alexametrics
24.5 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

Mayat Bayi di Sungai Dawung Ceme Pakai Sarung Bantal “Barcelona”

SRAGEN – Penemuan sesosok mayat bayi di aliran Sungai Dawung Ceme sempat menggegerkan warga di Dusun Ceme RT 01, Desa Wonotolo, Selasa (5/10) sore. Diduga bayi tersebut sengaja dibuang ke sungai.

Informasi yang dihimpun, lokasi penemuan di bawah jembatan yang menghubungkan Desa Plosorejo dan Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang.

Awalnya, Jumadi, 38, warga Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang tengah memancing di aliran Sungai Dawung Ceme. Dia mengambil posisi di bawah jembatan jalan Plosorejo-Wonotolo.

Saat itu, dia berangkat memancing ikan sendirian. Namun, saat di sungai sudah ada dua orang pemancing lain.

Ketika Jumadi berjalan di bawah jembatan, dia melihat bungkusan plastik dan tampak kaki bayi. Dia pun hendak memastikan apa yang, kemudian membuka plastik dengan joran pancingnya.

Setelah memastikan di dalam plastik adalah jasad bayi, dia pun memberi tahu warga setempat. Selanjutnya, kepala desa setempat melaporkan temuan itu ke kepolisian.

Kapolsek Gondang AKP Sudarmaji melalui Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso menjelaskan, jasad bayi yang ditemukan berjenis kelamin perempuan. Diduga bayo tersebut baru lahir beberapa jam sebelum dibuang, karena tali pusar bayi masih menempel.

”Panjang bayinya 35 cm, kondisi luka pada bagian kepala dan kaki sebelah kanan. Serta berat badan bayi sekitar 1,7 kg.

Polisi memastikan akan mencari orang tua korban. Lantaran di lokasi kejadian ditemukan sejumlah barang bukti seperti sarung bantal warna biru merah dengan tulisan Barcelona. Kaos warna hitam merek Profeder dan kaos anak warna biru abu-abu bergambar super wing.

”Kami melakukan visum dan autopsi. Selanjutnya berkoordinasi dengan tim Resmob Polres Sragen untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya. (din/ria)

 

SRAGEN – Penemuan sesosok mayat bayi di aliran Sungai Dawung Ceme sempat menggegerkan warga di Dusun Ceme RT 01, Desa Wonotolo, Selasa (5/10) sore. Diduga bayi tersebut sengaja dibuang ke sungai.

Informasi yang dihimpun, lokasi penemuan di bawah jembatan yang menghubungkan Desa Plosorejo dan Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang.

Awalnya, Jumadi, 38, warga Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang tengah memancing di aliran Sungai Dawung Ceme. Dia mengambil posisi di bawah jembatan jalan Plosorejo-Wonotolo.

Saat itu, dia berangkat memancing ikan sendirian. Namun, saat di sungai sudah ada dua orang pemancing lain.

Ketika Jumadi berjalan di bawah jembatan, dia melihat bungkusan plastik dan tampak kaki bayi. Dia pun hendak memastikan apa yang, kemudian membuka plastik dengan joran pancingnya.

Setelah memastikan di dalam plastik adalah jasad bayi, dia pun memberi tahu warga setempat. Selanjutnya, kepala desa setempat melaporkan temuan itu ke kepolisian.

Kapolsek Gondang AKP Sudarmaji melalui Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso menjelaskan, jasad bayi yang ditemukan berjenis kelamin perempuan. Diduga bayo tersebut baru lahir beberapa jam sebelum dibuang, karena tali pusar bayi masih menempel.

”Panjang bayinya 35 cm, kondisi luka pada bagian kepala dan kaki sebelah kanan. Serta berat badan bayi sekitar 1,7 kg.

Polisi memastikan akan mencari orang tua korban. Lantaran di lokasi kejadian ditemukan sejumlah barang bukti seperti sarung bantal warna biru merah dengan tulisan Barcelona. Kaos warna hitam merek Profeder dan kaos anak warna biru abu-abu bergambar super wing.

”Kami melakukan visum dan autopsi. Selanjutnya berkoordinasi dengan tim Resmob Polres Sragen untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya. (din/ria)

 

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/