alexametrics
33.8 C
Surakarta
Monday, 27 September 2021

Polres Sragen Amankan Pedagang HIK yang Nyambi Jual Pil Koplo

SRAGEN Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sragen meringkus penjual warung HIK (hidangan istimewa kampung) depan Masjid Bazis Kabupaten Sragen, Senin (13/9). Lantaran selain menjual nasi kucing, pelaku juga nyambi jual pil koplo.

Pelaku adalah Agus Widodo, 38 warga Bendungan Rt.15/00, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal. Awalnya pada Senin sekitar pukul 19.00, tim Opsnal Polres Sragen mendapat informasi dari masyarakat bahwa di warung HIK depan Masjid Baziz, Desa Pilangsari sering digunakan untuk transaksi obatan terlarang. Tim langsung berangkat ke lokasi.

Sekitar pukul 19.30, saat melakukan pemantauan, anggota mencurigai gerak-gerik pedagang HIK tersebut. Kemudian petugas langsung melakukan penggeledahan. Hasil dari penggeledahan tersebut, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 43 butir berbagai jenis yang termasuk obat berbahaya.

Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso menambahkan, pihaknya menemukan obat jenis Riklona sebanyak delapan butir dan atarax sebanyak 21 butir, merlopam sebanyak 4 butir, serta alprazolam sebanyak 10 butir. Pil tersebut disembunyikan di dalam kotak pensil warna ungu yang disimpan di bagian atas gerobak jualan HIK.

”Selain itu terdapat sejumlah uang hasil penjualan sebesar Rp 85 ribu,” jelasnya Rabu (15/9).

Berdasarkan pengakuan pelaku, barang tersebut didapatkan dari saudara AK yang beralamatkan di wilayah Sragen.

”Tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Sat Res Narkoba Sragen untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kami juga memburu pengedar yang lainnya,” terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 62 UU RI nomor 5  tahun 1997 tentang Psikotropika. Pelaku berstatus sebagai pengedar karena dijual lagi ke orang lain. (din/adi/dam)


SRAGEN Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sragen meringkus penjual warung HIK (hidangan istimewa kampung) depan Masjid Bazis Kabupaten Sragen, Senin (13/9). Lantaran selain menjual nasi kucing, pelaku juga nyambi jual pil koplo.

Pelaku adalah Agus Widodo, 38 warga Bendungan Rt.15/00, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal. Awalnya pada Senin sekitar pukul 19.00, tim Opsnal Polres Sragen mendapat informasi dari masyarakat bahwa di warung HIK depan Masjid Baziz, Desa Pilangsari sering digunakan untuk transaksi obatan terlarang. Tim langsung berangkat ke lokasi.

Sekitar pukul 19.30, saat melakukan pemantauan, anggota mencurigai gerak-gerik pedagang HIK tersebut. Kemudian petugas langsung melakukan penggeledahan. Hasil dari penggeledahan tersebut, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 43 butir berbagai jenis yang termasuk obat berbahaya.

Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso menambahkan, pihaknya menemukan obat jenis Riklona sebanyak delapan butir dan atarax sebanyak 21 butir, merlopam sebanyak 4 butir, serta alprazolam sebanyak 10 butir. Pil tersebut disembunyikan di dalam kotak pensil warna ungu yang disimpan di bagian atas gerobak jualan HIK.

”Selain itu terdapat sejumlah uang hasil penjualan sebesar Rp 85 ribu,” jelasnya Rabu (15/9).

Berdasarkan pengakuan pelaku, barang tersebut didapatkan dari saudara AK yang beralamatkan di wilayah Sragen.

”Tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Sat Res Narkoba Sragen untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kami juga memburu pengedar yang lainnya,” terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 62 UU RI nomor 5  tahun 1997 tentang Psikotropika. Pelaku berstatus sebagai pengedar karena dijual lagi ke orang lain. (din/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru