alexametrics
26.3 C
Surakarta
Thursday, 9 December 2021

Koridor Gatsu dan Ngarsopuro Bakal Menjadi Kawasan UMKM dan Budaya

SOLO – Penataan ulang kawasan Ngarsopuro dan koridor Gatot Subroto (Gatsu) akan dilakukan tahun depan. Konsep revitalisasi itu telah dimatangkan dan dipastikan akan dikemas sebagai pusat usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kebudayaan di pusat kota.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka optimistis penataan kawasan Ngarsopuro dan koridor Gatsu dilakukan 2022.  Penataan ini sekaligus untuk pengembangan kedua kawasan itu sebagai pusat UMKM yang sarat kegiatan seni dan budaya.

“Tadi saya baru saja selesai rapat revitalisasi untuk Ngarsopuro dan Gatsu. Kawasan itu akan dikonsep night market bagi warga,” kata dia, kemarin (24/11) siang.

Gambarannya bakal mirip dengan kawasan Malioboro di Jogjakarta. Bahkan akan dikonsep lebih lagi. “Nantinya ada area publik yang bisa digunakan sebagai pementasan untuk masyarakat,” papar Gibran.

Meski demikian, kegiatan seperti centra UMKM berupa car free day, night market, Sunday market itu baru bisa digelar jika situasi pandemi Covid-19 jauh lebih baik dari sekarang.

“Semua bisa dibuka, tapi tergantung SE PPKM dan level di Solo berapa,” kata wali kota.

Rencana penataan kawasan itu telah dimatangkan dan dipastikan bakal digenjot pada 2022. Penataan kedua kawasan itu akan dilakukan oleh pemerintah pusat berbarengan bersama dengan penataan Taman Belekambang.

“Sudah final semua jadi tahun depan (2022) digarap,” tegas Gibran.

Sekadar informasi, Maret lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah meninjau kawasan Gatsu dan Taman Balekambang untuk mendukung penataan. “Presiden meminta saya ingin membuat pusat kebudayaan di Jawa dan saya ingin menerjemahkan itu,” papar dia kala itu. (ves/bun/dam)

SOLO – Penataan ulang kawasan Ngarsopuro dan koridor Gatot Subroto (Gatsu) akan dilakukan tahun depan. Konsep revitalisasi itu telah dimatangkan dan dipastikan akan dikemas sebagai pusat usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kebudayaan di pusat kota.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka optimistis penataan kawasan Ngarsopuro dan koridor Gatsu dilakukan 2022.  Penataan ini sekaligus untuk pengembangan kedua kawasan itu sebagai pusat UMKM yang sarat kegiatan seni dan budaya.

“Tadi saya baru saja selesai rapat revitalisasi untuk Ngarsopuro dan Gatsu. Kawasan itu akan dikonsep night market bagi warga,” kata dia, kemarin (24/11) siang.

Gambarannya bakal mirip dengan kawasan Malioboro di Jogjakarta. Bahkan akan dikonsep lebih lagi. “Nantinya ada area publik yang bisa digunakan sebagai pementasan untuk masyarakat,” papar Gibran.

Meski demikian, kegiatan seperti centra UMKM berupa car free day, night market, Sunday market itu baru bisa digelar jika situasi pandemi Covid-19 jauh lebih baik dari sekarang.

“Semua bisa dibuka, tapi tergantung SE PPKM dan level di Solo berapa,” kata wali kota.

Rencana penataan kawasan itu telah dimatangkan dan dipastikan bakal digenjot pada 2022. Penataan kedua kawasan itu akan dilakukan oleh pemerintah pusat berbarengan bersama dengan penataan Taman Belekambang.

“Sudah final semua jadi tahun depan (2022) digarap,” tegas Gibran.

Sekadar informasi, Maret lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah meninjau kawasan Gatsu dan Taman Balekambang untuk mendukung penataan. “Presiden meminta saya ingin membuat pusat kebudayaan di Jawa dan saya ingin menerjemahkan itu,” papar dia kala itu. (ves/bun/dam)

Populer

Berita Terbaru