alexametrics
32.7 C
Surakarta
Monday, 27 September 2021

Pemkab Sragen Gencarkan Vaksinasi Rambah Sekolah Pedesaan

SRAGEN Upaya vaksinasi terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Sragen bagi para siswa tingkat SMP. Setelah sekolah area wilayah perkotaan, kali ini vaksinasi merambah sekolah yang berada di kawasan pinggiran. Langkah vaksinasi ini didukung para siswa yang ingin segera kembali belajar di sekolah dengan rasa aman.

Seperti halnya saat Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati meninjau vaksinasi sekolah di wilayah kecamatan, kemarin (13/9). Seperti SMP Negeri 2 Jenar, SMP Negeri 1 Tangen dan SMP Negeri 1 Ngrampal. Bupati menyampaikan, upaya ini sebagai langkah agar bisa kembali menggelar PTM dengan aman.

”Walau bagaimanapun juga, sekolah itu ada interaksi langsung antara siswa dengan guru. Kita tidak ingin hal-hal yang hanya bisa dididik di sekolah tidak bisa berikan guru ke murid dengan pembelajaran online,” terang bupati.

Kepala SMP Negeri 1 Ngrampal Sunardi mengatakan, sepakat vaksinasi untuk pelajar SMP kembali dilakukan. Di sekolah tersebut jumlah siswa yang melakukan vaksinasi 756 orang.

”Siswa yang datang kami bagi per kloter. Untuk kloter pertama siswa kelas VII per kelas 16 orang, dilanjutkan siswa kelas VIII per kelas 16 orang dan kelas IX juga sama per kelas 16 orang. Setelah selesai, akan dilanjutkan siswa kloter ke dua dengan struktur yang sama,” Sunardi.

Sunardi menambahkan, siswa yang mengikuti vaksin hari ini sudah lulus dalam pemeriksaan screening. Siswa semangat dan senang selama acara vaksinasi ini berlangsung. Dia menilai untuk teknis pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan lancar.

”Untuk vaksin yang digunakan hari ini merupakan vaksin jenis Sinovac,” jelasnya.

Dia menjelaskan, semua pihak berupaya kondisi kembali normal. Termasuk vaksinasi ini untuk mewujudkan pembelajaran tatap muka (PTM). Didukung seluruh pihak mulai dari puskesmas, kecamatan, pemkab dan dinas pendidikan.

”Kami semua di sini bersinergi, serta saya merasa senang karena di sekolah-sekolah diperhatikan. Karena terbukti para siswa bisa melakukan vaksin dengan lancar hari ini,” imbuhnya.

Sunardi menambahkan, setelah digelarnya vaksinasi ini, dia berharap PTM segera dilaksanakan, meskipun terbatas jumlahnya.

”Pembelajaran bisa lebih efektif, sementara PTM di SMPN 1 Ngrampal sudah digelar sejak Senin (6/9) lalu,” tandasnya. (mg4/din/adi)


SRAGEN Upaya vaksinasi terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Sragen bagi para siswa tingkat SMP. Setelah sekolah area wilayah perkotaan, kali ini vaksinasi merambah sekolah yang berada di kawasan pinggiran. Langkah vaksinasi ini didukung para siswa yang ingin segera kembali belajar di sekolah dengan rasa aman.

Seperti halnya saat Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati meninjau vaksinasi sekolah di wilayah kecamatan, kemarin (13/9). Seperti SMP Negeri 2 Jenar, SMP Negeri 1 Tangen dan SMP Negeri 1 Ngrampal. Bupati menyampaikan, upaya ini sebagai langkah agar bisa kembali menggelar PTM dengan aman.

”Walau bagaimanapun juga, sekolah itu ada interaksi langsung antara siswa dengan guru. Kita tidak ingin hal-hal yang hanya bisa dididik di sekolah tidak bisa berikan guru ke murid dengan pembelajaran online,” terang bupati.

Kepala SMP Negeri 1 Ngrampal Sunardi mengatakan, sepakat vaksinasi untuk pelajar SMP kembali dilakukan. Di sekolah tersebut jumlah siswa yang melakukan vaksinasi 756 orang.

”Siswa yang datang kami bagi per kloter. Untuk kloter pertama siswa kelas VII per kelas 16 orang, dilanjutkan siswa kelas VIII per kelas 16 orang dan kelas IX juga sama per kelas 16 orang. Setelah selesai, akan dilanjutkan siswa kloter ke dua dengan struktur yang sama,” Sunardi.

Sunardi menambahkan, siswa yang mengikuti vaksin hari ini sudah lulus dalam pemeriksaan screening. Siswa semangat dan senang selama acara vaksinasi ini berlangsung. Dia menilai untuk teknis pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan lancar.

”Untuk vaksin yang digunakan hari ini merupakan vaksin jenis Sinovac,” jelasnya.

Dia menjelaskan, semua pihak berupaya kondisi kembali normal. Termasuk vaksinasi ini untuk mewujudkan pembelajaran tatap muka (PTM). Didukung seluruh pihak mulai dari puskesmas, kecamatan, pemkab dan dinas pendidikan.

”Kami semua di sini bersinergi, serta saya merasa senang karena di sekolah-sekolah diperhatikan. Karena terbukti para siswa bisa melakukan vaksin dengan lancar hari ini,” imbuhnya.

Sunardi menambahkan, setelah digelarnya vaksinasi ini, dia berharap PTM segera dilaksanakan, meskipun terbatas jumlahnya.

”Pembelajaran bisa lebih efektif, sementara PTM di SMPN 1 Ngrampal sudah digelar sejak Senin (6/9) lalu,” tandasnya. (mg4/din/adi)

Populer

Berita Terbaru