alexametrics
24.5 C
Surakarta
Tuesday, 28 September 2021

Sukoharjo Segera Vaksinasi 1.000 Warga 18 Tahun ke Atas Per Hari

SUKOHARJO – Menggandeng pihak ketiga, pemkab segera menyasar vaksinasi usia 18 tahun ke atas. Targetnya 1.000 orang per hari mulai 26 Juli.

“Ya ada CSR (corporate social responsibility) dari perusahaan. Untuk warga Sukoharjo, dibuktikan dengan KTP,” terang Bupati Etik Suryani, kemarin.

Teknisnya, warga mendaftar melalui aplikasi halodoc yang bisa diunduh melalui PlayStore. “Ada 20 ribu vaksin yang akan diberikan. Diperkirakan selama sebulan,” jelasnya.

Untuk program vaksinasi dari pemerintah pusat, Etik belum bisa menyampaikan jumlah kuotanya. Sebab, kuota vaksin merupakan kewenangan pemerintah pusat. Menurut bupati, capaian vaksin masih di bawah 20 persen dari jumlah penduduk. Padahal, untuk mencapai kekebalan kelompok, setidaknya menjangkau 75 persen dari jumlah penduduk.

“Kami targetkan 719 ribu yang divaksinasi. Setiap habis vaksin, kami laporan (ke pusat),” tutur dia.

Pemkab, lanjut Etik, bertekad segera menyelesaikan vaksinasi bagi seluruh warga Kota Makmur. Namun apa daya, jumlah vaksin terbatas. “Kami siap, pingin ndang rampung (cepat selesai). Vaksinator kami juga siap, malah turah turah (berlebih). Tapi, vaksinasi yang dari pusat nggak ada,” tegasnya. (kwl/wa)


SUKOHARJO – Menggandeng pihak ketiga, pemkab segera menyasar vaksinasi usia 18 tahun ke atas. Targetnya 1.000 orang per hari mulai 26 Juli.

“Ya ada CSR (corporate social responsibility) dari perusahaan. Untuk warga Sukoharjo, dibuktikan dengan KTP,” terang Bupati Etik Suryani, kemarin.

Teknisnya, warga mendaftar melalui aplikasi halodoc yang bisa diunduh melalui PlayStore. “Ada 20 ribu vaksin yang akan diberikan. Diperkirakan selama sebulan,” jelasnya.

Untuk program vaksinasi dari pemerintah pusat, Etik belum bisa menyampaikan jumlah kuotanya. Sebab, kuota vaksin merupakan kewenangan pemerintah pusat. Menurut bupati, capaian vaksin masih di bawah 20 persen dari jumlah penduduk. Padahal, untuk mencapai kekebalan kelompok, setidaknya menjangkau 75 persen dari jumlah penduduk.

“Kami targetkan 719 ribu yang divaksinasi. Setiap habis vaksin, kami laporan (ke pusat),” tutur dia.

Pemkab, lanjut Etik, bertekad segera menyelesaikan vaksinasi bagi seluruh warga Kota Makmur. Namun apa daya, jumlah vaksin terbatas. “Kami siap, pingin ndang rampung (cepat selesai). Vaksinator kami juga siap, malah turah turah (berlebih). Tapi, vaksinasi yang dari pusat nggak ada,” tegasnya. (kwl/wa)

Populer

Berita Terbaru