23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

Pembongkaran BCB Berbuntut Panjang, Langkah Pemkot Sebatas Hentikan Proyek

RADARSOLO.ID – Pembongkaran Pendapa Kepatihan Mangkunegaran atau Dalem Tumenggungan di Jalan Ronggowarsito No. 128, Timuran, Banjarsari berbuntut panjang. Ini setelah masuknya laporan dugaan pelanggaran undang-undang 11/2010 tentang Cagar Budaya ke sejumlah pihak terkait, termasuk ke Pemerintah Kota Surakarta. Meski demikian, tindakan yang baru diambil baru sebatas menghentikan proyek konstruksi yang dilakukan oleh si pemilik aset.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka belum bisa banyak berkomentar saat ditanya kelanjutan penanganan bangunan tersebut. Dia baru akan memberikan penjelasan lebih lanjut untuk beberapa waktu kedepan. Meski demikian, dia mengaku sudah membahas hal tersebut dengan KGPAA Mangkunegara X (Bhre Cakrahutomo).

“Kepatihan Mangkunegaran bagaimana? Kosek ya, nanti tak kabari meneh. Kemarin wes ngobrol juga dengan Gusti Bhre. Ngko tak kabari meneh,” terang Gibran.

Meski demikian, pemkot masih bertahan pada langkah yang diambil sebelumnya, yakni dengan menghentikan kegiatan konstruksi yang ada di lokasi yang sudah tercatat sebagai bangunan cagar budaya sejak 2019 itu. Merujuk fakta di lapangan, pembongkaran pendapa mulai muncul di media sejak 11 Januari lalu. Dari pemberitaan itu sejumlah dinas terkait langsung melakukan pengecekan dan berkomunikasi dengan pihak pemilik aset, yang belakangan diketahui bernama Nur Harjanto. “Yang jelaskan kami sudah tegas untuk menghentikan proyek itu,” pungkas Gibran. (ves/nik/dam)

RADARSOLO.ID – Pembongkaran Pendapa Kepatihan Mangkunegaran atau Dalem Tumenggungan di Jalan Ronggowarsito No. 128, Timuran, Banjarsari berbuntut panjang. Ini setelah masuknya laporan dugaan pelanggaran undang-undang 11/2010 tentang Cagar Budaya ke sejumlah pihak terkait, termasuk ke Pemerintah Kota Surakarta. Meski demikian, tindakan yang baru diambil baru sebatas menghentikan proyek konstruksi yang dilakukan oleh si pemilik aset.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka belum bisa banyak berkomentar saat ditanya kelanjutan penanganan bangunan tersebut. Dia baru akan memberikan penjelasan lebih lanjut untuk beberapa waktu kedepan. Meski demikian, dia mengaku sudah membahas hal tersebut dengan KGPAA Mangkunegara X (Bhre Cakrahutomo).

“Kepatihan Mangkunegaran bagaimana? Kosek ya, nanti tak kabari meneh. Kemarin wes ngobrol juga dengan Gusti Bhre. Ngko tak kabari meneh,” terang Gibran.

Meski demikian, pemkot masih bertahan pada langkah yang diambil sebelumnya, yakni dengan menghentikan kegiatan konstruksi yang ada di lokasi yang sudah tercatat sebagai bangunan cagar budaya sejak 2019 itu. Merujuk fakta di lapangan, pembongkaran pendapa mulai muncul di media sejak 11 Januari lalu. Dari pemberitaan itu sejumlah dinas terkait langsung melakukan pengecekan dan berkomunikasi dengan pihak pemilik aset, yang belakangan diketahui bernama Nur Harjanto. “Yang jelaskan kami sudah tegas untuk menghentikan proyek itu,” pungkas Gibran. (ves/nik/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img