alexametrics
27.1 C
Surakarta
Monday, 25 October 2021

Serbuan Vaksin Korem 074/Warastratama Sasar Warga Umum

SOLO – Kota Bengawan memang menjadi pusat perekonomian di eks Karesidenan Surakarta. Banyak masyarakat di kabupaten penyangga yang bekerja di Solo. Dampaknya, tidak sedikit dari mereka yang tertinggal program vaksinasi di daerah mereka masing-masing.

Persoalan ini mendapat atensi dari Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rudy Saladin dengan menggelar serbuan vaksinasi Korem 074/Warastratama Senin (27/9) kemarin.

“Dari informasi yang saya dapat, saat pagi hingga sore, jumlah masyarakat yang beraktivitas di di Solo ini ada 2 juta, tapi ketika malam 500 ribu,” ujar Danrem.

Ini membuktikan selama ini banyak masyarakat dari kabupaten lain dari pagi sampai sore bekerja di Solo. Padahal, pada jam yang sama kabupaten mereka juga melaksanakan progam vaksinasi. Kalau seperti ini terus, antara masyarakat dan vaksinya tidak akan pernah bertemu,” urai Danrem

Untuk itu, pimpinan militer matra Angkatan Darat (AD) di Kawasan eks Karesidenan Surakarta ini mengumpulkan tenaga kesehatan (nakes) dari seluruh kabupaten di eks Karesidenan Surakarta di Solo guna memberikan vaksinasi.

“Jadi tempatnya saja yang di Solo, tapi nakes serta nanti datanya masuk ke kabupaten masing-masing. Persentasenya masuk ke kabupaten masing-masing, tidak di Solo. Sehingga merata. Mereka yang selama ini bekerja atau mungkin menempuh pendidikan di Solo tinggal membawa kartu tanda penduduk (KTP) dan menuju ke lokasi vaksinasi yang telah ditentukan,” imbuh Danrem.

Danrem mengatakan, agar tidak terjadi penumpukan di satu lokasi, pemberian vaksin dipecah menjadi beberapa lokasi. Bagi warga ber-KTP Solo dilaksanalan di Gedung Graha Saba Buana. Warga Sukoharjo dan Wonogiri di Gedung Warastratama. Bagi warga Boyolali dan Klaten dilaksanakan di Gedung Purna Yudha.

Sedangkan pemegang KTP Karanganyat dan Sragen memanfaatkan gedung Solo Techno Park. “Tidak hanya masyarakat umum saja, namun kami juga memberikan vaksin bagi pelajar di Balai Kota Surakarta,” papar Danrem.

Kegiatan ini digelar Senin dan Selasa (27-28/9). Target dalam sehari 20 ribu vaksin akan diberikan dalam program ini. Bila giat ini efektif, akan dilanjutkan di kemudian hari.

Tidak hanya vaksinasi saja, jajaran TNI AD juga menyiapkan 30 ton beras yang akan dibagikan kepada masyarakat yang divaksin. Tiap warga mendapat jatah 5 kilogram beras. ‘Semoga bantuan yang sedikit ini bisa membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Danrem. (atn/bun/dam)

SOLO – Kota Bengawan memang menjadi pusat perekonomian di eks Karesidenan Surakarta. Banyak masyarakat di kabupaten penyangga yang bekerja di Solo. Dampaknya, tidak sedikit dari mereka yang tertinggal program vaksinasi di daerah mereka masing-masing.

Persoalan ini mendapat atensi dari Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rudy Saladin dengan menggelar serbuan vaksinasi Korem 074/Warastratama Senin (27/9) kemarin.

“Dari informasi yang saya dapat, saat pagi hingga sore, jumlah masyarakat yang beraktivitas di di Solo ini ada 2 juta, tapi ketika malam 500 ribu,” ujar Danrem.

Ini membuktikan selama ini banyak masyarakat dari kabupaten lain dari pagi sampai sore bekerja di Solo. Padahal, pada jam yang sama kabupaten mereka juga melaksanakan progam vaksinasi. Kalau seperti ini terus, antara masyarakat dan vaksinya tidak akan pernah bertemu,” urai Danrem

Untuk itu, pimpinan militer matra Angkatan Darat (AD) di Kawasan eks Karesidenan Surakarta ini mengumpulkan tenaga kesehatan (nakes) dari seluruh kabupaten di eks Karesidenan Surakarta di Solo guna memberikan vaksinasi.

“Jadi tempatnya saja yang di Solo, tapi nakes serta nanti datanya masuk ke kabupaten masing-masing. Persentasenya masuk ke kabupaten masing-masing, tidak di Solo. Sehingga merata. Mereka yang selama ini bekerja atau mungkin menempuh pendidikan di Solo tinggal membawa kartu tanda penduduk (KTP) dan menuju ke lokasi vaksinasi yang telah ditentukan,” imbuh Danrem.

Danrem mengatakan, agar tidak terjadi penumpukan di satu lokasi, pemberian vaksin dipecah menjadi beberapa lokasi. Bagi warga ber-KTP Solo dilaksanalan di Gedung Graha Saba Buana. Warga Sukoharjo dan Wonogiri di Gedung Warastratama. Bagi warga Boyolali dan Klaten dilaksanakan di Gedung Purna Yudha.

Sedangkan pemegang KTP Karanganyat dan Sragen memanfaatkan gedung Solo Techno Park. “Tidak hanya masyarakat umum saja, namun kami juga memberikan vaksin bagi pelajar di Balai Kota Surakarta,” papar Danrem.

Kegiatan ini digelar Senin dan Selasa (27-28/9). Target dalam sehari 20 ribu vaksin akan diberikan dalam program ini. Bila giat ini efektif, akan dilanjutkan di kemudian hari.

Tidak hanya vaksinasi saja, jajaran TNI AD juga menyiapkan 30 ton beras yang akan dibagikan kepada masyarakat yang divaksin. Tiap warga mendapat jatah 5 kilogram beras. ‘Semoga bantuan yang sedikit ini bisa membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Danrem. (atn/bun/dam)

Populer

Berita Terbaru