alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Temui Penghuni RTLH, Bupati Sukoharjo Serahkan Bantuan Rp 20 Juta

SUKOHARJO – Perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) digeber Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo. Tak tanggung-tanggung, Bupati Sukoharjo Etik Suryani datang langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan senilai Rp 20 juta.

Hal ini dilakukan Etik, Senin (20/5). Dia menuju rumah Sumiyem, 65, di Dusun Tugusari RT 1 RW 1, Desa Paluhombo, Kecamatan Bendosari. Kondisinya sangat memprihatinkan. Berlantai tanah dan dinding hanya dari anyaman bambu alias gedek yang sudah banyak berlubang.

“Kondisi rumah Ibu Sumiyem, tidak layak huni. Langsung kami berikan bantuan rehab RTLH  Rp 20 juta,” kata Etik, Senin (20/6).

Bantuan disalurkan setelah ada permohonan rehab RTLH yang masuk dan diteruskan ke Baznas. Hal itu dilakukan karena proses pencairan bantuan oleh Baznas bisa lebih cepat dibandingkan melalui Pemkab Sukoharjo yang harus melalui proses penganggaran.

Ditegaskan Etik, bantuan terus diberikan pada masyarakat yang membutuhkan. Adapun jenisnya antara lain budi daya lele senilai Rp 3 juta, alat tukang Rp 3 juta.

Berikutnya bantuan pengobatan Rp 5 juta, bantuan renovasi rumah Rp 3 juta, pengobatan Rp 3 juta, bantuan tunggakan BPJS Rp 3 juta, bantuan gerobak es Rp 3 juta, bantuan gerobak hik Rp 3 juta, dan bantuan bencana puting beliung Rp 1 juta.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu dan dimanfaatkan secara optimal.

“Hari ini (kemarin) menyerahkan bantuan untuk 11 orang penerima dari Baznas. Ya itu tadi, ada bantuan rehab RTLH, bantuan pengobatan, gerobak, dan lainnya” ungkapnya. (kwl/wa/dam)

SUKOHARJO – Perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) digeber Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo. Tak tanggung-tanggung, Bupati Sukoharjo Etik Suryani datang langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan senilai Rp 20 juta.

Hal ini dilakukan Etik, Senin (20/5). Dia menuju rumah Sumiyem, 65, di Dusun Tugusari RT 1 RW 1, Desa Paluhombo, Kecamatan Bendosari. Kondisinya sangat memprihatinkan. Berlantai tanah dan dinding hanya dari anyaman bambu alias gedek yang sudah banyak berlubang.

“Kondisi rumah Ibu Sumiyem, tidak layak huni. Langsung kami berikan bantuan rehab RTLH  Rp 20 juta,” kata Etik, Senin (20/6).

Bantuan disalurkan setelah ada permohonan rehab RTLH yang masuk dan diteruskan ke Baznas. Hal itu dilakukan karena proses pencairan bantuan oleh Baznas bisa lebih cepat dibandingkan melalui Pemkab Sukoharjo yang harus melalui proses penganggaran.

Ditegaskan Etik, bantuan terus diberikan pada masyarakat yang membutuhkan. Adapun jenisnya antara lain budi daya lele senilai Rp 3 juta, alat tukang Rp 3 juta.

Berikutnya bantuan pengobatan Rp 5 juta, bantuan renovasi rumah Rp 3 juta, pengobatan Rp 3 juta, bantuan tunggakan BPJS Rp 3 juta, bantuan gerobak es Rp 3 juta, bantuan gerobak hik Rp 3 juta, dan bantuan bencana puting beliung Rp 1 juta.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu dan dimanfaatkan secara optimal.

“Hari ini (kemarin) menyerahkan bantuan untuk 11 orang penerima dari Baznas. Ya itu tadi, ada bantuan rehab RTLH, bantuan pengobatan, gerobak, dan lainnya” ungkapnya. (kwl/wa/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/