alexametrics
23.4 C
Surakarta
Friday, 8 July 2022

Polresto Solo Pastikan Tak Ada Aksi May Day: Nekat, Bubarkan!

SOLO – Polresta Surakarta mewanti-wanti kepada pekerja tidak perlu melakukan aksi atau mengumpulkan massa pada peringatan Hari Buruh atau May Day, Sabtu (1/5).

Wakapolresta Surakarta AKPB Deny Heriyanto menegaskan, jajaran sat intelkam sudah meyambangi sejumlah serikat buruh di Kota Bengawan.

“Kami melakukan koordinasi dan komunikasi dengan mereka. Dari hasil koordinasi, tidak ada serikat buruh yang akan mengelar aksi. Juga tidak ada lembaga atau elemen yang membuat surat pemberitahuan atau perizinan akan melaksanakan aksi. Lebih baik bekerja seperti biasanya,” urainya.

Ketika nekat ada aksi Hari Buruh, lanjut Deny, polresta tidak segan-segan membubarkannya. Mengingat berpotensi menimbulkan kerumunan dan dapat menularkan corona.

“Kami tidak mau usaha menekan angka Covid-19 sia-sia. Nanti kami akan melakukan operasi yustisi untuk mencegah hal tersebut. Ada personel TPK (tim pengurai kerumunan) yang akan melakukan pembubaran. Kalau ada yang melawan, akan kami proses sesuai dengan hukum,” pungkas wakapolresta. (atn/wa/ria)

SOLO – Polresta Surakarta mewanti-wanti kepada pekerja tidak perlu melakukan aksi atau mengumpulkan massa pada peringatan Hari Buruh atau May Day, Sabtu (1/5).

Wakapolresta Surakarta AKPB Deny Heriyanto menegaskan, jajaran sat intelkam sudah meyambangi sejumlah serikat buruh di Kota Bengawan.

“Kami melakukan koordinasi dan komunikasi dengan mereka. Dari hasil koordinasi, tidak ada serikat buruh yang akan mengelar aksi. Juga tidak ada lembaga atau elemen yang membuat surat pemberitahuan atau perizinan akan melaksanakan aksi. Lebih baik bekerja seperti biasanya,” urainya.

Ketika nekat ada aksi Hari Buruh, lanjut Deny, polresta tidak segan-segan membubarkannya. Mengingat berpotensi menimbulkan kerumunan dan dapat menularkan corona.

“Kami tidak mau usaha menekan angka Covid-19 sia-sia. Nanti kami akan melakukan operasi yustisi untuk mencegah hal tersebut. Ada personel TPK (tim pengurai kerumunan) yang akan melakukan pembubaran. Kalau ada yang melawan, akan kami proses sesuai dengan hukum,” pungkas wakapolresta. (atn/wa/ria)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/