alexametrics
24.1 C
Surakarta
Wednesday, 26 January 2022

Ikuti Ujian CAT, 727 Calon Perangkat Desa di Wonogiri Tumbang

WONOGIRI Puluhan peserta computer assisted test (CAT) pengisian perangkat desa tak hadir di lokasi tes di lab computer SMPN 1 Wonogiri, Kamis (9/12). Otomatis, mereka dinyatakan gugur.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Antonius Purnama Adi mengatakan, CAT kemarin diikuti 2.540 peserta,  yang mengikuti tes. “Untuk peserta yang tidak hadir ada 56 orang,” ujar dia.

Terkait alasan puluhan peserta tak mengikuti CAT calon perangkat desa, Purnama belum menerima laporan.

Dalam CAT, calon perangkat desa harus mengerjakan 100 naskah soal dengan nilai minimal passing grade 60. Hasilnya, sebanyak 1.869 peserta tes dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahap selanjutnya, yakni tes wawancara pada hari ini, Jumat (9/12).

Sedangkan peserta yang tidak lolos passing grade sebanyak 727 orang. Termasuk mereka yang mangkir.

Apakah dengan banyaknya peserta seleksi perangkat desa yang gugur dapat memengaruhi kebutuhan formasi? Anton belum bisa memastikan. Hingga pukul 13.45, pihaknya masih melakukan rekapitulasi untuk mengetahui perangkat desa yang kosong maupun pendaftarnya tak lolos passing grade.

Di lain sisi, sempat terjadi kendala saat CAT, yaitu server pusat down selama 30 menit dan berimbas pada pelaksanaan tes di seluruh Wonogiri.

“Tapi setelah itu bisa lancar lagi. Peserta mendapat tambahan waktu 30 menit untuk mengerjakan soal-soal CAT,” tutur Anton.

Kepala SMPN 1 Wonogiri Sri Nuryati menuturkan, tes CAT di sekolahnya menampung pendaftar dari tiga desa di Kecamatan Wonogiri Kota, yakni  Wuryorejo, Sendang dan Wonoharjo.

“Tes CAT tidak mengganggu PTM (pembelajaran tatap muka) terbatas. Kan lokasinya di laboratorium komputer,” ucapnya.

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasubsi Penmas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono menuturkan, saat pelaksanaan tes CAT, Polres Wonogiri menerjunkan tim di setiap polsek untuk melakukan pemantauan. “Prokes (protokol kesehatan)-nya juga ketat,” tutur Iwan. (al/wa/dam)

WONOGIRI Puluhan peserta computer assisted test (CAT) pengisian perangkat desa tak hadir di lokasi tes di lab computer SMPN 1 Wonogiri, Kamis (9/12). Otomatis, mereka dinyatakan gugur.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Antonius Purnama Adi mengatakan, CAT kemarin diikuti 2.540 peserta,  yang mengikuti tes. “Untuk peserta yang tidak hadir ada 56 orang,” ujar dia.

Terkait alasan puluhan peserta tak mengikuti CAT calon perangkat desa, Purnama belum menerima laporan.

Dalam CAT, calon perangkat desa harus mengerjakan 100 naskah soal dengan nilai minimal passing grade 60. Hasilnya, sebanyak 1.869 peserta tes dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahap selanjutnya, yakni tes wawancara pada hari ini, Jumat (9/12).

Sedangkan peserta yang tidak lolos passing grade sebanyak 727 orang. Termasuk mereka yang mangkir.

Apakah dengan banyaknya peserta seleksi perangkat desa yang gugur dapat memengaruhi kebutuhan formasi? Anton belum bisa memastikan. Hingga pukul 13.45, pihaknya masih melakukan rekapitulasi untuk mengetahui perangkat desa yang kosong maupun pendaftarnya tak lolos passing grade.

Di lain sisi, sempat terjadi kendala saat CAT, yaitu server pusat down selama 30 menit dan berimbas pada pelaksanaan tes di seluruh Wonogiri.

“Tapi setelah itu bisa lancar lagi. Peserta mendapat tambahan waktu 30 menit untuk mengerjakan soal-soal CAT,” tutur Anton.

Kepala SMPN 1 Wonogiri Sri Nuryati menuturkan, tes CAT di sekolahnya menampung pendaftar dari tiga desa di Kecamatan Wonogiri Kota, yakni  Wuryorejo, Sendang dan Wonoharjo.

“Tes CAT tidak mengganggu PTM (pembelajaran tatap muka) terbatas. Kan lokasinya di laboratorium komputer,” ucapnya.

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasubsi Penmas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono menuturkan, saat pelaksanaan tes CAT, Polres Wonogiri menerjunkan tim di setiap polsek untuk melakukan pemantauan. “Prokes (protokol kesehatan)-nya juga ketat,” tutur Iwan. (al/wa/dam)

Populer

Berita Terbaru