alexametrics
31.4 C
Surakarta
Monday, 4 July 2022

Terlilit Utang Rp 30 Juta, 2 Pemuda Asal Sumsel ini Nekat Pecah Kaca Mobil

KLATEN – Satreskrim Polres Klaten berhasil menangkap dua pelaku pecah kaca mobil di Prambanan pada 14 Juni lalu yang terekam CCTV. Mereka adalah Resi Habibi, 24, dan Muhammad Zaini, 28, warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Alasan nekat mencuri karena terlilit utang dengan koperasi hingga Rp 30 juta. Awalnya mereka mencari sasaran di Bandung. Karena tidak mendapatkan hasil, lantas bergeser ke arah Jogja. Di sana tak juga mendapatkan hasil.

Hingga akhirnya sampai di Klaten, keduanya mencari bank yang terlihat ramai nasabah. Sampai di Bank Jateng cabang Klaten, langsung mengamati nasabah yang keluar dari bank. Mereka lantas membuntuti korban yang mengendarai mobil. Kemudian berhenti di warung makan wilayah Prambanan.

”Saya yang mengawasi dari kejauhan dengan sepeda motor. Jaraknya dari lokasi lebih dari 100 meter. Supaya ketika dapat hasil biar lebih cepat larinya,” ucap Resi di Mapolres Klaten, Rabu (22/6).

Sementara Zaini yang memecah kaca mobil korban, tepatnya bagian tengah sisi kanan. Lantas berhasil mengambil tas untuk dibawa lari. Hingga akhirnya sampai di Jalan Raya Klaten-Solo, pelaku mengecek isi tas korban. Ternyata tidak dapat uang tunai. Isinya buku tabungan dan surat berharga. Lantas dibuang di persawahan. Selanjutnya meninggalkan wilayah Klaten dan bergeser ke Pacitan. Selama pelarian, mereka berhasil ditangkap Rabu (15/6) lalu.

”Kalau idenya dari saya. Saya yang melakukan pecah kaca. Belajarnya dari internet. Baru kali ini kami melakukan (pencurian),” ucap Zaini yang mengaku terlilit utang Rp 30 juta.

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Klaten Iptu Eko Pujiyanto menjelaskan, tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4e, 5e KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (ren/adi/dam)

KLATEN – Satreskrim Polres Klaten berhasil menangkap dua pelaku pecah kaca mobil di Prambanan pada 14 Juni lalu yang terekam CCTV. Mereka adalah Resi Habibi, 24, dan Muhammad Zaini, 28, warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Alasan nekat mencuri karena terlilit utang dengan koperasi hingga Rp 30 juta. Awalnya mereka mencari sasaran di Bandung. Karena tidak mendapatkan hasil, lantas bergeser ke arah Jogja. Di sana tak juga mendapatkan hasil.

Hingga akhirnya sampai di Klaten, keduanya mencari bank yang terlihat ramai nasabah. Sampai di Bank Jateng cabang Klaten, langsung mengamati nasabah yang keluar dari bank. Mereka lantas membuntuti korban yang mengendarai mobil. Kemudian berhenti di warung makan wilayah Prambanan.

”Saya yang mengawasi dari kejauhan dengan sepeda motor. Jaraknya dari lokasi lebih dari 100 meter. Supaya ketika dapat hasil biar lebih cepat larinya,” ucap Resi di Mapolres Klaten, Rabu (22/6).

Sementara Zaini yang memecah kaca mobil korban, tepatnya bagian tengah sisi kanan. Lantas berhasil mengambil tas untuk dibawa lari. Hingga akhirnya sampai di Jalan Raya Klaten-Solo, pelaku mengecek isi tas korban. Ternyata tidak dapat uang tunai. Isinya buku tabungan dan surat berharga. Lantas dibuang di persawahan. Selanjutnya meninggalkan wilayah Klaten dan bergeser ke Pacitan. Selama pelarian, mereka berhasil ditangkap Rabu (15/6) lalu.

”Kalau idenya dari saya. Saya yang melakukan pecah kaca. Belajarnya dari internet. Baru kali ini kami melakukan (pencurian),” ucap Zaini yang mengaku terlilit utang Rp 30 juta.

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Klaten Iptu Eko Pujiyanto menjelaskan, tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4e, 5e KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (ren/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/