alexametrics
21.2 C
Surakarta
Wednesday, 28 July 2021

Kodim Sukoharjo Distribusi Multivitamin untuk Isoman

SUKOHARJO — Komando Distrik Militer (Kodim) 0726/Sukoharjo bakal mendistribusikan paket obat gratis untuk warga Sukoharjo yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Setidaknya masih 600 orang warga positif Covid-19 yang menjalani isoman.

Komandan Kodim (Dandim) 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan mengatakan, obat gratis tersebut terdiri tiga paket. Dibedakan berdasarkan tiga kriteria. Distribusi harus tepat sasaran dan dipastikan sampai kepada tangan masyarakat yang membutuhkan.

”Untuk distribusi, kami akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan,” kata dandim, Sabtu (17/7).

Dengan kolaborasi antarinstitusi, diharapkan penderitaan masyarakat yang sedang melaksanakan isoman dapat berkurang. Adapun prosedur untuk mendapatkan obat isoman gratis, pihak puskesmas atau bidan desa yang akan melakukan pelacakan. Dari pelacakan itu, akan teridentifikasi pasien tanpa gejala, pasien dengan gejala ringan sedang hingga berat. Dengan kata lain, data para calon penerima paket obat isoman telah dimiliki puskesmas atau bidan desa.

”Waktu penyalurannya kami masih menunggu. Sekarang obat itu sudah ada di rumah sakit TNI di Semarang. Kami juga terus melakukan update data berapa jumlah pasien yang membutuhkan. Jadi kami tidak sembarangan memberikan obat itu,” tegas Agus.

Dandim menambahkan telah menyiapkan gudang untuk menyimpan paket bantuan obat isoman Covid-19 tersebut. Lokasi gudang berada di dalam lingkungan markas kodim setempat.

”Ya, untuk gudang sudah kami siapkan di kodim,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, per Jumat (16/7), dalam sehari ada kenaikan 148 kasus positif. Sehingga akumulasinya menjadi 9.182 kasus. Untuk kasus sembuh naik 193 sehingga totalnya menjadi 7.860 kasus. Kasus positif meninggal naik tiga menjadi 606 orang.

”Kasus positif Covid-19 aktif sejumlah 764 orang. Terdiri dari 638 isolasi mandiri; satu orang isolasi terpusat dan 125 menjalani rawat inap,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharo Yuna Wahdiyati. (kwl/adi/dam)

 


SUKOHARJO — Komando Distrik Militer (Kodim) 0726/Sukoharjo bakal mendistribusikan paket obat gratis untuk warga Sukoharjo yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Setidaknya masih 600 orang warga positif Covid-19 yang menjalani isoman.

Komandan Kodim (Dandim) 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan mengatakan, obat gratis tersebut terdiri tiga paket. Dibedakan berdasarkan tiga kriteria. Distribusi harus tepat sasaran dan dipastikan sampai kepada tangan masyarakat yang membutuhkan.

”Untuk distribusi, kami akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan,” kata dandim, Sabtu (17/7).

Dengan kolaborasi antarinstitusi, diharapkan penderitaan masyarakat yang sedang melaksanakan isoman dapat berkurang. Adapun prosedur untuk mendapatkan obat isoman gratis, pihak puskesmas atau bidan desa yang akan melakukan pelacakan. Dari pelacakan itu, akan teridentifikasi pasien tanpa gejala, pasien dengan gejala ringan sedang hingga berat. Dengan kata lain, data para calon penerima paket obat isoman telah dimiliki puskesmas atau bidan desa.

”Waktu penyalurannya kami masih menunggu. Sekarang obat itu sudah ada di rumah sakit TNI di Semarang. Kami juga terus melakukan update data berapa jumlah pasien yang membutuhkan. Jadi kami tidak sembarangan memberikan obat itu,” tegas Agus.

Dandim menambahkan telah menyiapkan gudang untuk menyimpan paket bantuan obat isoman Covid-19 tersebut. Lokasi gudang berada di dalam lingkungan markas kodim setempat.

”Ya, untuk gudang sudah kami siapkan di kodim,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, per Jumat (16/7), dalam sehari ada kenaikan 148 kasus positif. Sehingga akumulasinya menjadi 9.182 kasus. Untuk kasus sembuh naik 193 sehingga totalnya menjadi 7.860 kasus. Kasus positif meninggal naik tiga menjadi 606 orang.

”Kasus positif Covid-19 aktif sejumlah 764 orang. Terdiri dari 638 isolasi mandiri; satu orang isolasi terpusat dan 125 menjalani rawat inap,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharo Yuna Wahdiyati. (kwl/adi/dam)

 

Populer

Berita Terbaru