alexametrics
31.4 C
Surakarta
Monday, 4 July 2022

Bupati Sragen Minta Guru Berperan Aktif Bentengi Siswa dari Narkoba

SRAGEN – Kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan anak sekolah berulang kali ditemukan di Sragen. Untuk itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta sekolah ikut berperan dalam membentengi siswanya agar tidak terpapar narkoba.

Hal itu ditegaskan Yuni, sapaan akrab bupati, saat melantik 116 guru di pendapa rumah dinas bupati, Rabu (22/6). ”Pengguna narkoba untuk usia di bawah 17 tahun trennya ada kenaikan. Bapak ibu guru di sini boleh kaget. Karena justru yang jauh dari pusat kota yang teridentifikasi penyalahgunaan narkoba,” beber Yuni.

Bupati menegaskan belum lama ini bertemu Badan Narkotika Nasional (BNN). Lantas mendapatkan laporan penggunaan narkoba pada anak muda mengalami kenaikan. Penyalahgunaan bisa diwujudkan dalam berbagai macam bentuk.

Seperti obat, permen, dan sebagainya. Bahkan setelah didalami, tidak selalu anak dari keluarga broken home yang mengonsumsi obat-obatan tersebut.

”Ini PR (pekerjaan rumah,Red) yang harus kita selesaikan. Bapak ibu guru yang langsung berhadapan dengan anak-anak, mari kita cegah,” imbuhnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sragen  Kurniawan Sukowati menyampaikan, guru yang dilantik adalah guru yang sudah mengajar. Ada PNS yang pengangkatan baru, tapi ada juga PNS pengangkatan sejak 2006.

”Perbedaanya dulu yang sebagai jabatan umum, sekarang jabatan fungsional, Sudah memenuhi persyaratan,” terangnya. (din/adi/dam)

SRAGEN – Kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan anak sekolah berulang kali ditemukan di Sragen. Untuk itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta sekolah ikut berperan dalam membentengi siswanya agar tidak terpapar narkoba.

Hal itu ditegaskan Yuni, sapaan akrab bupati, saat melantik 116 guru di pendapa rumah dinas bupati, Rabu (22/6). ”Pengguna narkoba untuk usia di bawah 17 tahun trennya ada kenaikan. Bapak ibu guru di sini boleh kaget. Karena justru yang jauh dari pusat kota yang teridentifikasi penyalahgunaan narkoba,” beber Yuni.

Bupati menegaskan belum lama ini bertemu Badan Narkotika Nasional (BNN). Lantas mendapatkan laporan penggunaan narkoba pada anak muda mengalami kenaikan. Penyalahgunaan bisa diwujudkan dalam berbagai macam bentuk.

Seperti obat, permen, dan sebagainya. Bahkan setelah didalami, tidak selalu anak dari keluarga broken home yang mengonsumsi obat-obatan tersebut.

”Ini PR (pekerjaan rumah,Red) yang harus kita selesaikan. Bapak ibu guru yang langsung berhadapan dengan anak-anak, mari kita cegah,” imbuhnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sragen  Kurniawan Sukowati menyampaikan, guru yang dilantik adalah guru yang sudah mengajar. Ada PNS yang pengangkatan baru, tapi ada juga PNS pengangkatan sejak 2006.

”Perbedaanya dulu yang sebagai jabatan umum, sekarang jabatan fungsional, Sudah memenuhi persyaratan,” terangnya. (din/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/