alexametrics
21.2 C
Surakarta
Wednesday, 28 July 2021

GOR Gelarsena Isolasi Terpusat, Mulai Ditempati 19 Pasien Covid-19

KLATEN – GOR Gelarsena sebagai tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19 mulai difungsikan sejak Rabu (21/7) sore. Total hingga Kamis (22/7) siang terdapat 19 pasien Covid-19 yang mulai menempati bilik dan tempat tidur yang telah disiapkan Pemkab.

“Sebenarnya yang telah mendaftar untuk melakukan isolasi terpusat di GOR ada 22 pasien. Tetapi hingga saat ini baru ada 19 pasien yang datang. Tinggal tiga pasien lagi tergantung dari masing-masing puskesmas,” jelas Koordinator Tagana Klaten, Eko Mardiyono, Kamis (22/7).

Lebih lanjut, dari data yang diterima Jawa Pos Radar Solo, 19 pasien Covid-19 yang melakukan isolasi terpusat di GOR Gelarsena ini berasal dari Kecamatan Kalikotes sebanyak 4 orang, Kecamatan Juwiring terdapat 3 orang dan Kecamatan Trucuk 1 orang.

Sementara itu Kecamatan Klaten Utara, Polanharjo, Klaten Selatan, Ngawen, Manisrenggo, Wonosari, Pedan, Jogonalan, Keboanrum dan Karangdowo masing-masing satu pasien. Seluruh pasien tetap berada di bawah pengawasan tenaga medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten.

“Kalau dari Tagana tanggungjawabnya terkait logistik. Menyediakan makanan bagi pasien Covid-19 untuk pagi, siang dan malam. Kita perbarui data setiap harinya terkait jumlah pasien yang menjalani isolasi di GOR,” ucapnya.

Eko mengungkapkan, jika Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos dan P3AKB) Klaten telah memiliki dapur umum di halaman kantor. Nantinya setiap kali masakan yang sudah jadi langsung didistribusikan ke tempat isolasi terpusat dengan menyesuaikan jumlah pasien.

Sementara itu, Dokter Jaga Tempat Isolasi Mandiri Terpusat GOR Gelarsena Klaten, Dani Prasetyo mengungkapkan, sebelum pasien Covid-19 ditempatkan di isolasi terpusat harus melalui sejumlah prosedur. Bagi pasien yang terkonfirmasi Covid-19 untuk segera melaporkan ke bidan maupun puskesmas terlebih dahulu.

“Nantinya oleh pihak puskesmas akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Mengingat yang melakukan isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat adalah tanpa gejala maupun gejalan ringan. Dalam hal ini gejala ringan seperti demam, batuk dan flu sehingga perlu dikonsultasikan terlebih dahulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, pasien Covid-19 yang hendak ditempatkan di tempat isolasi terpusat harus dilakukan pemeriksaan tensi hingga saturasi. Apabila kondisinya bagus bisa dikoordinasikan dengan penanggungjawab tempat isolasi mandiri terpusat. Nantinya pihak puskesmas yang akan mengantarkan ke tempat isolasi terpusat tersebut.

“Jika kita lakukan asesmen dan ditanyai terkait keluhannya terlebih dahulu. Jika saturasi terus menurun akan dirujuk ke rumah sakit. Disamping rumahnya tidak layak untuk digunakan isolasi mandiri sehingga ditempatkan di tempat isolasi mandiri terpusat,” ucapnya.

Dani menambahkan, pasien Covid-19 yang melaksanakan isolasi terpusat di GOR Gelarsena akan terus dipantau kesehatannya. Apabila ada keluhan akan segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan untuk menentukan penanganan selanjutnya. (ren/dam)


KLATEN – GOR Gelarsena sebagai tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19 mulai difungsikan sejak Rabu (21/7) sore. Total hingga Kamis (22/7) siang terdapat 19 pasien Covid-19 yang mulai menempati bilik dan tempat tidur yang telah disiapkan Pemkab.

“Sebenarnya yang telah mendaftar untuk melakukan isolasi terpusat di GOR ada 22 pasien. Tetapi hingga saat ini baru ada 19 pasien yang datang. Tinggal tiga pasien lagi tergantung dari masing-masing puskesmas,” jelas Koordinator Tagana Klaten, Eko Mardiyono, Kamis (22/7).

Lebih lanjut, dari data yang diterima Jawa Pos Radar Solo, 19 pasien Covid-19 yang melakukan isolasi terpusat di GOR Gelarsena ini berasal dari Kecamatan Kalikotes sebanyak 4 orang, Kecamatan Juwiring terdapat 3 orang dan Kecamatan Trucuk 1 orang.

Sementara itu Kecamatan Klaten Utara, Polanharjo, Klaten Selatan, Ngawen, Manisrenggo, Wonosari, Pedan, Jogonalan, Keboanrum dan Karangdowo masing-masing satu pasien. Seluruh pasien tetap berada di bawah pengawasan tenaga medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten.

“Kalau dari Tagana tanggungjawabnya terkait logistik. Menyediakan makanan bagi pasien Covid-19 untuk pagi, siang dan malam. Kita perbarui data setiap harinya terkait jumlah pasien yang menjalani isolasi di GOR,” ucapnya.

Eko mengungkapkan, jika Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos dan P3AKB) Klaten telah memiliki dapur umum di halaman kantor. Nantinya setiap kali masakan yang sudah jadi langsung didistribusikan ke tempat isolasi terpusat dengan menyesuaikan jumlah pasien.

Sementara itu, Dokter Jaga Tempat Isolasi Mandiri Terpusat GOR Gelarsena Klaten, Dani Prasetyo mengungkapkan, sebelum pasien Covid-19 ditempatkan di isolasi terpusat harus melalui sejumlah prosedur. Bagi pasien yang terkonfirmasi Covid-19 untuk segera melaporkan ke bidan maupun puskesmas terlebih dahulu.

“Nantinya oleh pihak puskesmas akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Mengingat yang melakukan isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat adalah tanpa gejala maupun gejalan ringan. Dalam hal ini gejala ringan seperti demam, batuk dan flu sehingga perlu dikonsultasikan terlebih dahulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, pasien Covid-19 yang hendak ditempatkan di tempat isolasi terpusat harus dilakukan pemeriksaan tensi hingga saturasi. Apabila kondisinya bagus bisa dikoordinasikan dengan penanggungjawab tempat isolasi mandiri terpusat. Nantinya pihak puskesmas yang akan mengantarkan ke tempat isolasi terpusat tersebut.

“Jika kita lakukan asesmen dan ditanyai terkait keluhannya terlebih dahulu. Jika saturasi terus menurun akan dirujuk ke rumah sakit. Disamping rumahnya tidak layak untuk digunakan isolasi mandiri sehingga ditempatkan di tempat isolasi mandiri terpusat,” ucapnya.

Dani menambahkan, pasien Covid-19 yang melaksanakan isolasi terpusat di GOR Gelarsena akan terus dipantau kesehatannya. Apabila ada keluhan akan segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan untuk menentukan penanganan selanjutnya. (ren/dam)

Populer

Berita Terbaru