alexametrics
24.5 C
Surakarta
Tuesday, 28 September 2021

Masuk PPKM Level 3, Kegiatan Masyarakat di Solo Mulai Menggeliat

SOLO Selama pandemi, tidak sedikit kegiatan kemasyarakatan tertunda. Namun, memasuki PPKM level 3, sejumlah kelurahan mulai ancang-ancang menggeliatkannya kembali. Mulai dari program pola hidup bersih dan sehat (PHBS) hingga pos binaan terpadu (Posbindu) untuk memantau kesehatan masyarakat.

“Kegiatan yang berkaitan dengan PHBS sempat dihentikan sementera. Mulai dari pemanfaatan dan pengolahan sampah, penanganan jentik nyamuk, posyandu, sampai kegiatan Jumat Berkah,” terang Lurah Kauman M Nur Salim, Senin (13/9).

Potensi masing-masing RW akan dimaksimalkan. Mulai dari ketahanan pangan, kerajinan, dan sebagainya. Namun, lurah Kauman menekankan, masyarakat jangan sampai terlena sehingga mengabaikan protokol kesehatan. Itu guna mengantisipasi kembali meledaknya kasus korona.

Aktivitas serupa juga akan dilakukan di Kelurahan Sriwedari. Di antaranya kegiatan posbindu yang digelar kemarin di pendapa kelurahan setempat.

“Kini (posbindu) mulai dirutinkan kembali. Ke depan secara bertahap akan menyasar ke kegiatan lainya,” ungkap Lurah Sriwedari Katarina Kartika.

Dalam giat posbindu, warga yang memiliki penyakit (bukan penyakit menular) dapat melakukan pengecekan kesehatan lebih rutin tanpa harus datang ke fasilitas pelayanan kesehatan setingkat puskesmas.

Dengan begitu, mereka memiliki kesempatan dan lebih mudah memantau kondisi kesehatan masing-masing. “Warga kami bisa lebih sehat dan bisa mengontrol kesehatannya lebih dini,” terang Katarina. (ves/wa/dam)


SOLO Selama pandemi, tidak sedikit kegiatan kemasyarakatan tertunda. Namun, memasuki PPKM level 3, sejumlah kelurahan mulai ancang-ancang menggeliatkannya kembali. Mulai dari program pola hidup bersih dan sehat (PHBS) hingga pos binaan terpadu (Posbindu) untuk memantau kesehatan masyarakat.

“Kegiatan yang berkaitan dengan PHBS sempat dihentikan sementera. Mulai dari pemanfaatan dan pengolahan sampah, penanganan jentik nyamuk, posyandu, sampai kegiatan Jumat Berkah,” terang Lurah Kauman M Nur Salim, Senin (13/9).

Potensi masing-masing RW akan dimaksimalkan. Mulai dari ketahanan pangan, kerajinan, dan sebagainya. Namun, lurah Kauman menekankan, masyarakat jangan sampai terlena sehingga mengabaikan protokol kesehatan. Itu guna mengantisipasi kembali meledaknya kasus korona.

Aktivitas serupa juga akan dilakukan di Kelurahan Sriwedari. Di antaranya kegiatan posbindu yang digelar kemarin di pendapa kelurahan setempat.

“Kini (posbindu) mulai dirutinkan kembali. Ke depan secara bertahap akan menyasar ke kegiatan lainya,” ungkap Lurah Sriwedari Katarina Kartika.

Dalam giat posbindu, warga yang memiliki penyakit (bukan penyakit menular) dapat melakukan pengecekan kesehatan lebih rutin tanpa harus datang ke fasilitas pelayanan kesehatan setingkat puskesmas.

Dengan begitu, mereka memiliki kesempatan dan lebih mudah memantau kondisi kesehatan masing-masing. “Warga kami bisa lebih sehat dan bisa mengontrol kesehatannya lebih dini,” terang Katarina. (ves/wa/dam)

Populer

Berita Terbaru