alexametrics
24.5 C
Surakarta
Tuesday, 28 September 2021

Geliatkan Perekonomian Rakyat, Alumni Akabri 96 Latih Pelaku UMKM

SOLO Sudah cukup lama sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) dikoyak pandemi. Untuk membangkitkannya, alumni Akabri 96 bergerak. Mereka melatih pelaku UMKM memaksimalkan teknologi digital.

“Ini merupakan bentuk creative breakthrough bagi usaha kecil menengah. Pelatihan ini adalah pemicu yang perlu dicontoh. Saya berharap upaya ini ditiru wilayah lain bahkan nasional,” terang Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, kemarin (14/9).

Menurut kapolda, Polri sebagai bagian dari masyarakat, secara langsung ikut terlibat dalam pemulihan ekonomi nasional.”Sejumlah polsek sudah berinisiatif melakukan pemberdayaan ekonomi dengan beternak lele dan menanam sayuran. Polres-polres juga melakukan kegiatan serupa dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan,” urainya.

Pelatihan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, lanjut Luthfi, termasuk strategi memasarkan produk di situs penjualan atau market place yang tepat.

“Singkatnya, ini selaras dengan kebijakan kapolri tentang pemulihan ekonomi nasional terutama di era pandemi,” terang mantan kapolresta Surakarta ini.

Di lain sisi, kapolda mengingatkan masyarakat tidak lengah protokol kesehatan. Meskipun kasus penularan Covid-19 mulai menurun. “Kami tidak ingin dengan bergeraknya ekonomi masyarakat, dibukanya keran usaha, berakibat pada longgarnya perhatian terhadap protokol kesehatan,” tegas Luthfi.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang ikut hadir dalam kegiatna tersebut menuturkan, pemkot tak lelah berupaya menggairahkan sektor ekonomi.

“Kami benar-benar sangat perhatian untuk masalah UMKM di Solo biar bisa segera bergeliat lagi. Di era digital, pelaku UMKM harus mengikuti arus perkembangan zaman,” tuturnya. (atn/wa/dam)


SOLO Sudah cukup lama sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) dikoyak pandemi. Untuk membangkitkannya, alumni Akabri 96 bergerak. Mereka melatih pelaku UMKM memaksimalkan teknologi digital.

“Ini merupakan bentuk creative breakthrough bagi usaha kecil menengah. Pelatihan ini adalah pemicu yang perlu dicontoh. Saya berharap upaya ini ditiru wilayah lain bahkan nasional,” terang Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, kemarin (14/9).

Menurut kapolda, Polri sebagai bagian dari masyarakat, secara langsung ikut terlibat dalam pemulihan ekonomi nasional.”Sejumlah polsek sudah berinisiatif melakukan pemberdayaan ekonomi dengan beternak lele dan menanam sayuran. Polres-polres juga melakukan kegiatan serupa dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan,” urainya.

Pelatihan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, lanjut Luthfi, termasuk strategi memasarkan produk di situs penjualan atau market place yang tepat.

“Singkatnya, ini selaras dengan kebijakan kapolri tentang pemulihan ekonomi nasional terutama di era pandemi,” terang mantan kapolresta Surakarta ini.

Di lain sisi, kapolda mengingatkan masyarakat tidak lengah protokol kesehatan. Meskipun kasus penularan Covid-19 mulai menurun. “Kami tidak ingin dengan bergeraknya ekonomi masyarakat, dibukanya keran usaha, berakibat pada longgarnya perhatian terhadap protokol kesehatan,” tegas Luthfi.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang ikut hadir dalam kegiatna tersebut menuturkan, pemkot tak lelah berupaya menggairahkan sektor ekonomi.

“Kami benar-benar sangat perhatian untuk masalah UMKM di Solo biar bisa segera bergeliat lagi. Di era digital, pelaku UMKM harus mengikuti arus perkembangan zaman,” tuturnya. (atn/wa/dam)

Populer

Berita Terbaru