alexametrics
23.3 C
Surakarta
Wednesday, 17 August 2022

SMPN 1 Sragen: Jadilah Pewarna, Bukan Diwarnai

SRAGEN – SMPN 1 Sragen menggelar Pelepasan Peserta Didik Kelas IX di Gedung Sasana Manggala Sukowati, kemarin (16/6). Diikuti 222 siswa kelas Xi yang lulus 100 persen, serta didampingi orang tua masing-masing.

“Selama dua tahun terakhir tidak bisa mengadakan, karena adanya pandemi Covid-19. Alhamdulillah setelah pandemi mereda, SMPN 1 Sragen kembali menggelar pelepasan 222 siswa,” terang Kepala SMPN 1 Sragen Wiyono.

Siswa yang lulus, terdiri dari 95 putra dan 127 putri. Pada kesempatan ini, juga diberikan penghargaan kepada 10 siswa dengan nilai terbaik. Termasuk siswa berprestasi di bidang nonakademik. Salah satunya Natasha Ayu Kirani, peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) mata pelajaran IPS.

“Termasuk anak-anak yang juara 1 lomba cerdas cermat (LCC) tingkat kabupaten. Ada pula juara dari olahraga taekwondo, dan sebagainya. Mereka perlu diberi penghargaan,” imbuh Wiyono.

Wiyono menambahkan, beberapa lulusan sudah diterima di SMA/SMK favorit. Salah satunya di SMA Pradita Dirgantara Boyolali, setelah melalui proses seleksi ketat. “Harapan kami, anak-anak bisa mewarnai di manapun berada. Jadilah pewarna, bukan hanya diwarnai,” pesan Wiyono.

Sementara itu, Natasha Ayu Kirani bangga bisa mengharumkan nama SMPN 1 Sragen di tingkat nasional. Dia mengaku banyak kesan selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMPN 1 Sragen.

“Metode belajar yang diberikan para guru sangat kreatif. Nggak melulu di depan papan tulis dan di kelas. Bisa di luar keras dan sangat interaktif dengan siswa,” ujarnya. (din/fer/dam)

SRAGEN – SMPN 1 Sragen menggelar Pelepasan Peserta Didik Kelas IX di Gedung Sasana Manggala Sukowati, kemarin (16/6). Diikuti 222 siswa kelas Xi yang lulus 100 persen, serta didampingi orang tua masing-masing.

“Selama dua tahun terakhir tidak bisa mengadakan, karena adanya pandemi Covid-19. Alhamdulillah setelah pandemi mereda, SMPN 1 Sragen kembali menggelar pelepasan 222 siswa,” terang Kepala SMPN 1 Sragen Wiyono.

Siswa yang lulus, terdiri dari 95 putra dan 127 putri. Pada kesempatan ini, juga diberikan penghargaan kepada 10 siswa dengan nilai terbaik. Termasuk siswa berprestasi di bidang nonakademik. Salah satunya Natasha Ayu Kirani, peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) mata pelajaran IPS.

“Termasuk anak-anak yang juara 1 lomba cerdas cermat (LCC) tingkat kabupaten. Ada pula juara dari olahraga taekwondo, dan sebagainya. Mereka perlu diberi penghargaan,” imbuh Wiyono.

Wiyono menambahkan, beberapa lulusan sudah diterima di SMA/SMK favorit. Salah satunya di SMA Pradita Dirgantara Boyolali, setelah melalui proses seleksi ketat. “Harapan kami, anak-anak bisa mewarnai di manapun berada. Jadilah pewarna, bukan hanya diwarnai,” pesan Wiyono.

Sementara itu, Natasha Ayu Kirani bangga bisa mengharumkan nama SMPN 1 Sragen di tingkat nasional. Dia mengaku banyak kesan selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMPN 1 Sragen.

“Metode belajar yang diberikan para guru sangat kreatif. Nggak melulu di depan papan tulis dan di kelas. Bisa di luar keras dan sangat interaktif dengan siswa,” ujarnya. (din/fer/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/