alexametrics
26.3 C
Surakarta
Thursday, 9 December 2021

Peserta Membengkak, Satgas Covid Sukoharjo Cabut Izin Konferwil IPPAT

SOLO – Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo mencabut izin pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Tengah yang rencananya digelar di Best Western Premier Hotel Solo Baru pada hari ini (23/10). Satgas sebelumnya mengizinkan pelaksanaan acara tersebut bedasarkan surat Nomor 400/334 tanggal 21 Oktober 2021.

Dalam perkembangannya, izin tersebut dicabut karena ada perubahan jumlah peserta. Semula penyelenggara menyampaikan akan ada 800 peserta. Namun, jumlah peserta membengkak menjadi lebih dari 1.000 orang.

Oleh karena itu, satgas langsung memutuskan mencabut surat izin konferwil tersebut tersebut. Alasannya, jumlah peserta Konferwil IPPAT Jateng melebihi ketentuan dalam Instruksi Bupati Sukoharjo Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di Kabupaten Sukoharjo.

“Konferwil IPPAT ini sebelumnya memang diizinkan oleh Satgas Covid Sukoharjo. Tetapi dikarenakan adanya perubahan jumlah peserta, maka izin kami cabut atau kami batalkan,” tegas Sekda Sukoharjo Widodo, Sabtu (23/10).

Ditambahkan Widodo, pencabutan izin tersebut bukan karena ada masukan atau intervensi dari pihak lain. Tetapi semata mata menegakkan aturan yang berlaku.

Dia menegaskan, pada prinsipnya Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo tidak akan mempersulit penyelenggaraan kegiatan, sepanjang memenuhi kriteria dan ketentuan yang sudah ditetapkan.

“Tentunya tidak boleh bertentangan Intruksi Bupati Sukoharjo. Karena hingga saat ini aturan terkait dengan PPKM masih berlaku. Artinya, siapapun itu tidak boleh mengabaikan dan sesuai dengan ketentuan yang ada,” tandas pria yang juga menjabat sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo itu. (dri/ria)

 

SOLO – Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo mencabut izin pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Tengah yang rencananya digelar di Best Western Premier Hotel Solo Baru pada hari ini (23/10). Satgas sebelumnya mengizinkan pelaksanaan acara tersebut bedasarkan surat Nomor 400/334 tanggal 21 Oktober 2021.

Dalam perkembangannya, izin tersebut dicabut karena ada perubahan jumlah peserta. Semula penyelenggara menyampaikan akan ada 800 peserta. Namun, jumlah peserta membengkak menjadi lebih dari 1.000 orang.

Oleh karena itu, satgas langsung memutuskan mencabut surat izin konferwil tersebut tersebut. Alasannya, jumlah peserta Konferwil IPPAT Jateng melebihi ketentuan dalam Instruksi Bupati Sukoharjo Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di Kabupaten Sukoharjo.

“Konferwil IPPAT ini sebelumnya memang diizinkan oleh Satgas Covid Sukoharjo. Tetapi dikarenakan adanya perubahan jumlah peserta, maka izin kami cabut atau kami batalkan,” tegas Sekda Sukoharjo Widodo, Sabtu (23/10).

Ditambahkan Widodo, pencabutan izin tersebut bukan karena ada masukan atau intervensi dari pihak lain. Tetapi semata mata menegakkan aturan yang berlaku.

Dia menegaskan, pada prinsipnya Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo tidak akan mempersulit penyelenggaraan kegiatan, sepanjang memenuhi kriteria dan ketentuan yang sudah ditetapkan.

“Tentunya tidak boleh bertentangan Intruksi Bupati Sukoharjo. Karena hingga saat ini aturan terkait dengan PPKM masih berlaku. Artinya, siapapun itu tidak boleh mengabaikan dan sesuai dengan ketentuan yang ada,” tandas pria yang juga menjabat sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo itu. (dri/ria)

 

Populer

Berita Terbaru