alexametrics
21.2 C
Surakarta
Wednesday, 28 July 2021

PPKM Diperpanjang, Penyekatan 8 Ruas Jalan di Kota Solo Tetap Berlaku

SOLO – Pemerintah resmi memperpanjang masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 25 Juli. Hal ini berimbas pada kebijakan penutupan jalan yang seharusnya dibuka Selasa lalu (20/7), diperpanjang hingga Minggu (25/7)

“Penutupan dan penyekatan masih berlangsung sesui jadwal perpanjangan. Keputusan itu mengikuti instruksi pemerintah pusat terkait memperpanjang PPKM darurat,” papar Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Adhytiawarmam Gautama Putra.

Gautama menyebut, penutupan jalan di Solo dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat dan demi keamanan bersama. Dia berharap perpanjangan PPKM darurat dapat membuat masyarakat lebih tertib protokol kesehatan. “Teknisnya masih sama seperti aturan sebelumnya,” tegasnya.

Hingga saat ini, ada delapan ruas jalan yang ditutup di Kota Bengawan, meliputi Jalan Sutan Syahrir, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Dr Radjiman, Jalan Piere Tendean, Jalan Yos Sudarso, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Adi Sucipto.

Khusus Jalan Sutan Syahrir petugas membuka akses jalan pada pukul 12.00 hingga 15.00 untuk bongkar muat truk logistik. Lalu, di kawasan Jalan Adi Sucipto, penutupan hanya dari arah barat ke timur atau arah masuk Kota Solo. Selain itu, Polda Jateng juga tetap menutup akses jalan tol di Jawa Tengah selama kebijakan itu berlaku.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, sejauh ini penurunan mobilitas di Solo mencapai 15,8 persen. Petugas menggelar analisi dan evaluasi untuk membahas pengetatan atau relaksasi di beberapa sektor.

“Kami masih terus evaluasi secara keseluruhan. Target kami sama, mobilitas turun sampai 30 persen. Nyaris mencapai target, yaitu 27 persen. Namun jelang akhir PPKM pertama kemarin kembali tinggi,” papar dia. (atn/bun/ria)

 


SOLO – Pemerintah resmi memperpanjang masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 25 Juli. Hal ini berimbas pada kebijakan penutupan jalan yang seharusnya dibuka Selasa lalu (20/7), diperpanjang hingga Minggu (25/7)

“Penutupan dan penyekatan masih berlangsung sesui jadwal perpanjangan. Keputusan itu mengikuti instruksi pemerintah pusat terkait memperpanjang PPKM darurat,” papar Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Adhytiawarmam Gautama Putra.

Gautama menyebut, penutupan jalan di Solo dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat dan demi keamanan bersama. Dia berharap perpanjangan PPKM darurat dapat membuat masyarakat lebih tertib protokol kesehatan. “Teknisnya masih sama seperti aturan sebelumnya,” tegasnya.

Hingga saat ini, ada delapan ruas jalan yang ditutup di Kota Bengawan, meliputi Jalan Sutan Syahrir, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Dr Radjiman, Jalan Piere Tendean, Jalan Yos Sudarso, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Adi Sucipto.

Khusus Jalan Sutan Syahrir petugas membuka akses jalan pada pukul 12.00 hingga 15.00 untuk bongkar muat truk logistik. Lalu, di kawasan Jalan Adi Sucipto, penutupan hanya dari arah barat ke timur atau arah masuk Kota Solo. Selain itu, Polda Jateng juga tetap menutup akses jalan tol di Jawa Tengah selama kebijakan itu berlaku.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, sejauh ini penurunan mobilitas di Solo mencapai 15,8 persen. Petugas menggelar analisi dan evaluasi untuk membahas pengetatan atau relaksasi di beberapa sektor.

“Kami masih terus evaluasi secara keseluruhan. Target kami sama, mobilitas turun sampai 30 persen. Nyaris mencapai target, yaitu 27 persen. Namun jelang akhir PPKM pertama kemarin kembali tinggi,” papar dia. (atn/bun/ria)

 

Populer

Berita Terbaru