alexametrics
27.1 C
Surakarta
Monday, 25 October 2021

Sukoharjo Status Masuk Zona Kuning, Namun Masih Ada Potensi Penularan

SUKOHARJO Status penyebaran Covid-19 di Kota Makmur masuk kategori penularan rendah atau zona kuning. Namun, masyarakat diimbau tak lengah dan disiplin protokol kesehatan (prokes) karena masih terdapat potensi penularan korona.

Data Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo menyebutkan, hingga Minggu (12/9), jumlah kasus kumulatif Covid-19 sebanyak 15.265 pasien. Mereka yang sembuh sebanyak 14.254 orang atau 87,7 persen.

Tingkat kesembuhan tertinggi pada usia balita sebesar 97,2 persen, usia remaja 96,8 persen, dan anak-anak 96,6 persen. Kesembuhan terendah pada lanjut usia yang hanya 67,0 persen.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo Yunia Wahdiyati menerangkan,  zonasi risiko penularan korona di daerah daerah dihitung berdasarkan sejumlah indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan.

Indikator yang digunakan yakni, epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan. “Berdasarkan data tersebut, Kabupaten Sukoharjo berada di zona risiko penularan rendah atau kuning,” terang Yunia, Senin (13/9).

Meski berada di zona risiko penularan rendah, potensi penularan korona masih ada. Terbukti di beberapa kecamatan ditemukan kasus baru positif Covid-19 tanpa gejala. “Sehingga masyarakat jangan abai. Tetap waspada dan patuhi protokol kesehatan,” tegas perempuan yang juga kepala Dinas Kesehatan Sukoharjo.

Apalagi, lanjut Yunia, sudah banyak tempat pelayanan publik yang di buka. Artinya, ada potensi kerumunan dan penularan Covid-19, jika meremehkan protokol kesehatan. “Jangan menyerah. Kita harus tetap patuh pada protokol kesehatan,” ucapnya. (kwl/wa/dam)

SUKOHARJO Status penyebaran Covid-19 di Kota Makmur masuk kategori penularan rendah atau zona kuning. Namun, masyarakat diimbau tak lengah dan disiplin protokol kesehatan (prokes) karena masih terdapat potensi penularan korona.

Data Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo menyebutkan, hingga Minggu (12/9), jumlah kasus kumulatif Covid-19 sebanyak 15.265 pasien. Mereka yang sembuh sebanyak 14.254 orang atau 87,7 persen.

Tingkat kesembuhan tertinggi pada usia balita sebesar 97,2 persen, usia remaja 96,8 persen, dan anak-anak 96,6 persen. Kesembuhan terendah pada lanjut usia yang hanya 67,0 persen.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo Yunia Wahdiyati menerangkan,  zonasi risiko penularan korona di daerah daerah dihitung berdasarkan sejumlah indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan.

Indikator yang digunakan yakni, epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan. “Berdasarkan data tersebut, Kabupaten Sukoharjo berada di zona risiko penularan rendah atau kuning,” terang Yunia, Senin (13/9).

Meski berada di zona risiko penularan rendah, potensi penularan korona masih ada. Terbukti di beberapa kecamatan ditemukan kasus baru positif Covid-19 tanpa gejala. “Sehingga masyarakat jangan abai. Tetap waspada dan patuhi protokol kesehatan,” tegas perempuan yang juga kepala Dinas Kesehatan Sukoharjo.

Apalagi, lanjut Yunia, sudah banyak tempat pelayanan publik yang di buka. Artinya, ada potensi kerumunan dan penularan Covid-19, jika meremehkan protokol kesehatan. “Jangan menyerah. Kita harus tetap patuh pada protokol kesehatan,” ucapnya. (kwl/wa/dam)

Populer

Berita Terbaru