alexametrics
27.1 C
Surakarta
Monday, 25 October 2021

Ganjar Ingatkan Kepala Daerah untuk Antisipasi Dini Klaster Nataru

SOLO – Libur panjang akhir tahun rawan memicu meledaknya kembali kasus Covid-19. Mengantisipasi hal ini, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengimbau kepada seluruh kepala daerah di wilayahnya untuk mengantisipasi sejak dini.

“Menghadapi (libur panjang) Nataru (Natal dan tahun baru), Kemenko Marinves sudah bicara soal ini. Sejak sekarang mulai kita sosialisasikan agar jangan sampai ada gelombang ketiga klaster Nataru,” kata Ganjar.

Salah satu langkah antisipasi, lanjut Ganjar, yakni dengan menggenjot vaksinasi. Selain itu, Ganjar juga meminta kepada para kepala daerah di wilayahnya untuk tidak mengendorkan pengawasan.

“Saya sampaikan kepada para bupati dan wali kota agar tidak lengah terhadap pengawasan masyarakat. Masker yang paling utama tidak boleh dicopot,” tegasnya.

Ganjar mengatakan, antisipasi dengan menggencarkan sosialisasi terkait prokes harus dimulai dari sekarang. Agar saat libur panjang nanti, masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan aman.

“Sehingga mereka yang beraktivitas secara ekonomi, mungkin ibadah, PTM di sekolah tetap berada dalam kondisi prokes yang ketat. Itu poin-poin yang hari ini menurut saya penting kami sampaikan,” tandasnya.

Tak hanya sosialisasi, beberapa antisipasi libur panjang yang disiapkan Pemprov Jateng antara lain menyiapkan sarpras angkutan, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Seperti kewajiban memakai masker, ketersediaan handsanitizer dan tempat cuci tangan di setiap pintu keluar masuk kendaraan di terminal.

Kemudian memastikan semua yang beraktivitas di terminal dan kendaraan umum telah divaksin dan menginstal aplikasi PeduliLindungi. Serta melaksanakan pos pengamanan bersamaan dengan pos kesehatan pada titik-titik strategis.

Sementara, evaluasi penanganan Covid-19 di minggu ke-40 saat ini terus menurun. Sejumlah rumah sakit juga melaporkan nol kasus Covid-19. Masyarakat harus tetap disiplin protokol kesehatan. (ves/bun/dam)

SOLO – Libur panjang akhir tahun rawan memicu meledaknya kembali kasus Covid-19. Mengantisipasi hal ini, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengimbau kepada seluruh kepala daerah di wilayahnya untuk mengantisipasi sejak dini.

“Menghadapi (libur panjang) Nataru (Natal dan tahun baru), Kemenko Marinves sudah bicara soal ini. Sejak sekarang mulai kita sosialisasikan agar jangan sampai ada gelombang ketiga klaster Nataru,” kata Ganjar.

Salah satu langkah antisipasi, lanjut Ganjar, yakni dengan menggenjot vaksinasi. Selain itu, Ganjar juga meminta kepada para kepala daerah di wilayahnya untuk tidak mengendorkan pengawasan.

“Saya sampaikan kepada para bupati dan wali kota agar tidak lengah terhadap pengawasan masyarakat. Masker yang paling utama tidak boleh dicopot,” tegasnya.

Ganjar mengatakan, antisipasi dengan menggencarkan sosialisasi terkait prokes harus dimulai dari sekarang. Agar saat libur panjang nanti, masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan aman.

“Sehingga mereka yang beraktivitas secara ekonomi, mungkin ibadah, PTM di sekolah tetap berada dalam kondisi prokes yang ketat. Itu poin-poin yang hari ini menurut saya penting kami sampaikan,” tandasnya.

Tak hanya sosialisasi, beberapa antisipasi libur panjang yang disiapkan Pemprov Jateng antara lain menyiapkan sarpras angkutan, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Seperti kewajiban memakai masker, ketersediaan handsanitizer dan tempat cuci tangan di setiap pintu keluar masuk kendaraan di terminal.

Kemudian memastikan semua yang beraktivitas di terminal dan kendaraan umum telah divaksin dan menginstal aplikasi PeduliLindungi. Serta melaksanakan pos pengamanan bersamaan dengan pos kesehatan pada titik-titik strategis.

Sementara, evaluasi penanganan Covid-19 di minggu ke-40 saat ini terus menurun. Sejumlah rumah sakit juga melaporkan nol kasus Covid-19. Masyarakat harus tetap disiplin protokol kesehatan. (ves/bun/dam)

Populer

Berita Terbaru