alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Bupati Klaten Minta Medsos OPD Responsif Terhadap Aduan Masyarakat

KLATEN – Di era digitalisasi saat ini, banyak masyarakat mengadukan keluhan terkait pelayanan pemerintah ke media sosial (medsos). Masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) pun berlomba-lomba membuat akun medsos. Untuk itu, Bupati Klaten Sri Mulyani meminta para admin medsos responsif terhadap aduan masyarakat.

”Saya minta tolong kepada pelaku media sosial di lingkungan Pemkab Klaten secara bijak menanggapi semua aduan yang masuk. Termasuk aduan yang masuk melalui aplikasi Matur Ibu dan Matur Dokter,” jelas Bupati Sri Mulyani saat Sosialisasi Strategi Komunikasi Public di Era Digital yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten, Kamis (23/6).

Dalam kegiatan tersebut diikut seluruh admin medsos di lingkungan Pemkab Klaten, baik dari dinas, badan, kecamatan, dan diskominfo. Mulyani menyoroti admin medsos OPD yang terkadang tidak berjalan secara optimal. Padahal sudah ada sumber daya manusia (SDM) untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tersebut.

”Saya minta admin media sosial betul-betul menjalankan tugasnya dan aktif selama 24 jam. Pelototi setiap aduan yang masuk. Wajib dijawab, kalau misalnya soal jalan rusak ya langsung teruskan ke Dinas Pekerjaan Umum-Penataan Ruang (DPU-PR) Klaten,” ucap Mulyani.

Dia menyebut sejumlah OPD yang berpotensi menerima aduan cukup banyak mulai dari DPU-PR, dinas pendidikan (disdik), dinas kesehatan (dinkes) dan Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras. Apabila tidak mengetahui untuk menjawab, bisa koordinasi ke OPD terkait.

Kepala Diskominfo Klaten Amin Mustofa menjelaskan, sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan para pengelola admin medsos di lingkungan Pemkab Klaten. Diharapkan dapat merespons cepat terkait informasi yang diperlukan masyarakat.

”Para admin medsos di lingkungan Pemkab Klaten ini juga dapat menginformasikan kinerja pemkab kepada masyarakat. Begitu juga program dan kegiatan serta capaian dari kinerja dari pemkab,” ucapnya. (ren/adi/dam)

KLATEN – Di era digitalisasi saat ini, banyak masyarakat mengadukan keluhan terkait pelayanan pemerintah ke media sosial (medsos). Masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) pun berlomba-lomba membuat akun medsos. Untuk itu, Bupati Klaten Sri Mulyani meminta para admin medsos responsif terhadap aduan masyarakat.

”Saya minta tolong kepada pelaku media sosial di lingkungan Pemkab Klaten secara bijak menanggapi semua aduan yang masuk. Termasuk aduan yang masuk melalui aplikasi Matur Ibu dan Matur Dokter,” jelas Bupati Sri Mulyani saat Sosialisasi Strategi Komunikasi Public di Era Digital yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten, Kamis (23/6).

Dalam kegiatan tersebut diikut seluruh admin medsos di lingkungan Pemkab Klaten, baik dari dinas, badan, kecamatan, dan diskominfo. Mulyani menyoroti admin medsos OPD yang terkadang tidak berjalan secara optimal. Padahal sudah ada sumber daya manusia (SDM) untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tersebut.

”Saya minta admin media sosial betul-betul menjalankan tugasnya dan aktif selama 24 jam. Pelototi setiap aduan yang masuk. Wajib dijawab, kalau misalnya soal jalan rusak ya langsung teruskan ke Dinas Pekerjaan Umum-Penataan Ruang (DPU-PR) Klaten,” ucap Mulyani.

Dia menyebut sejumlah OPD yang berpotensi menerima aduan cukup banyak mulai dari DPU-PR, dinas pendidikan (disdik), dinas kesehatan (dinkes) dan Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras. Apabila tidak mengetahui untuk menjawab, bisa koordinasi ke OPD terkait.

Kepala Diskominfo Klaten Amin Mustofa menjelaskan, sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan para pengelola admin medsos di lingkungan Pemkab Klaten. Diharapkan dapat merespons cepat terkait informasi yang diperlukan masyarakat.

”Para admin medsos di lingkungan Pemkab Klaten ini juga dapat menginformasikan kinerja pemkab kepada masyarakat. Begitu juga program dan kegiatan serta capaian dari kinerja dari pemkab,” ucapnya. (ren/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/