alexametrics
24.5 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

13 Paket Pekerjaan Fisik di Sragen Mulai Dikerjakan

SRAGEN – Sebanyak 13 paket pekerjaan fisik berupa perbaikan jalan hingga jembatan mulai dikerjakan. Anggarannya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU).

Kepala Bidang Bina Marga DPU Kabupaten Sragen Albert Pramono Susanto menyampaikan, 13 paket pekerjaan fisik sudah rampung proses lelang. Sehingga pelaksanaan pekerjaan mulai dioptimalkan. Enam paket dari DAK, dua paket dari pinjaman dan sisanya dari DAU. Termasuk dua jembatan yang dikerjakan di wilayah utara bengawan. Pihaknya menegaskan untuk proporsi wilayah pekerjaan cukup merata mulai dari Sambungmacan, Gondang, Ngrampal, dan sebagainya.

”Untuk dana pinjaman akan dioptimalkan pada 2023 mendatang. Karena pinjaman belum masuk RKPD 2022, sehingga pelaksanaanya dilakukan tahun depan,” jelasnya, Selasa (10/5).

Dia menambahkan, ada pula usulan perbaikan infrastruktur yang disampaikan ke bupati saat safari Ramadan. Dia memaklumi karena anggaran pemeliharaan berkurang akibat dampak pandemi.

”Kami sinkronkan juga yang usulan baru. Saat ini sudah diajukan dalam musrenbang. Setelah itu dicocokkan. Karena sejak pandemi kan anggaran jalan drop banget. Mau tidak mau pasti ada jalan rusak,” terangnya.

Salah satu keluhan kondisi jalan rusak disampaikan Kepala Desa (Cemeng) Cemeng, Kecamatan Sambungmacan Widayat. Dia menuturkan, jalan di wilayah Krejeng selama 14 tahun belum diperbaiki.

”Itu penghubung dua kebayanan dan akses utama jalur pertanian. Karena masuk jalan kabupaten, jadi desa cuma mengusulkan. Supaya bisa segera diperbaiki,” ungkapnya.

Dia bersyukur pada APBD Perubahan nanti ada anggaran Rp 2 miliar untuk perbaikian jalan. Jalan yang rusak sekitar 5,2 kilometer. Anggaran tersebut diperkirakan baru setengah jalan yang diperbaiki. (din/adi/dam)

SRAGEN – Sebanyak 13 paket pekerjaan fisik berupa perbaikan jalan hingga jembatan mulai dikerjakan. Anggarannya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU).

Kepala Bidang Bina Marga DPU Kabupaten Sragen Albert Pramono Susanto menyampaikan, 13 paket pekerjaan fisik sudah rampung proses lelang. Sehingga pelaksanaan pekerjaan mulai dioptimalkan. Enam paket dari DAK, dua paket dari pinjaman dan sisanya dari DAU. Termasuk dua jembatan yang dikerjakan di wilayah utara bengawan. Pihaknya menegaskan untuk proporsi wilayah pekerjaan cukup merata mulai dari Sambungmacan, Gondang, Ngrampal, dan sebagainya.

”Untuk dana pinjaman akan dioptimalkan pada 2023 mendatang. Karena pinjaman belum masuk RKPD 2022, sehingga pelaksanaanya dilakukan tahun depan,” jelasnya, Selasa (10/5).

Dia menambahkan, ada pula usulan perbaikan infrastruktur yang disampaikan ke bupati saat safari Ramadan. Dia memaklumi karena anggaran pemeliharaan berkurang akibat dampak pandemi.

”Kami sinkronkan juga yang usulan baru. Saat ini sudah diajukan dalam musrenbang. Setelah itu dicocokkan. Karena sejak pandemi kan anggaran jalan drop banget. Mau tidak mau pasti ada jalan rusak,” terangnya.

Salah satu keluhan kondisi jalan rusak disampaikan Kepala Desa (Cemeng) Cemeng, Kecamatan Sambungmacan Widayat. Dia menuturkan, jalan di wilayah Krejeng selama 14 tahun belum diperbaiki.

”Itu penghubung dua kebayanan dan akses utama jalur pertanian. Karena masuk jalan kabupaten, jadi desa cuma mengusulkan. Supaya bisa segera diperbaiki,” ungkapnya.

Dia bersyukur pada APBD Perubahan nanti ada anggaran Rp 2 miliar untuk perbaikian jalan. Jalan yang rusak sekitar 5,2 kilometer. Anggaran tersebut diperkirakan baru setengah jalan yang diperbaiki. (din/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/