alexametrics
23.4 C
Surakarta
Friday, 8 July 2022

Peringatan Hari Buruh di Sukoharjo Tanpa Aksi di Jalanan

SUKOHARJO – Peringatan Hari Buruh di Kabupaten Sukoharjo tanpa ada kegiatan aksi turun ke jalan, khususnya yang dilakukan oleh para buruh. Sebagai gantinya, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengajak serikat pekerja mengikuti pengajian, di Menara Wijaya, Sabtu (1/5) petang.

Setidaknya puluhan perwakilan buruh dari asosiasi serikat pekerja dari sejumlah perusahaan mengikuti pengajian bersama bupati.

“Jadi karena ini masih suasana pandemi, kami harapkan penyampaian aspirasi bisa lebih santun. Tentang (tuntutan) aspirasi yang disampaikan rekan-rekan buruh kepada DPRD, semoga semua bisa berjalan lancar,” kata Etik Suryani.

Ditempat yang sama, Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo Sukarno mengajak  seluruh buruh untuk tetap semangat bekerja meski pandemi belum berakhir.

terkait harapan buruh pada peringatan Hari Buruh ini, pihaknya mendorong Mahkamah Konstitusi untuk mencabut atau membatalkan UU Cipta Kerja. Selain itu, ia juga meminta kepada pemerintah memastikan bahwa pembagian tunjangan hari raya (THR) dapat diterima secara penuh dan tidak dicicil.

“Kami juga mendorong adanya kepastian hukum dan perlindungan hukum yang berkeadilan,” pungkasnya. (kwl/nik)

SUKOHARJO – Peringatan Hari Buruh di Kabupaten Sukoharjo tanpa ada kegiatan aksi turun ke jalan, khususnya yang dilakukan oleh para buruh. Sebagai gantinya, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengajak serikat pekerja mengikuti pengajian, di Menara Wijaya, Sabtu (1/5) petang.

Setidaknya puluhan perwakilan buruh dari asosiasi serikat pekerja dari sejumlah perusahaan mengikuti pengajian bersama bupati.

“Jadi karena ini masih suasana pandemi, kami harapkan penyampaian aspirasi bisa lebih santun. Tentang (tuntutan) aspirasi yang disampaikan rekan-rekan buruh kepada DPRD, semoga semua bisa berjalan lancar,” kata Etik Suryani.

Ditempat yang sama, Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo Sukarno mengajak  seluruh buruh untuk tetap semangat bekerja meski pandemi belum berakhir.

terkait harapan buruh pada peringatan Hari Buruh ini, pihaknya mendorong Mahkamah Konstitusi untuk mencabut atau membatalkan UU Cipta Kerja. Selain itu, ia juga meminta kepada pemerintah memastikan bahwa pembagian tunjangan hari raya (THR) dapat diterima secara penuh dan tidak dicicil.

“Kami juga mendorong adanya kepastian hukum dan perlindungan hukum yang berkeadilan,” pungkasnya. (kwl/nik)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/