alexametrics
24.1 C
Surakarta
Wednesday, 26 January 2022

Pemkot Surakarta Lanjutkan Surveilans Tahap III setelah Vaksin Anak

SOLO Dinas Kesehatan (Dinkes) Surakarta menunda surveilans tahap III hingga vaksinasi anak usia 6-11 tahun rampung. Pertimbangan ini diambil demi efektivitas pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Kepala Dinkes Surakarta Siti Wahyuningsih mengungkapkan, awalnya surveilans tahap III direncanakan bulan ini. Tapi dengan berbagai pertimbangan, kegiatan itu dijadwalkan ulang pada akhir Februari sambil menunggu rampungnya vaksinasi anak usia 6-11 Tahun.

“Penundaan (surveilans) juga terkait kebijakan PTM 100 persen di seluruh sekolah. Daripada anak bolak-balik ke sekolah karena harus vaksin, kemudian jadwal PTM yang sehari masuk sehari belajar di rumah, sekalian menunggu selesai,” jelasnya, Kamis (13/1)

Sembari merampungkan vaksinasi anak usia 6-11 Tahun, dinkes telah menyusun 29 sekolah sasaran surveilans. Jumlah sampel yang diambil masih sama seperti tahun lalu, yakni 33 orang. Rinciannya, 30 anak perwakilan siswa dan tiga guru dan tenaga kependidikan.

Sebelumnya, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming mengatakan, surveilans akan tetap dilakukan sebagai upaya mitigasi dan pencegahan Covid-19 di kalangan anak dan pelajar. “Vaksinasi jalan, PTM jalan. Nanti waktunya biar dinas kesehatan yang mengatur,” ujarnya belum lama ini. (ves/wa/dam)

SOLO Dinas Kesehatan (Dinkes) Surakarta menunda surveilans tahap III hingga vaksinasi anak usia 6-11 tahun rampung. Pertimbangan ini diambil demi efektivitas pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Kepala Dinkes Surakarta Siti Wahyuningsih mengungkapkan, awalnya surveilans tahap III direncanakan bulan ini. Tapi dengan berbagai pertimbangan, kegiatan itu dijadwalkan ulang pada akhir Februari sambil menunggu rampungnya vaksinasi anak usia 6-11 Tahun.

“Penundaan (surveilans) juga terkait kebijakan PTM 100 persen di seluruh sekolah. Daripada anak bolak-balik ke sekolah karena harus vaksin, kemudian jadwal PTM yang sehari masuk sehari belajar di rumah, sekalian menunggu selesai,” jelasnya, Kamis (13/1)

Sembari merampungkan vaksinasi anak usia 6-11 Tahun, dinkes telah menyusun 29 sekolah sasaran surveilans. Jumlah sampel yang diambil masih sama seperti tahun lalu, yakni 33 orang. Rinciannya, 30 anak perwakilan siswa dan tiga guru dan tenaga kependidikan.

Sebelumnya, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming mengatakan, surveilans akan tetap dilakukan sebagai upaya mitigasi dan pencegahan Covid-19 di kalangan anak dan pelajar. “Vaksinasi jalan, PTM jalan. Nanti waktunya biar dinas kesehatan yang mengatur,” ujarnya belum lama ini. (ves/wa/dam)

Populer

Berita Terbaru