alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Aliansi Warga Solo Dukung Pembentukan Provinsi Baru di Papua

SOLO – DPR RI menyetujui tiga rancangan undang-undang (RUU) pembentukan provinsi baru di Papua, yakni Papua Tengah, Papua Selatan, dan Pegunungan Tengah. Kebijakan tersebut mendapat dukungan Aliansi Warga Solo (AWS).

Itu disampaikan pada aksi simpatik di depan kantor DPRD Kota Surakarta, Kamis (23/6). Koordinator aksi Kusuma Putra menuturkan, dasar dukungan tersebut adalah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua

“Sejak undang-undang itu berlaku, Provinsi Papua mengalami peningkatan kesejahteraan. Mendapat dana alokasi umum (DAU), dana tambahan otonomi khusus Rp 92,7 triliun dan dana transfer ke daerah dan desa (DTKDD) Rp 580 triliun sejak 2005-2019,” terangnya.

Namun dalam praktiknya terjadi permasalahan dalam tata kelola dana otonomi khusus dan tambahan insfrasutruktur. Ditambah masalah geografis dan keamanan.

“Untuk itu, demi kesejahteraan serta pemerataan di segala sektor, segera realisasikan program daerah otonomi baru di Provinsi Papua,” kata Kusuma.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, setelah orasi, massa memberikan pernyataan tertulis kepada Ketua DPRD Kota Solo Budi Prasetyo. Ketua dewan menyatakan menerima aspirasi dukungan tersebut untuk diteruskan ke DPR RI. (atn/wa/dam)

SOLO – DPR RI menyetujui tiga rancangan undang-undang (RUU) pembentukan provinsi baru di Papua, yakni Papua Tengah, Papua Selatan, dan Pegunungan Tengah. Kebijakan tersebut mendapat dukungan Aliansi Warga Solo (AWS).

Itu disampaikan pada aksi simpatik di depan kantor DPRD Kota Surakarta, Kamis (23/6). Koordinator aksi Kusuma Putra menuturkan, dasar dukungan tersebut adalah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua

“Sejak undang-undang itu berlaku, Provinsi Papua mengalami peningkatan kesejahteraan. Mendapat dana alokasi umum (DAU), dana tambahan otonomi khusus Rp 92,7 triliun dan dana transfer ke daerah dan desa (DTKDD) Rp 580 triliun sejak 2005-2019,” terangnya.

Namun dalam praktiknya terjadi permasalahan dalam tata kelola dana otonomi khusus dan tambahan insfrasutruktur. Ditambah masalah geografis dan keamanan.

“Untuk itu, demi kesejahteraan serta pemerataan di segala sektor, segera realisasikan program daerah otonomi baru di Provinsi Papua,” kata Kusuma.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, setelah orasi, massa memberikan pernyataan tertulis kepada Ketua DPRD Kota Solo Budi Prasetyo. Ketua dewan menyatakan menerima aspirasi dukungan tersebut untuk diteruskan ke DPR RI. (atn/wa/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/