23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

Tak Ada Perpanjangan Proses Penjaringan Anggota, KPU Surakarta Resmi Lantik 162 PPS

RADARSOLO.ID – KPU Surakarta resmi melantik 162 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di wilayah Kota Solo, Selasa (24/1/2023). Berbeda dengan wilayah lain, untuk KPU Surakarta tidak lagi dilakukan perpanjangan proses penjaringan anggota.

Peserta yang dilantik terdiri atas 53 orang perempuan dan 109 orang laki-laki. Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti mengatakan, petugas PPS nantinya harus bisa membagi waktu sebaik-baiknya. Khususnya dalam menjalankan tugas dan mempertanggungjawabkan amanah yang diberikan kepadanya.

“Tugas utama dan pertama petugas PPS adalah membentuk sekretariat PPS. Karena sekretariat PPS ini dibentuk sejak dilakukannya pelantikan sampai dengan paling lambat tujuh hari pelantikan,” ujarnya.

Petugas PPS wajib mengusulkan tiga calon sekretaris dan empat calon staf sekretariat kepada KPU melalui PPK. Kedua, PPS wajib membentuk petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih).

“Dimana setiap TPS harus terbentuk satu pantarlih,” ucapnya.

Terdapat satu syarat berbeda yang mesti dipenuhi untuk menjadi pantarlih, yakni syarat yang berkaitan dengan kadar kolesterol dan glukosa pada kondisi tubuh calon pantarlih. Dalam menyukseskan penyelenggaraan tahapan pemilu, Nurul juga meminta kerja sama dan dukungan dari lurah-lurah di Kota Solo.

Lebih lanjut, Solo akan menjadi salah satu di antara delapan kabupaten/ kota se Jawa Tengah yang tidak melakukan perpanjangan pendaftaran PPS karena sudah memenuhi kuota ketentuan.

“Sedangkan 27 yang lainnya di kota kabupaten se Jawa Tengah itu dilakukan perpanjangan. Hal ini karena untuk kuota PPS kita sudah terpenuhi. Sebab sejak pendaftaran saja animonya cukup tinggi. Awalnya ada 400 lebih yang mendaftar. Kemudian dari hasil seleksi administrasi jadi 362 orang, dan yang lolos dan kita ambil sumpahnya hari ini ada 162 orang,” ujarnya.

Staf ahli wali kota Heri Purwoko, mewakili Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan, sinergi antara PPS dengan KPU sebagai penyelenggara pemilu menjadi harapan untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas.

“Belajar dari pemilu yang lalu, saya berharap, jajaran KPU PPK dan PPS, sampai KPPS saya harapkan tanggap dan memiliki respons yang cepat,” harapnya.

Potensi permasalahan nantinya harus dapat dikaji sedini mungkin, sehingga dapat dicarikan solusi yang cepat dan tepat. Karena permasalahan pemilu tentunya sangat krusial, jelas Heri, sehingga permasalahan sekecil apapun dapat langsung mendapat perhatian serius.

“Saya berharap kepada seluruh anggota PPS yang dilantik pada hari ini untuk melaksanakan tugas dengan baik, bekerja dengan profesional, bersinergi tinggi, jujur, adil, dan senantiasa menjaga netralitas,” jelasnya. (atn/nik/dam)

RADARSOLO.ID – KPU Surakarta resmi melantik 162 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di wilayah Kota Solo, Selasa (24/1/2023). Berbeda dengan wilayah lain, untuk KPU Surakarta tidak lagi dilakukan perpanjangan proses penjaringan anggota.

Peserta yang dilantik terdiri atas 53 orang perempuan dan 109 orang laki-laki. Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti mengatakan, petugas PPS nantinya harus bisa membagi waktu sebaik-baiknya. Khususnya dalam menjalankan tugas dan mempertanggungjawabkan amanah yang diberikan kepadanya.

“Tugas utama dan pertama petugas PPS adalah membentuk sekretariat PPS. Karena sekretariat PPS ini dibentuk sejak dilakukannya pelantikan sampai dengan paling lambat tujuh hari pelantikan,” ujarnya.

Petugas PPS wajib mengusulkan tiga calon sekretaris dan empat calon staf sekretariat kepada KPU melalui PPK. Kedua, PPS wajib membentuk petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih).

“Dimana setiap TPS harus terbentuk satu pantarlih,” ucapnya.

Terdapat satu syarat berbeda yang mesti dipenuhi untuk menjadi pantarlih, yakni syarat yang berkaitan dengan kadar kolesterol dan glukosa pada kondisi tubuh calon pantarlih. Dalam menyukseskan penyelenggaraan tahapan pemilu, Nurul juga meminta kerja sama dan dukungan dari lurah-lurah di Kota Solo.

Lebih lanjut, Solo akan menjadi salah satu di antara delapan kabupaten/ kota se Jawa Tengah yang tidak melakukan perpanjangan pendaftaran PPS karena sudah memenuhi kuota ketentuan.

“Sedangkan 27 yang lainnya di kota kabupaten se Jawa Tengah itu dilakukan perpanjangan. Hal ini karena untuk kuota PPS kita sudah terpenuhi. Sebab sejak pendaftaran saja animonya cukup tinggi. Awalnya ada 400 lebih yang mendaftar. Kemudian dari hasil seleksi administrasi jadi 362 orang, dan yang lolos dan kita ambil sumpahnya hari ini ada 162 orang,” ujarnya.

Staf ahli wali kota Heri Purwoko, mewakili Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan, sinergi antara PPS dengan KPU sebagai penyelenggara pemilu menjadi harapan untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas.

“Belajar dari pemilu yang lalu, saya berharap, jajaran KPU PPK dan PPS, sampai KPPS saya harapkan tanggap dan memiliki respons yang cepat,” harapnya.

Potensi permasalahan nantinya harus dapat dikaji sedini mungkin, sehingga dapat dicarikan solusi yang cepat dan tepat. Karena permasalahan pemilu tentunya sangat krusial, jelas Heri, sehingga permasalahan sekecil apapun dapat langsung mendapat perhatian serius.

“Saya berharap kepada seluruh anggota PPS yang dilantik pada hari ini untuk melaksanakan tugas dengan baik, bekerja dengan profesional, bersinergi tinggi, jujur, adil, dan senantiasa menjaga netralitas,” jelasnya. (atn/nik/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img