24.1 C
Surakarta
Sunday, 28 May 2023

Ramadan Light Festival Balai Kota Solo Dibuka, Chef Arnold Bakal Sajikan Gulai Ayam

RADARSOLO.ID – Pemerintah Kota Solo menyiapkan berbagai rangkaian acara untuk memeriahkan Ramadan tahun ini. Kegiatan yang dikemas dalam Ramadan Light Festival dan Kampung Ramadan di kawasan Balai Kota Solo, mulai dibuka hari ini (25/3).

Kepala Bidang Seni Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo Tuti Orbawati mengatakan, Ramadan tahun ini akan diwarnai dengan berbagai kegiatan. Acara pembukaan digelar Satbu (25/3) sore.

”Penilaian lomba hafalan Alquran sudah mulai sejak pagi, hasilnya diumumkan Sabtu (25/3). Di sore harinya juga ada pembukaan kegiatan ini pukul 17.00 yang dimeriahkan musik hadrah dan penari sufi. Dilanjutkan dengan penyalaan lampu. Simbolisnya pemukulan beduk oleh wali kota,” terang dia, Jumat (24/3).

Seremoni pembukaan rangkaian kegiatan Ramadan itu juga dimeriahkan berbagai kegiatan lainnya. Warga dipersilakan untuk ikut memeriahkan karena sore itu juga akan ada demo memasak dari Chef Arnold yang akan mengolah gulai ayam. Kemudian disajikan ke seratusan tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk buka puasa bersama.

”Masyarakat bisa ikut menikmati makanan ini dan pelengkapnya kami siapkan nasi untuk dibagikan ke masyarakat,” terang Tuti.

Berbagai stan makanan di Bazar Ramadan. (M.IHSAN/RADAR SOLO)

Selain itu, turut digelar Bazar Ramadan di halaman parkir Balai Kota Solo. Puluhan gerai UMKM menyajikan takjil siap santap sembari dimeriahkan sejumlah hiburan seperti musik hadrah yang akan berlangsung setiap hari hingga akhir Ramadan mendatang.

”UMKM-nya menyajikan makanan siap santap, ini disediakan untuk memfasilitasi masyarakat yang ngabuburit di kawasan balai kota selama Ramadan ini. Mulai jualan sejak Sabtu (25/3) itu nanti sampai akhir Ramadan,” jelas dia.

Sebagai informasi, untuk mendukung kegiatan ini sepanjang Koridor Jenderal Sudirman hingga Pasar Gede akan dihiasi dengan berbagai ornamen bernuansa Islami. Termasuk hadirnya replika Masjid Raya Sheikh Zayed di Plaza Balai Kota Solo.

”Solo ini kan kota yang toleran, kota yang bhinneka, jadi tidak masalah kalau kita merayakan festival ogoh-ogoh, Imlek, Natal, dan sebagainya. Kalau ini ornamen Ramadan untuk menyambut Idul Fitri,” kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, belum lama ini. (ves/adi/ria)






Reporter: Silvester Kurniawan

RADARSOLO.ID – Pemerintah Kota Solo menyiapkan berbagai rangkaian acara untuk memeriahkan Ramadan tahun ini. Kegiatan yang dikemas dalam Ramadan Light Festival dan Kampung Ramadan di kawasan Balai Kota Solo, mulai dibuka hari ini (25/3).

Kepala Bidang Seni Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo Tuti Orbawati mengatakan, Ramadan tahun ini akan diwarnai dengan berbagai kegiatan. Acara pembukaan digelar Satbu (25/3) sore.

”Penilaian lomba hafalan Alquran sudah mulai sejak pagi, hasilnya diumumkan Sabtu (25/3). Di sore harinya juga ada pembukaan kegiatan ini pukul 17.00 yang dimeriahkan musik hadrah dan penari sufi. Dilanjutkan dengan penyalaan lampu. Simbolisnya pemukulan beduk oleh wali kota,” terang dia, Jumat (24/3).

Seremoni pembukaan rangkaian kegiatan Ramadan itu juga dimeriahkan berbagai kegiatan lainnya. Warga dipersilakan untuk ikut memeriahkan karena sore itu juga akan ada demo memasak dari Chef Arnold yang akan mengolah gulai ayam. Kemudian disajikan ke seratusan tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk buka puasa bersama.

”Masyarakat bisa ikut menikmati makanan ini dan pelengkapnya kami siapkan nasi untuk dibagikan ke masyarakat,” terang Tuti.

Berbagai stan makanan di Bazar Ramadan. (M.IHSAN/RADAR SOLO)

Selain itu, turut digelar Bazar Ramadan di halaman parkir Balai Kota Solo. Puluhan gerai UMKM menyajikan takjil siap santap sembari dimeriahkan sejumlah hiburan seperti musik hadrah yang akan berlangsung setiap hari hingga akhir Ramadan mendatang.

”UMKM-nya menyajikan makanan siap santap, ini disediakan untuk memfasilitasi masyarakat yang ngabuburit di kawasan balai kota selama Ramadan ini. Mulai jualan sejak Sabtu (25/3) itu nanti sampai akhir Ramadan,” jelas dia.

Sebagai informasi, untuk mendukung kegiatan ini sepanjang Koridor Jenderal Sudirman hingga Pasar Gede akan dihiasi dengan berbagai ornamen bernuansa Islami. Termasuk hadirnya replika Masjid Raya Sheikh Zayed di Plaza Balai Kota Solo.

”Solo ini kan kota yang toleran, kota yang bhinneka, jadi tidak masalah kalau kita merayakan festival ogoh-ogoh, Imlek, Natal, dan sebagainya. Kalau ini ornamen Ramadan untuk menyambut Idul Fitri,” kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, belum lama ini. (ves/adi/ria)






Reporter: Silvester Kurniawan

Populer

Berita Terbaru

spot_img