarta, Desember tahun lalu. Dalam aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor milik kades, yakni Honda Supra X 125 nopol AD 4897 LV.

“Pelaku masuk rumah lewat pintu belakang. Kebetulan tidak dikunci. Kemudian melarikan sepeda motor yang berada di ruang tamu,” terang Kanit Reskrim Polres Klaten Aiptu Giardi saat gelar perkara di Mapolres Klaten, Selasa (22/3).

Giardi menambahkan, jajaran Polsek Juwiring mendapatkan informasi, kendaraan milik korban berada di wilayah Ceper. Hasil penyelidikan, didapati motor tersebut dikendarai Eko. Saat diinterogasi, Eko meminjam dari kakaknya, Wahyu.

Wahyu akhirnya ditangkap di Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan. Saat diinterogasi, motor tersebut digadai dari pelaku Tariyono alias Ganden Rp 1,2 juta.

“Didapat informasi dari Wahyu, Ganden itu warga Delanggu. Setelah kami lacak, ternyata warga Juwiring. Sudah dua minggu pelaku tidak pulang ke rumah,” imbuh Giardi.

Tepat 12 Maret, pelaku balik ke rumah dan langsung dicokok petugas. Pelaku tak berkutik dan mengakui perbuatannya.

“Pelaku sudah tahu motor yang dicuri milik kadesnya. Jarak rumah pelaku dengan korban sekitar 1 km,” beber Giardi.

Sementara itu, pelaku mengaku uang hasil curian digunakan untuk foya-foya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Sebagian buat bayar hutang,” ujarnya.

Hasil penyidikan, Ganden yang merupakan residivis mengaku sudah empat kali melancarkan aksi serupa. Dia sidangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun. (ren/fer/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/