alexametrics
31.1 C
Surakarta
Friday, 12 August 2022

KPU Sragen: Verifikasi Faktual Parpol Tunggu Data Pusat

SRAGEN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen bersiap menggelar verifikasi partai politik, baik administratif maupun faktual. Saat ini masih dalam masa pendaftaran oleh masing-masing pengurus pusat parpol.

Ketua KPU Kabupaten Sragen Minarso menyampaikan, saat in masih dalam tahap pendaftaran mulai 1-14 Agustus mendatang. Pendaftaran dilakukan oleh pengurus parpol pusat ke KPU RI. Selanjutnya KPU kabupaten/kota melanjutkan dengan verifikasi data di tingkat daerah.

”Saat ini kami stand by melayani kalau ada dari parpol yang ingin konsultasi. Lalu selanjutnya menanti dari KPU RI setelah usai pendaftaran 1-14 Agustus. Baru KPU kabupaten mendapatkan tugas untuk melakukan verifikasi,” terang Minarso.

Dia menambahkan, perbedaan parpol saat 2019 yang memiliki kursi di parlemen dilakukan pengecekan administratif. Seperti mengecek di aplikasi pencalonan (silon) dan pengurus di daerah. Sedangkan parpol 2019 yang tidak punya kursi di parlemen dilakukan verifikasi administrasi dan faktual. Termasuk dengan parpol yang baru mendaftar.

”Besok pada saatnya KPU kabupaten menindaklanjuti data dari KPU RI untuk verifikasi faktual memastikan data anggota partai sesuai dengan data dari KPU pusat,” jelasnya.

Minarso menjelaskan, dalam pelaksanaan ferivikasi, pihaknya didampingi bawaslu sebagai pengawas pelaksanaan. Jika ada kendala, akan dilaporkan ke KPU RI.

”Misal setelah dikunjungi di rumahnya, dapat menunjukkan KTP dan KTA. Kemudian yang ditunjukkan sesuai dengan yang di-upload di Silon, memenuhi syarat. Kalau dikunjungi tidak menunjukkan KTA, tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Jika misalnya ada 15 pengurus, masing-masing dicari di rumah namun tidak ketemu, hal itu disampaikan pada parpol terkait. Kemudian pengurus parpol berkewajiban untuk mengumpulkan. Selanjutnya mempertemukan dengan KPU di suatu tempat, semisal kantor parpol tersebut.

Jika dari 15 anggota yang bisa ditemui hanya 13 orang saja, kemungkinan berhalangan hadir karena kesibukan, bisa melalui video call dengan menunjukkan KTP dan KTA parpol terkait. (din/adi/dam)

SRAGEN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen bersiap menggelar verifikasi partai politik, baik administratif maupun faktual. Saat ini masih dalam masa pendaftaran oleh masing-masing pengurus pusat parpol.

Ketua KPU Kabupaten Sragen Minarso menyampaikan, saat in masih dalam tahap pendaftaran mulai 1-14 Agustus mendatang. Pendaftaran dilakukan oleh pengurus parpol pusat ke KPU RI. Selanjutnya KPU kabupaten/kota melanjutkan dengan verifikasi data di tingkat daerah.

”Saat ini kami stand by melayani kalau ada dari parpol yang ingin konsultasi. Lalu selanjutnya menanti dari KPU RI setelah usai pendaftaran 1-14 Agustus. Baru KPU kabupaten mendapatkan tugas untuk melakukan verifikasi,” terang Minarso.

Dia menambahkan, perbedaan parpol saat 2019 yang memiliki kursi di parlemen dilakukan pengecekan administratif. Seperti mengecek di aplikasi pencalonan (silon) dan pengurus di daerah. Sedangkan parpol 2019 yang tidak punya kursi di parlemen dilakukan verifikasi administrasi dan faktual. Termasuk dengan parpol yang baru mendaftar.

”Besok pada saatnya KPU kabupaten menindaklanjuti data dari KPU RI untuk verifikasi faktual memastikan data anggota partai sesuai dengan data dari KPU pusat,” jelasnya.

Minarso menjelaskan, dalam pelaksanaan ferivikasi, pihaknya didampingi bawaslu sebagai pengawas pelaksanaan. Jika ada kendala, akan dilaporkan ke KPU RI.

”Misal setelah dikunjungi di rumahnya, dapat menunjukkan KTP dan KTA. Kemudian yang ditunjukkan sesuai dengan yang di-upload di Silon, memenuhi syarat. Kalau dikunjungi tidak menunjukkan KTA, tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Jika misalnya ada 15 pengurus, masing-masing dicari di rumah namun tidak ketemu, hal itu disampaikan pada parpol terkait. Kemudian pengurus parpol berkewajiban untuk mengumpulkan. Selanjutnya mempertemukan dengan KPU di suatu tempat, semisal kantor parpol tersebut.

Jika dari 15 anggota yang bisa ditemui hanya 13 orang saja, kemungkinan berhalangan hadir karena kesibukan, bisa melalui video call dengan menunjukkan KTP dan KTA parpol terkait. (din/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/