alexametrics
23.7 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

Siapkan 7 Kantong PKL, Pemkot Surakarta Izinkan 1.918 Pedagang Jualan di CFD

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta siapkan tujuh titik kantong pedagang kaki lima (PKL) di car free day (CFD) Minggu besok (15/5). Sebanyak 1.918 pedagang akan meramaikan event yang digelar perdana setelah dua tahun terhenti karena pandemi.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta Heru Sunardi memastikan bahwa kegiatan CFD telah diizinkan untuk dilengkapi dengan aktivitas perekonomian warga. Beragam jenis dagangan PKL mulai dari pedagang pakaian, mainan, hingga pedagang kuliner akan diakomodasi. Khusus Kawasan citywalk Jalan Slamet Riyadi yang diizinkan untuk berjualan hanya segmen Gendengan-Ngapeman.

“Untuk PKL segmen ini diisi oleh pedagang lama yang terdaftar oleh masing-masing paguyuban. Kapasitasnya 800 pedagang,” kata Heru, Jumat (13/5).

Selain citywalk segmen Gendengan-Ngapeman, lokasi dagang PKL difasilitasi di sejumlah lokasi berbeda mulai dari halaman kantor dinas sosial (dinsos) dan dinas tenaga kerja dan transmigrasi (disnakertrans). Kemudian halaman Galabo dan Benteng Vastenburg. Kantong-kantong PKL ini diisi oleh 1.118 pedagang.

“Lokasi ini diisi pedagang ber-KTP Kota Solo yang mendaftar atau terdaftar. Sebagai alternatif kalau diperlukan halaman balai kota juga bisa difungsikan untuk PKL,” beber Heru.

Menimbang penataan lokasi dagang yang baru itu, disdag bakal membatasi luasan masih-masing usaha PKL. Jika sebelumnya pedagang kuliner menggelar tikar dengan luas, maka kali ini bakal dibatasi.

“Meski difasilitasi untuk berdagang guna mempercepat pemulihan ekonomi, namun CFD tetap untuk kegiatan olahraga masyarakat. Uji coba CFD ini kalau bisa tertib dan teratur pasti bisa dipertahankan dengan baik. Nanti akan dievaluasi setiap pekan,”  kata dia.

Disinggung soal wacana sebelumnya terkait prioritas PKL ber-KTP Solo, Heru mengatakan, konsep itu disesuaikan karena jika memaksakan hanya mengakomodasi warga lokal justru rawan terjadi gesekan. Terlepas dari itu, pedagang yang berjualan pada Minggu besok (15/5) akan dikunci datanya oleh disdag.

“Kalau yang di citywalk dari data paguyuban (pedagang lama). Ke depan kami akan menerbitkan lembaran penanda terkait penempatan itu sesuai lokasi dagang masing-masing,” papar Heru.

Terpisah, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan, teknis CFD sudah dimatangkan baik dari penambahan rute hingga kawasan Jenderal Sudirman serta mengakomodasi pedagang terdaftar di paguyuban dan PKL asli Solo.

“Besok (minggu) kami percobaan dulu, tertib ora? Masukan dari warga seperti apa? Sampahnya seperti apa? Tertib atau tidak?” tegas Gibran. (ves/bun/dam)

Pemetaan Car Free Day

 

Lokasi CFD

  • Jalan Slamet Riyadi (Purwosari-Gladak)
  • Jalan Jenderal Sudirman lajur timur

Titik Crossing

  • Simpang Gendengan Ngapeman
  • Simpang Ngapeman
  • Simpang Gendengan
  • Bundaran Gladak

Titik-Titik PKL

  1. Citywalk Segmen Gendengan-Ngapeman

Daya tampung 800 pedagang

  1. Halaman Kantor Dinas Sosial

Daya tampung 26 pedagang

  1. Halaman Kantor Disnakertrans

Daya tampung 11 pedagang

  1. Halaman Graha Wisata Niaga

Daya tampung 137 pedagang

  1. Halaman Galabo Gladak

Daya tampung 25 pedagang

  1. Halaman Benteng Vastenburg

Daya tampung 156 pedagang

  1. Alternatif Halaman Balai Kota

Daya tampung 137 pedagang

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta siapkan tujuh titik kantong pedagang kaki lima (PKL) di car free day (CFD) Minggu besok (15/5). Sebanyak 1.918 pedagang akan meramaikan event yang digelar perdana setelah dua tahun terhenti karena pandemi.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta Heru Sunardi memastikan bahwa kegiatan CFD telah diizinkan untuk dilengkapi dengan aktivitas perekonomian warga. Beragam jenis dagangan PKL mulai dari pedagang pakaian, mainan, hingga pedagang kuliner akan diakomodasi. Khusus Kawasan citywalk Jalan Slamet Riyadi yang diizinkan untuk berjualan hanya segmen Gendengan-Ngapeman.

“Untuk PKL segmen ini diisi oleh pedagang lama yang terdaftar oleh masing-masing paguyuban. Kapasitasnya 800 pedagang,” kata Heru, Jumat (13/5).

Selain citywalk segmen Gendengan-Ngapeman, lokasi dagang PKL difasilitasi di sejumlah lokasi berbeda mulai dari halaman kantor dinas sosial (dinsos) dan dinas tenaga kerja dan transmigrasi (disnakertrans). Kemudian halaman Galabo dan Benteng Vastenburg. Kantong-kantong PKL ini diisi oleh 1.118 pedagang.

“Lokasi ini diisi pedagang ber-KTP Kota Solo yang mendaftar atau terdaftar. Sebagai alternatif kalau diperlukan halaman balai kota juga bisa difungsikan untuk PKL,” beber Heru.

Menimbang penataan lokasi dagang yang baru itu, disdag bakal membatasi luasan masih-masing usaha PKL. Jika sebelumnya pedagang kuliner menggelar tikar dengan luas, maka kali ini bakal dibatasi.

“Meski difasilitasi untuk berdagang guna mempercepat pemulihan ekonomi, namun CFD tetap untuk kegiatan olahraga masyarakat. Uji coba CFD ini kalau bisa tertib dan teratur pasti bisa dipertahankan dengan baik. Nanti akan dievaluasi setiap pekan,”  kata dia.

Disinggung soal wacana sebelumnya terkait prioritas PKL ber-KTP Solo, Heru mengatakan, konsep itu disesuaikan karena jika memaksakan hanya mengakomodasi warga lokal justru rawan terjadi gesekan. Terlepas dari itu, pedagang yang berjualan pada Minggu besok (15/5) akan dikunci datanya oleh disdag.

“Kalau yang di citywalk dari data paguyuban (pedagang lama). Ke depan kami akan menerbitkan lembaran penanda terkait penempatan itu sesuai lokasi dagang masing-masing,” papar Heru.

Terpisah, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan, teknis CFD sudah dimatangkan baik dari penambahan rute hingga kawasan Jenderal Sudirman serta mengakomodasi pedagang terdaftar di paguyuban dan PKL asli Solo.

“Besok (minggu) kami percobaan dulu, tertib ora? Masukan dari warga seperti apa? Sampahnya seperti apa? Tertib atau tidak?” tegas Gibran. (ves/bun/dam)

Pemetaan Car Free Day

 

Lokasi CFD

  • Jalan Slamet Riyadi (Purwosari-Gladak)
  • Jalan Jenderal Sudirman lajur timur

Titik Crossing

  • Simpang Gendengan Ngapeman
  • Simpang Ngapeman
  • Simpang Gendengan
  • Bundaran Gladak

Titik-Titik PKL

  1. Citywalk Segmen Gendengan-Ngapeman

Daya tampung 800 pedagang

  1. Halaman Kantor Dinas Sosial

Daya tampung 26 pedagang

  1. Halaman Kantor Disnakertrans

Daya tampung 11 pedagang

  1. Halaman Graha Wisata Niaga

Daya tampung 137 pedagang

  1. Halaman Galabo Gladak

Daya tampung 25 pedagang

  1. Halaman Benteng Vastenburg

Daya tampung 156 pedagang

  1. Alternatif Halaman Balai Kota

Daya tampung 137 pedagang

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/