alexametrics
23.4 C
Surakarta
Friday, 8 July 2022

Batasi Pengunjung Objek Wisata, Satpol PP Klaten Gencar Operasi Yustisi

KLATEN – Objek wisata dipastikan tetap buka selama libur Lebaran nanti. Meski begitu, para pengelola diminta mentaati aturan pembatasan yang berlaku. Mengingat saat ini Klaten masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

”Dikarenakan Klaten masih Level 2 ya masih dengan ketentuan yang berlaku. Jadi tidak los begitu saja,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten Jaka Purwanto, Kamis (28/4).

Jaka menjelaskan, ketentuan pembatasan pengunjung di objek wisata diatur dalam Instruksi Bupati (Inbup) Nomor 13 Tahun 2022. Menindaklanjuti Inmendagri Nomor 22 Tahun 2022 tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19. Instruksi tersebut berlaku mulai 19 April sampai 9 Mei.

Ada pun ketentuan pembatasan yang berlaku meliputi fasilitas umum seperti area publik, taman, tempat wisata, lapangan, dan area publik lainnya. Diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 50 persen dan maksimal kunjungan wisatawan di objek wisata hanya selama dua jam saja. Protokol kesehatan (prokes) wajib diterapkan dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining pengunjung hingga pengelola.

”Pada prinsipnya semua kegiatan tetap mengacu pada aturan PPKM level 2. Kecuali ada aturan baru lagi, kami masih ada pembatasan-pembatasan. Meskipun saat ini sudah longgar, tetap kita lakukan pemantauan,” jelas Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono.

Kepala Satpol PP dan Damkar Klaten Joko Hendrawan menegaskan, operasi yustisi akan jalan terus selama libur Lebaran nanti. Hal itu untuk memastikan objek wisata yang beroperasi telah menerapkan prokes secara ketat.

”Kami minta masing-masing satgas yang telah dibentuk di objek wisata untuk bisa mengatur sirkulasi keluar masuk pengunjung. Kalau misalnya berkerumun, diaturlah. Tetap menerapkan prokes sudah jelas, penggunaan PeduliLindungi sudah pasti,” ucapnya.

Seperti diketahui, sejumlah objek wisata air di Klaten khusus di Kecamatan Polanharjo, Kebonarum dan Tulung diprediksi bakal dipenuhi wisatawan. Begitu juga dengan Dusun Girpasang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang yang lagi naik daun. Ditambah Rowo Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat juga jadi destinasi pilihan wisatawan nantinya. (ren/adi/dam)

KLATEN – Objek wisata dipastikan tetap buka selama libur Lebaran nanti. Meski begitu, para pengelola diminta mentaati aturan pembatasan yang berlaku. Mengingat saat ini Klaten masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

”Dikarenakan Klaten masih Level 2 ya masih dengan ketentuan yang berlaku. Jadi tidak los begitu saja,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten Jaka Purwanto, Kamis (28/4).

Jaka menjelaskan, ketentuan pembatasan pengunjung di objek wisata diatur dalam Instruksi Bupati (Inbup) Nomor 13 Tahun 2022. Menindaklanjuti Inmendagri Nomor 22 Tahun 2022 tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19. Instruksi tersebut berlaku mulai 19 April sampai 9 Mei.

Ada pun ketentuan pembatasan yang berlaku meliputi fasilitas umum seperti area publik, taman, tempat wisata, lapangan, dan area publik lainnya. Diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 50 persen dan maksimal kunjungan wisatawan di objek wisata hanya selama dua jam saja. Protokol kesehatan (prokes) wajib diterapkan dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining pengunjung hingga pengelola.

”Pada prinsipnya semua kegiatan tetap mengacu pada aturan PPKM level 2. Kecuali ada aturan baru lagi, kami masih ada pembatasan-pembatasan. Meskipun saat ini sudah longgar, tetap kita lakukan pemantauan,” jelas Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono.

Kepala Satpol PP dan Damkar Klaten Joko Hendrawan menegaskan, operasi yustisi akan jalan terus selama libur Lebaran nanti. Hal itu untuk memastikan objek wisata yang beroperasi telah menerapkan prokes secara ketat.

”Kami minta masing-masing satgas yang telah dibentuk di objek wisata untuk bisa mengatur sirkulasi keluar masuk pengunjung. Kalau misalnya berkerumun, diaturlah. Tetap menerapkan prokes sudah jelas, penggunaan PeduliLindungi sudah pasti,” ucapnya.

Seperti diketahui, sejumlah objek wisata air di Klaten khusus di Kecamatan Polanharjo, Kebonarum dan Tulung diprediksi bakal dipenuhi wisatawan. Begitu juga dengan Dusun Girpasang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang yang lagi naik daun. Ditambah Rowo Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat juga jadi destinasi pilihan wisatawan nantinya. (ren/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/