alexametrics
23.7 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

Polisi Gagalkan Upaya Bunuh Diri Wanita di Jembatan Sekitar Pintu Air WGM

WONOGIRI – AR, seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Ngadirojo berniat melakukan bunuh diri. Untungnya, aksi nekat wanita 25 tahun itu berhasil digagalkan oleh Sat Samapta Polres Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasat Samapta Polres Wonogiri AKP Soepardi mengatakan awalnya pihaknya mendapatkan laporan adanya warga yang mencoba melakukan percobaan bunuh diri di sebuah jembatan tak jauh dari pintu air Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri yang masih masuk wilayah Desa Pokoh Kidul pada Rabu (11/5) sekitar pukul 14.30.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat, ada wanita yang hendak melompat dari jembatan itu. Usai mendapatkan laporan, kami langsung bergegas menuju ke lokasi,” ujar dia.

Awalnya, posisi wanita itu diketahui sudah berdiri di tepi jembatan. Untungnya, warga yang melihat langsung melaporkan kejadian tersebut.

Soepardi menuturkan, di lokasi kejadian Sat Samapta bekerjasama dengan petugas dari Polsek Wonogiri Kota dan warga setempat untuk berkomunikasi dengan wanita tersebut. Hal itu dilakukan untuk sebagai upaya membujuk agar wanita yang hendak bunuh diri itu mengurungkan niatnya.

“Tim gabungan yang berada di lapangan kemudian berusaha membujuk warga itu. Sekitar 15 menit akhirnya wanita itu mau dan kita bawa ke tempat yang aman,” terang Soepardi.

Dia menjelaskan, pihak keluarga wanita tersebut saat itu juga sudah berada di lokasi kejadian. Menurut dia, pihak keluarga juga sudah mengikuti wanita tersebut.

“Ada keluarga yang membuntuti, untungnya segera melapor. Dilihat dari mimik wajahnya, kondisinya sudah stress berat,” ujar dia.

Meski begitu, Soepardi mengatakan pihaknya tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi motif wanita tersebut melakukan percobaan bunuh diri.

Diduga, wanita itu mengalami permasalahan yang cukup berat. Pihak keluarga juga enggan memberikan keterangan permasalahan yang dihadapi.

“Yang bersangkutan kondisinya juga masih labil, saat ditanya membentak-bentak petugas dan malah mencoba melarikan diri,” kata Soepardi.

Usai berhasil ditenangkan, wanita tersebut kemudian diantarkan ke rumahnya di Kecamatan Ngadirojo dan kini sudah aman bersama pihak keluarga. (al/dam)

WONOGIRI – AR, seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Ngadirojo berniat melakukan bunuh diri. Untungnya, aksi nekat wanita 25 tahun itu berhasil digagalkan oleh Sat Samapta Polres Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasat Samapta Polres Wonogiri AKP Soepardi mengatakan awalnya pihaknya mendapatkan laporan adanya warga yang mencoba melakukan percobaan bunuh diri di sebuah jembatan tak jauh dari pintu air Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri yang masih masuk wilayah Desa Pokoh Kidul pada Rabu (11/5) sekitar pukul 14.30.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat, ada wanita yang hendak melompat dari jembatan itu. Usai mendapatkan laporan, kami langsung bergegas menuju ke lokasi,” ujar dia.

Awalnya, posisi wanita itu diketahui sudah berdiri di tepi jembatan. Untungnya, warga yang melihat langsung melaporkan kejadian tersebut.

Soepardi menuturkan, di lokasi kejadian Sat Samapta bekerjasama dengan petugas dari Polsek Wonogiri Kota dan warga setempat untuk berkomunikasi dengan wanita tersebut. Hal itu dilakukan untuk sebagai upaya membujuk agar wanita yang hendak bunuh diri itu mengurungkan niatnya.

“Tim gabungan yang berada di lapangan kemudian berusaha membujuk warga itu. Sekitar 15 menit akhirnya wanita itu mau dan kita bawa ke tempat yang aman,” terang Soepardi.

Dia menjelaskan, pihak keluarga wanita tersebut saat itu juga sudah berada di lokasi kejadian. Menurut dia, pihak keluarga juga sudah mengikuti wanita tersebut.

“Ada keluarga yang membuntuti, untungnya segera melapor. Dilihat dari mimik wajahnya, kondisinya sudah stress berat,” ujar dia.

Meski begitu, Soepardi mengatakan pihaknya tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi motif wanita tersebut melakukan percobaan bunuh diri.

Diduga, wanita itu mengalami permasalahan yang cukup berat. Pihak keluarga juga enggan memberikan keterangan permasalahan yang dihadapi.

“Yang bersangkutan kondisinya juga masih labil, saat ditanya membentak-bentak petugas dan malah mencoba melarikan diri,” kata Soepardi.

Usai berhasil ditenangkan, wanita tersebut kemudian diantarkan ke rumahnya di Kecamatan Ngadirojo dan kini sudah aman bersama pihak keluarga. (al/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/