alexametrics
21.2 C
Surakarta
Wednesday, 28 July 2021

Habis Potong Hewan Kurban, 7 Warga Diamankan Polisi Karena Pesta Miras

SOLO – Berdalih sebagai obat penghilang capek, tujuh orang warga nekat menenggak minuman keras disebuah pos ronda yang berada di kawasan Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari (21/7). Akibatnya mereka harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

Kasat Samapta Polresta Surakarta, Kompol Sutoyo mengurai, para pemabuk yang diamankan adalah TS,47, AN,34, CS,31, HJ,37, AS,32, M,33, dan AA,38. “Mereka semua merupakan warga sekitar lokasi tempat pesta miras,” ujarnya, Rabu (21/7).

Kompol Sutoyo menjelaskan, pada siang kemarin, pihaknya mendapat laporan dari warga sekitar bahwa ada kelompok pemuda yang tengah asik melakukan pesta miras. “Dari laporan itu, Tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta langsung menuju lokasi dan benar saja ketika kita datangi mereka sedang pesta miras,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sutoyo mengatakan, saat diinterogasi dilokasi, para pemabuk berbicara ngelantur karena terpengaruh miras. “Saat kita bicara A, mereka jawabnya C. Untuk memudahkan proses pemeriksaan, mereka lantas kita bawa ke kantor untuk keterangan lebih lanjut,” jelasnya.

Sutoyo menambahkan, saat dilakukan penyelidikan lanjutan, para warga ini mengkonsumsi miras dengan alasan sebagai pelepas lelah setelah ikut membantu memotong daging korban di masjid setempat.

“Itu cuma alasan mereka saja. Kalau capek ya istirahat bukan minum miras. Toh mereka setelah mengkonsumsi miras malah mabuk,” ujarnya.

Sebagai barang bukti, lanjut Sutoyo, pihak yang berwajib juga mengamankan miras jenis ciu yang dikemas dalam lima botorl air mineral ukuran 1,5 liter dan botol air mineral ukuran 600 mililiter.

“Mereka mengakui perbuatannya dan tidak akan mengulanginya lagi sehingga kita berikan pembinaan serta akan kita proses sesuai prosedur Tipiring,”  pungkasnya. (atn/dam)


SOLO – Berdalih sebagai obat penghilang capek, tujuh orang warga nekat menenggak minuman keras disebuah pos ronda yang berada di kawasan Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari (21/7). Akibatnya mereka harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

Kasat Samapta Polresta Surakarta, Kompol Sutoyo mengurai, para pemabuk yang diamankan adalah TS,47, AN,34, CS,31, HJ,37, AS,32, M,33, dan AA,38. “Mereka semua merupakan warga sekitar lokasi tempat pesta miras,” ujarnya, Rabu (21/7).

Kompol Sutoyo menjelaskan, pada siang kemarin, pihaknya mendapat laporan dari warga sekitar bahwa ada kelompok pemuda yang tengah asik melakukan pesta miras. “Dari laporan itu, Tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta langsung menuju lokasi dan benar saja ketika kita datangi mereka sedang pesta miras,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sutoyo mengatakan, saat diinterogasi dilokasi, para pemabuk berbicara ngelantur karena terpengaruh miras. “Saat kita bicara A, mereka jawabnya C. Untuk memudahkan proses pemeriksaan, mereka lantas kita bawa ke kantor untuk keterangan lebih lanjut,” jelasnya.

Sutoyo menambahkan, saat dilakukan penyelidikan lanjutan, para warga ini mengkonsumsi miras dengan alasan sebagai pelepas lelah setelah ikut membantu memotong daging korban di masjid setempat.

“Itu cuma alasan mereka saja. Kalau capek ya istirahat bukan minum miras. Toh mereka setelah mengkonsumsi miras malah mabuk,” ujarnya.

Sebagai barang bukti, lanjut Sutoyo, pihak yang berwajib juga mengamankan miras jenis ciu yang dikemas dalam lima botorl air mineral ukuran 1,5 liter dan botol air mineral ukuran 600 mililiter.

“Mereka mengakui perbuatannya dan tidak akan mengulanginya lagi sehingga kita berikan pembinaan serta akan kita proses sesuai prosedur Tipiring,”  pungkasnya. (atn/dam)

Populer

Berita Terbaru