alexametrics
21.2 C
Surakarta
Wednesday, 28 July 2021

Tak Penuhi Syarat Ini, Jangan Harap Bisa Masuk Kawasan Kota Sukoharjo

SUKOHARJO – Pekerja sektor esensial dan kritikal mendapat dispensasi dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Mereka dapat melintas di lokasi penyekatan dengan menunjukkan surat jalan dari instansinya.

Untuk diketahui, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Sukoharjo menyekat sejumlah aksi, antara lain simpang tiga Ngasem, Tugu Kartasura, Jalan Slamet Riyadi Kartasura, Jalan Ir Soekarno Solo Baru, simpang tiga Langenharjo, simpang empat Bulakrejo.

Berikutnya simpang lima ke arah Alun-Alun Satya Negara. Simpang empat carikan ke kantor kejaksaan negeri, simpang empat Carikan ke Alun-Alun Satya Negara, simpang empat RSUD Ir Soekarno, simpang tiga Terminal Sukoharjo, simpang Jombor dan simpang Jalan Pattimura.

“Kendaraan disekat dan diarahkan menjauh dari kawasan kota. Jadi hanya (pengguna jalan) esensial yang bisa melintas,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Selasa (20/7).

Selain dipasang water barrier, di lokasi penyekatan juga diawasi petugas gabungan. Ini guna mengurangi mobilitas warga, dengan harapan penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan.

“Dengan harus melintas jalur yang muter-muter, harapannya mobilitas masyarakat bisa berkurang,” ujar dia.

Penyekatan difokuskan pada kawasan bisnis yang berpotensi menjadi tempat kerumunan. Antara lain Solo Baru, Grogol; kawasan kota/kabupaten; dan Kartasura.

“Tapi bagi pekerja sektor esensial dan kritikal, dapat melalui pos penyekatan simpang empat Bulakrejo dan simpang tiga Terminal Joho dengan menunjukkan surat jalan yang masih berlaku. Penyekatan sudah dipertebal dengan bambu sehingga tidak bisa dibuka,” ungkap Toni. (kwl/wa)


SUKOHARJO – Pekerja sektor esensial dan kritikal mendapat dispensasi dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Mereka dapat melintas di lokasi penyekatan dengan menunjukkan surat jalan dari instansinya.

Untuk diketahui, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Sukoharjo menyekat sejumlah aksi, antara lain simpang tiga Ngasem, Tugu Kartasura, Jalan Slamet Riyadi Kartasura, Jalan Ir Soekarno Solo Baru, simpang tiga Langenharjo, simpang empat Bulakrejo.

Berikutnya simpang lima ke arah Alun-Alun Satya Negara. Simpang empat carikan ke kantor kejaksaan negeri, simpang empat Carikan ke Alun-Alun Satya Negara, simpang empat RSUD Ir Soekarno, simpang tiga Terminal Sukoharjo, simpang Jombor dan simpang Jalan Pattimura.

“Kendaraan disekat dan diarahkan menjauh dari kawasan kota. Jadi hanya (pengguna jalan) esensial yang bisa melintas,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Selasa (20/7).

Selain dipasang water barrier, di lokasi penyekatan juga diawasi petugas gabungan. Ini guna mengurangi mobilitas warga, dengan harapan penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan.

“Dengan harus melintas jalur yang muter-muter, harapannya mobilitas masyarakat bisa berkurang,” ujar dia.

Penyekatan difokuskan pada kawasan bisnis yang berpotensi menjadi tempat kerumunan. Antara lain Solo Baru, Grogol; kawasan kota/kabupaten; dan Kartasura.

“Tapi bagi pekerja sektor esensial dan kritikal, dapat melalui pos penyekatan simpang empat Bulakrejo dan simpang tiga Terminal Joho dengan menunjukkan surat jalan yang masih berlaku. Penyekatan sudah dipertebal dengan bambu sehingga tidak bisa dibuka,” ungkap Toni. (kwl/wa)

Populer

Berita Terbaru