alexametrics
24.9 C
Surakarta
Wednesday, 26 January 2022

FKDM Tiap Kecamatan di Sukoharjo Dibentuk, Bakal Diandalkan Antisipasi Bencana

SUKOHARJO Upaya mitigasi bencana di Kota Makmur dipertebal dengan dibentuknya forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) tingkat kecamatan.

FKDM dikukuhkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Pendapa Graha Satya Praja (GSP), Rabu (8/12). Dengan forum tersebut, diharapkan kepekaan, kesiapsiagaan, dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi potensi dan bencana dapat ditingkatkan.

“Perlu kesiapsiagaan yang lebih bagi FKDM terhadap bencana alam, nonalam, dan bencana lainnya, termasuk bencana sosial,” ungkap bupati.

Menurut Etik, pembentukan FKDM tingkat kecamatan merupakan salah satu wujud dan upaya pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh etnis, tokoh adat, dan lainnya mengantisipasi dini terjadinya bencana.

“FKDM juga bisa mengawal program pemerintah dalam upaya penanggulangan korona beserta dampak yang ditimbulkan. Baik dampak ekonomi dan sosial budaya,” ucap dia.

Bupati berpesan kepada anggota FKDM agar melaksanakan tugas sesuai amanat undang-undang atau peraturan yang berlaku dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Kemudian mampu menjaring dan menampung informasi tentang segala potensi dan indikasi yang mengarah pada ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang dapat menyebabkan timbulnya disintegrasi bangsa.

“Anggota FKDM juga melaporkan informasi kepada pimpinan secara berkala maupun insidentil dan berjanjang untuk mengambil kebijakan, serta meningkatkan sinergitas dalam tugas antara FKDM kecamatan dengan tiga pilar,” pungkas Etik. (kwl/wa/dam)

SUKOHARJO Upaya mitigasi bencana di Kota Makmur dipertebal dengan dibentuknya forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) tingkat kecamatan.

FKDM dikukuhkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Pendapa Graha Satya Praja (GSP), Rabu (8/12). Dengan forum tersebut, diharapkan kepekaan, kesiapsiagaan, dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi potensi dan bencana dapat ditingkatkan.

“Perlu kesiapsiagaan yang lebih bagi FKDM terhadap bencana alam, nonalam, dan bencana lainnya, termasuk bencana sosial,” ungkap bupati.

Menurut Etik, pembentukan FKDM tingkat kecamatan merupakan salah satu wujud dan upaya pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh etnis, tokoh adat, dan lainnya mengantisipasi dini terjadinya bencana.

“FKDM juga bisa mengawal program pemerintah dalam upaya penanggulangan korona beserta dampak yang ditimbulkan. Baik dampak ekonomi dan sosial budaya,” ucap dia.

Bupati berpesan kepada anggota FKDM agar melaksanakan tugas sesuai amanat undang-undang atau peraturan yang berlaku dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Kemudian mampu menjaring dan menampung informasi tentang segala potensi dan indikasi yang mengarah pada ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang dapat menyebabkan timbulnya disintegrasi bangsa.

“Anggota FKDM juga melaporkan informasi kepada pimpinan secara berkala maupun insidentil dan berjanjang untuk mengambil kebijakan, serta meningkatkan sinergitas dalam tugas antara FKDM kecamatan dengan tiga pilar,” pungkas Etik. (kwl/wa/dam)

Populer

Berita Terbaru