alexametrics
21.2 C
Surakarta
Wednesday, 28 July 2021

Apindo Sukoharjo: 100 Ribu Pekerja Masih Tunggu Vaksinasi

SUKOHARJO – Secara perlahan kalangan pekerja mulai mendapatkan vaksinasi. Asosiasi Pengusaha Indonesia Sukoharjo mendorong agar para pekerja pabrik bisa segera ikut program vaksinasi Covid-19.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sukoharjo M. Yunus Arianto mengatakan, vaksinasi untuk sasaran pekerja pabrik bagian dari akselerasi percepatan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi pekerja pabrik terus dilakukan secara bertahap.

”Kuota vaksin sekitar 500 dosis yang dibagi untuk karyawan PT Danliris 150 dosis dan masyarakat 350 dosis. Pengurus Apindo menggandeng Kodim 0726/Sukoharjo untuk menggalakkan program vaksinasi,” katanya M. Yunus Ariyanto, Minggu (18/7).

Menurut Ari, Sukoharjo memiliki ratusan perusahaan yang tersebar di beberapa kecamatan. Total jumlah pekerja lebih dari 100.000 orang. Mereka termasuk kelompok masyarakat yang rawan terinfeksi Covid-19. Karena itu, pengurus Apindo Sukoharjo mendorong agar para pekerja pabrik bisa segera ikut program vaksinasi Covid-19.

”Kasus Covid-19 terus naik. kondisi ini harus diimbangi dengan akselerasi percepatan vaksinasi Covid-19 yang menyasar kelompok masyarakat rentan termasuk para pekerja,” imbuhnya.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, pihaknya tidak pernah menunda progam vaksinasi. Tetapi kuota vaksin yang diterima memang masih jauh dari kebutuhan untuk warga Sukoharjo. Sehingga capaiannya belum maksimal.

”Ngapunten (maaf) kita masih menunggu kuota dosis vaksin dari Kementrian Kesehatan, vaksinasi tetap berlangsung menyesuaikan dosis yang masih tersedia (prioritas lansia),” kata Etik.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, rekapitulasi vaksinasi Covid-19 sampai Sabtu (17/7) dengan target 535.368 orang. Sejak dicanangkan oleh Bupati Sukoharjo Wardoyo pada 25 Januari 2021 lalu, sampai berganti pimpinan Etik Suryani, capaian vaksinasi untuk dosis pertama baru 18,41 persen atau 98.579 orang. Kemudian, vaksinasi dosis kedua baru 11,13 persen atau 58.657 orang. (kwl/adi/dam)


SUKOHARJO – Secara perlahan kalangan pekerja mulai mendapatkan vaksinasi. Asosiasi Pengusaha Indonesia Sukoharjo mendorong agar para pekerja pabrik bisa segera ikut program vaksinasi Covid-19.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sukoharjo M. Yunus Arianto mengatakan, vaksinasi untuk sasaran pekerja pabrik bagian dari akselerasi percepatan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi pekerja pabrik terus dilakukan secara bertahap.

”Kuota vaksin sekitar 500 dosis yang dibagi untuk karyawan PT Danliris 150 dosis dan masyarakat 350 dosis. Pengurus Apindo menggandeng Kodim 0726/Sukoharjo untuk menggalakkan program vaksinasi,” katanya M. Yunus Ariyanto, Minggu (18/7).

Menurut Ari, Sukoharjo memiliki ratusan perusahaan yang tersebar di beberapa kecamatan. Total jumlah pekerja lebih dari 100.000 orang. Mereka termasuk kelompok masyarakat yang rawan terinfeksi Covid-19. Karena itu, pengurus Apindo Sukoharjo mendorong agar para pekerja pabrik bisa segera ikut program vaksinasi Covid-19.

”Kasus Covid-19 terus naik. kondisi ini harus diimbangi dengan akselerasi percepatan vaksinasi Covid-19 yang menyasar kelompok masyarakat rentan termasuk para pekerja,” imbuhnya.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, pihaknya tidak pernah menunda progam vaksinasi. Tetapi kuota vaksin yang diterima memang masih jauh dari kebutuhan untuk warga Sukoharjo. Sehingga capaiannya belum maksimal.

”Ngapunten (maaf) kita masih menunggu kuota dosis vaksin dari Kementrian Kesehatan, vaksinasi tetap berlangsung menyesuaikan dosis yang masih tersedia (prioritas lansia),” kata Etik.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, rekapitulasi vaksinasi Covid-19 sampai Sabtu (17/7) dengan target 535.368 orang. Sejak dicanangkan oleh Bupati Sukoharjo Wardoyo pada 25 Januari 2021 lalu, sampai berganti pimpinan Etik Suryani, capaian vaksinasi untuk dosis pertama baru 18,41 persen atau 98.579 orang. Kemudian, vaksinasi dosis kedua baru 11,13 persen atau 58.657 orang. (kwl/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru