alexametrics
21.2 C
Surakarta
Wednesday, 28 July 2021

Kodim 0723/Klaten Mulai Didistribusikan Paket Obat dan Herbal

KLATEN – Jajaran Kodim 0723/Klaten telah mendistribusikan 174 paket obat dan 520 paket herbal kepada warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah masing-masing. Khusus paket obat dari pemerintah pusat sudah didistribusikan sejak Selasa (20/7) sore berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Untuk Klaten sendiri mendapat paket obat 2 dan 3 yang masing-masing jumlahnya 87 paket sehingga total ada 174 paket obat. Sudah kita didistribusikan ke masyarakat melalui Babinsa dan Puskesmas. Bisa dilakukan pengecekan ke wilayah masing-masing,” jelas Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, Rabu (21/7).

Lebih lanjut, pihaknya mengungkapkan, jika paket obat yang didistribusikan saat ini jumlahnya sangat terbatas. Mengingat harus dibagi dengan sejumlah daerah lainnya di Jawa Tengah. Maka itu, paket obat yang disalurkan belum bisa menjangkau seluruh warga Klaten yang tengah menjalani Isoman sekitar 4.836 orang.

Ia mengungkapkan, penerima paket obat itu adalah mereka masuk kriteria keluarga pra sejahtera yang sedang menjalani Isoman di rumah. Sebenarnya ada persyaratan lainnya yakni terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab PCR. Tetapi berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan untuk Klaten sudah masuk klasifikasi B sehingga hasil tes swab antigen sudah bisa digunakan untuk mendiagnosis terpapar atau tidak.

“Untuk paket obat itu macam-macam mulai dari vitamin hingga obat tertentu. Maka itu dalam pendistribusian kita libatkan puskesmas setempat,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, sebelum pendistribusian paket obat dari pemerintah pusat telah didistribusikan 520 paket herbal dari Kodam IV/ Diponegoro. Saat ini pendistribusian sudah memasuki tahap V kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Jadi setiap paket itu untuk setiap pasien dalam bentuk pil. Alhamdulillah paket herbal yang kita distribusikan telah memberikan dampak positif. Menjadikan pasien lebih cepat sembuh. Apalagi paket herbal ini juga pernah diberikan sebagai treatment kepada prajurit TNI yang terpapar,” jelasnyanya.

Dalam waktu dekat Klaten akan kembali digelontor paket herbal kembali sekitar 500 paket lagi. Harapannya paket herbal yang diberikan itu bisa menambah imunitas tubuh. Disamping mempercepat kesembuhan bagi mereka yang terpapar.

Sementara itu, Danramil 15/Polanharjo Letda Inf Ngabdul Kurnen mengungkapkan mendistribusikan sebanyak 7 paket obat dari pemerintah pusat. Termasuk 5 paket herbal di wilayahnya.

“Sudah kita distribusikan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Kalau untuk paket obat dari pusat itu bentuknya vitamin dan ada kapsul juga,” jelasnya.

Disamping itu, berbagai upaya telah dilakukannya dengan Muspika Polanharjo agar pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri cepat sembuh. Mulai dari membagikan madu hingga memberikan semangat dengan harapan imunitas tubuh meningkat.(ren/dam)


KLATEN – Jajaran Kodim 0723/Klaten telah mendistribusikan 174 paket obat dan 520 paket herbal kepada warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah masing-masing. Khusus paket obat dari pemerintah pusat sudah didistribusikan sejak Selasa (20/7) sore berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Untuk Klaten sendiri mendapat paket obat 2 dan 3 yang masing-masing jumlahnya 87 paket sehingga total ada 174 paket obat. Sudah kita didistribusikan ke masyarakat melalui Babinsa dan Puskesmas. Bisa dilakukan pengecekan ke wilayah masing-masing,” jelas Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, Rabu (21/7).

Lebih lanjut, pihaknya mengungkapkan, jika paket obat yang didistribusikan saat ini jumlahnya sangat terbatas. Mengingat harus dibagi dengan sejumlah daerah lainnya di Jawa Tengah. Maka itu, paket obat yang disalurkan belum bisa menjangkau seluruh warga Klaten yang tengah menjalani Isoman sekitar 4.836 orang.

Ia mengungkapkan, penerima paket obat itu adalah mereka masuk kriteria keluarga pra sejahtera yang sedang menjalani Isoman di rumah. Sebenarnya ada persyaratan lainnya yakni terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab PCR. Tetapi berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan untuk Klaten sudah masuk klasifikasi B sehingga hasil tes swab antigen sudah bisa digunakan untuk mendiagnosis terpapar atau tidak.

“Untuk paket obat itu macam-macam mulai dari vitamin hingga obat tertentu. Maka itu dalam pendistribusian kita libatkan puskesmas setempat,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, sebelum pendistribusian paket obat dari pemerintah pusat telah didistribusikan 520 paket herbal dari Kodam IV/ Diponegoro. Saat ini pendistribusian sudah memasuki tahap V kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Jadi setiap paket itu untuk setiap pasien dalam bentuk pil. Alhamdulillah paket herbal yang kita distribusikan telah memberikan dampak positif. Menjadikan pasien lebih cepat sembuh. Apalagi paket herbal ini juga pernah diberikan sebagai treatment kepada prajurit TNI yang terpapar,” jelasnyanya.

Dalam waktu dekat Klaten akan kembali digelontor paket herbal kembali sekitar 500 paket lagi. Harapannya paket herbal yang diberikan itu bisa menambah imunitas tubuh. Disamping mempercepat kesembuhan bagi mereka yang terpapar.

Sementara itu, Danramil 15/Polanharjo Letda Inf Ngabdul Kurnen mengungkapkan mendistribusikan sebanyak 7 paket obat dari pemerintah pusat. Termasuk 5 paket herbal di wilayahnya.

“Sudah kita distribusikan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Kalau untuk paket obat dari pusat itu bentuknya vitamin dan ada kapsul juga,” jelasnya.

Disamping itu, berbagai upaya telah dilakukannya dengan Muspika Polanharjo agar pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri cepat sembuh. Mulai dari membagikan madu hingga memberikan semangat dengan harapan imunitas tubuh meningkat.(ren/dam)

Populer

Berita Terbaru