alexametrics
23.7 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

Korban Laka Air di Dam Colo Ditemukan Tewas Tersangkut di Simpon

SUKOHARJO – Tim SAR Kabupaten Sukoharjo akhirnya melakukan pencarian terhadap Abdul Hafiz, 12 warga Baron, Kecamatan Laweyan, Surakarta yang diduga hanyut Kamis (12/5) petang. Dugaan benar, korban ditemukan tak bernyawa tersangkut di simpon.

Kabid Ops SAR Kabupaten Sukoharjo Muhammad Setiawan mewakili komandan SAR Kabupaten Sukoharjo Widodo mengatakan SAR melakukan pencarian setelah melakukan observasi. Pencarian dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB. Tim SAR dan relawan dari berbagai organisasi terlibat dalam pencarian di sepanjang irigasi Dam Colo di Wirun, Mojolaban.

“Dari SAR Kab 2 sru sekitar 15-20 personil. Peralatan, pelampung, lampu tembak dan alat selam 4 unit,” katanya.

Setelah melakukan pencarian, korban ditemukan tak bernyawa tersangkut di simpon. Jaraknya, kurang lebih 500 meter dari lokasi sepedanya ditemukan. “Rencana jenasah akan langsung dibawa ke rumah duka,” katanya.

Ditambahkan Muhammad Setiawan, korban ditemukan tersangkut di simpon, yakni lokasi dimana sungai proyek jika bertemu sungai alam, Maka sungai proyek diturunkan dilewatkan bawah sungai alam. Kemudian, untuk masuk ke bawah sungai, diberi jeruji besi untuk menahan sampah. (kwl/dam)

SUKOHARJO – Tim SAR Kabupaten Sukoharjo akhirnya melakukan pencarian terhadap Abdul Hafiz, 12 warga Baron, Kecamatan Laweyan, Surakarta yang diduga hanyut Kamis (12/5) petang. Dugaan benar, korban ditemukan tak bernyawa tersangkut di simpon.

Kabid Ops SAR Kabupaten Sukoharjo Muhammad Setiawan mewakili komandan SAR Kabupaten Sukoharjo Widodo mengatakan SAR melakukan pencarian setelah melakukan observasi. Pencarian dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB. Tim SAR dan relawan dari berbagai organisasi terlibat dalam pencarian di sepanjang irigasi Dam Colo di Wirun, Mojolaban.

“Dari SAR Kab 2 sru sekitar 15-20 personil. Peralatan, pelampung, lampu tembak dan alat selam 4 unit,” katanya.

Setelah melakukan pencarian, korban ditemukan tak bernyawa tersangkut di simpon. Jaraknya, kurang lebih 500 meter dari lokasi sepedanya ditemukan. “Rencana jenasah akan langsung dibawa ke rumah duka,” katanya.

Ditambahkan Muhammad Setiawan, korban ditemukan tersangkut di simpon, yakni lokasi dimana sungai proyek jika bertemu sungai alam, Maka sungai proyek diturunkan dilewatkan bawah sungai alam. Kemudian, untuk masuk ke bawah sungai, diberi jeruji besi untuk menahan sampah. (kwl/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/