alexametrics
23.7 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

DPRD Sragen Gelar Halal Bihalal, Ingatkan Tak Saling Umbar Aib

SRAGEN – Jajaran DPRD Sragen menggelar halal bihalal, kemarin (12/5). Dihadiri para legislator hingga sekretariatan. Mereka bersalam-salaman dan saling memaafkan. Dalam kesempatan tersebut, pimpinan DPRD menekankan untuk saling menutup aib.

Wakil Ketua DPRD Sragen Muslim mengaku, salah satu ciri orang beriman adalah mau menutupi kesalahan orang lain. Bukannya ketika ada kesalahan, malah diumbar kemana-mana. Dia menyadari, setiap manusia pasti punya kesalahan. Nah lewat momentum halal bihalal ini, dia berpesan untuk saling memaafkan.

“Ketika teman punya kesalahan, perlu ditutupi. Ketika teman punya aib, ditutupi. Itu sifat orang beriman,” ujarnya.

Muslim juga berpesan, jika sadar ada kesalahan, harus segera meminta maaf. Sehingga tidak perlu menunggu momentum Lebaran atau halal bihalal. “Tradisi yang baik ini tidak ada di luar Indonesia. Jangan lupakan juga bersilaturahmi dengan orang tua. Sungkem pada orang tua,” beber politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Sragen Suparno menyampaikan, halal bihalal ini hanya diikuti keluarga besar legislator saja. Dia meminta agar tradisi semacam ini harus dilestarikan. Tak lupa, dia berterima kasih kepada seluruh undangan yang hadir dan telah meluangkan waktunya.

“Sebagai politikus yang ada di parlemen, pasti tak luput dari kesalahan. Sehingga dalam kesempatan ini, dapat saling memaafkan. Selama masih diberikan kesempatan hidup di dunia ini. Maka digunakan sebaik-baiknya untuk berkomunikasi dan berkomunitas dengan baik. Mengutamakan pola hidup gotong royong dan membangun bersama-sama,” ungkapnya. (din/fer/dam)

SRAGEN – Jajaran DPRD Sragen menggelar halal bihalal, kemarin (12/5). Dihadiri para legislator hingga sekretariatan. Mereka bersalam-salaman dan saling memaafkan. Dalam kesempatan tersebut, pimpinan DPRD menekankan untuk saling menutup aib.

Wakil Ketua DPRD Sragen Muslim mengaku, salah satu ciri orang beriman adalah mau menutupi kesalahan orang lain. Bukannya ketika ada kesalahan, malah diumbar kemana-mana. Dia menyadari, setiap manusia pasti punya kesalahan. Nah lewat momentum halal bihalal ini, dia berpesan untuk saling memaafkan.

“Ketika teman punya kesalahan, perlu ditutupi. Ketika teman punya aib, ditutupi. Itu sifat orang beriman,” ujarnya.

Muslim juga berpesan, jika sadar ada kesalahan, harus segera meminta maaf. Sehingga tidak perlu menunggu momentum Lebaran atau halal bihalal. “Tradisi yang baik ini tidak ada di luar Indonesia. Jangan lupakan juga bersilaturahmi dengan orang tua. Sungkem pada orang tua,” beber politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Sragen Suparno menyampaikan, halal bihalal ini hanya diikuti keluarga besar legislator saja. Dia meminta agar tradisi semacam ini harus dilestarikan. Tak lupa, dia berterima kasih kepada seluruh undangan yang hadir dan telah meluangkan waktunya.

“Sebagai politikus yang ada di parlemen, pasti tak luput dari kesalahan. Sehingga dalam kesempatan ini, dapat saling memaafkan. Selama masih diberikan kesempatan hidup di dunia ini. Maka digunakan sebaik-baiknya untuk berkomunikasi dan berkomunitas dengan baik. Mengutamakan pola hidup gotong royong dan membangun bersama-sama,” ungkapnya. (din/fer/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/