alexametrics
26.3 C
Surakarta
Thursday, 9 December 2021

Diguyur Hujan Semalam, Rumah di Kelurahan Gilingan Nyaris Roboh

SOLO – Hujan lebat yang mengguyur Kota Bengawan Selasa malam (23/11) memicu sebuah rumah di Kampung Cindirejo Lor RT 02 RW 05 Gilingan, Banjarsari nyaris roboh. Sebagian tembok bangunan dua lantai itu longsor. Bila tidak segera diatasi rumah bisa roboh.

Rahmat, 30, anak pemilik rumah mengatakan, pukul 17.45 terdengar suara gemuruh yang cukup keras dari bagian belakang rumah. Saat ditengok ternyata separo tembok di bagian belakang rumah sudah ambrol. Akibat sebagian tembok ambrol, muncul retakan di tembok lantai 1 dan 2.

“Sementara ini tidak ke dapur dan kamar mandi dulu karena takut roboh sewaktu-waktu,” kata dia.

Ambrolnya pondasi rumah milik keluarga Rahmat ini menimpa bangunan semi permanen milik warga yang digunakan untuk usaha produksi tahu goreng. Saat kejadian si pemilik usaha sedang melakukan aktivitas produksinya. Beruntung musibah itu hanya menimbulkan luka ringan pada yang bersangkutan.

“Saat ambrol si pemilik usahanya bisa menyelamatkan diri dan hanya mengalami luka ringan, bengkak di bagian kaki saat menyelamatkan diri. Karena sebagian lokasi usaha sudah tertimpa longsor akhirnya kami bersama warga gotong royong untuk membongkar lokasi usaha tahu ini,” papar Ketua RT 02 RW 05 Siswanto.

Lurah Gilingan Joko Partono membenarkan kejadian itu. Longsor di kawasan bantaran Kali Anyar itu ambrol dan menimpa salah satu usaha milik warga. Sementara pemilik bangunan yang pondasinya longsor itu juga mengalami kerugian karena bagian belakang rumahnya rusak.

“Wali Kota sudah meninjau lokasi. Sesuai arahan beliau segera di upayakan untuk pemberian bantuan. Baik untuk pemilik usahanya maupun pemilik bangunan yang mengalami kerusakan itu,” terang lurah.

Terpisah, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membenarkan telah menerima laporan longsor. Dia telah meninjau lokasi itu kemarin. “Ya nanti akan dilihat kondisinya. Kalau membutuhkan ya nanti diberi bantuan,” tutur Gibran. (ves/bun/dam)

SOLO – Hujan lebat yang mengguyur Kota Bengawan Selasa malam (23/11) memicu sebuah rumah di Kampung Cindirejo Lor RT 02 RW 05 Gilingan, Banjarsari nyaris roboh. Sebagian tembok bangunan dua lantai itu longsor. Bila tidak segera diatasi rumah bisa roboh.

Rahmat, 30, anak pemilik rumah mengatakan, pukul 17.45 terdengar suara gemuruh yang cukup keras dari bagian belakang rumah. Saat ditengok ternyata separo tembok di bagian belakang rumah sudah ambrol. Akibat sebagian tembok ambrol, muncul retakan di tembok lantai 1 dan 2.

“Sementara ini tidak ke dapur dan kamar mandi dulu karena takut roboh sewaktu-waktu,” kata dia.

Ambrolnya pondasi rumah milik keluarga Rahmat ini menimpa bangunan semi permanen milik warga yang digunakan untuk usaha produksi tahu goreng. Saat kejadian si pemilik usaha sedang melakukan aktivitas produksinya. Beruntung musibah itu hanya menimbulkan luka ringan pada yang bersangkutan.

“Saat ambrol si pemilik usahanya bisa menyelamatkan diri dan hanya mengalami luka ringan, bengkak di bagian kaki saat menyelamatkan diri. Karena sebagian lokasi usaha sudah tertimpa longsor akhirnya kami bersama warga gotong royong untuk membongkar lokasi usaha tahu ini,” papar Ketua RT 02 RW 05 Siswanto.

Lurah Gilingan Joko Partono membenarkan kejadian itu. Longsor di kawasan bantaran Kali Anyar itu ambrol dan menimpa salah satu usaha milik warga. Sementara pemilik bangunan yang pondasinya longsor itu juga mengalami kerugian karena bagian belakang rumahnya rusak.

“Wali Kota sudah meninjau lokasi. Sesuai arahan beliau segera di upayakan untuk pemberian bantuan. Baik untuk pemilik usahanya maupun pemilik bangunan yang mengalami kerusakan itu,” terang lurah.

Terpisah, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membenarkan telah menerima laporan longsor. Dia telah meninjau lokasi itu kemarin. “Ya nanti akan dilihat kondisinya. Kalau membutuhkan ya nanti diberi bantuan,” tutur Gibran. (ves/bun/dam)

Populer

Berita Terbaru