alexametrics
24.5 C
Surakarta
Tuesday, 28 September 2021

Gibran Minta Kamera ETLE Disinkronkan dengan Kamera Milik Dishub

SOLO – Kecanggihan kamera yang digunakan pada electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik memantik perhatian Wali Kota Gibran Rakabuming Raka. Dia berencana menyinkronkan kamera yang per unitnya seharga Rp 3 miliar itu dengan milik dinas perhubungan.

Tujuannya meningkatkan pengawasan keamanan di Kota Pengawan. Itu diungkapkan Gibran saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama Direktur Keamaman dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Mabes Polri Brigjen Pol Chryshanda Dwilaksana di aula Mapolresta Surakarta, Selasa (30/3).

“Dengan begitu, keamanan di Kota Solo lebih terjamin. Tidak kalah pentingnya, ketika saya atau pak kapolresta mau ngecek apa-apa gampang, dan ter-tracking semua. Kami bisa memakai Solo Destination, kami gabungkan jadi super app,” ungkapnya.

Terkait kualitas kamera pemantau milik dishub, Gibran mengakui resolusinya masih rendah. “Ya nanti kami upgrade. Setelah Lebaran mungkin bisa tersinkron (dengan e-TLE) sambil terus kami lihat progresnya,” kata wali kota.

Di lain sisi, Korlantas Mabes Polri menjadikan penerapan tilang elektronik di Kota Solo menjadi role model. Artinya, ketika satuan wilayah (satwil) lain menerapkan program serupa dapat sharing dengan Polresta Surakarta.

“Ini merupakan upaya membangun smart city di Kota Surakarta. Sekaligus meningkatkan pelayanan masyarakat, terutama di bidang lalu lintas. Solo bisa dijadikan role model karena tingkat keberhasilannya tinggi. Bisa menjadi rujukan satwil lain,” beber Direktur Keamaman dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Mabes Polri Brigjen Pol Chryshanda Dwilaksana. (atn/wa)


SOLO – Kecanggihan kamera yang digunakan pada electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik memantik perhatian Wali Kota Gibran Rakabuming Raka. Dia berencana menyinkronkan kamera yang per unitnya seharga Rp 3 miliar itu dengan milik dinas perhubungan.

Tujuannya meningkatkan pengawasan keamanan di Kota Pengawan. Itu diungkapkan Gibran saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama Direktur Keamaman dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Mabes Polri Brigjen Pol Chryshanda Dwilaksana di aula Mapolresta Surakarta, Selasa (30/3).

“Dengan begitu, keamanan di Kota Solo lebih terjamin. Tidak kalah pentingnya, ketika saya atau pak kapolresta mau ngecek apa-apa gampang, dan ter-tracking semua. Kami bisa memakai Solo Destination, kami gabungkan jadi super app,” ungkapnya.

Terkait kualitas kamera pemantau milik dishub, Gibran mengakui resolusinya masih rendah. “Ya nanti kami upgrade. Setelah Lebaran mungkin bisa tersinkron (dengan e-TLE) sambil terus kami lihat progresnya,” kata wali kota.

Di lain sisi, Korlantas Mabes Polri menjadikan penerapan tilang elektronik di Kota Solo menjadi role model. Artinya, ketika satuan wilayah (satwil) lain menerapkan program serupa dapat sharing dengan Polresta Surakarta.

“Ini merupakan upaya membangun smart city di Kota Surakarta. Sekaligus meningkatkan pelayanan masyarakat, terutama di bidang lalu lintas. Solo bisa dijadikan role model karena tingkat keberhasilannya tinggi. Bisa menjadi rujukan satwil lain,” beber Direktur Keamaman dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Mabes Polri Brigjen Pol Chryshanda Dwilaksana. (atn/wa)

Populer

Berita Terbaru