23.2 C
Surakarta
Sunday, 2 April 2023

Pemancing Asal Mojolaban Tewas Tenggelam di Perairan Waduk Gajah Mungkur

RADARSOLO.ID – Seorang pemancing tewas tenggelam di genangan Waduk Gajah Mungkur (WGM) di wilayah Kecamatan Nguntoronadi, Sabtu (18/3). Korban atas nama Teguh Murtono, 44, asal Desa Dukuh, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo .

“Kejadian itu masuk di wilayah Dusun Puthuk, Desa Wonoharjo,” ujar Camat Nguntoronadi Endrijo Raharjo.

Peristiwa bermula saat korban dan rombongannya tiba di area Waduk Gajah Mungkur di daerah Kedungareng Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri Kota pada Sabtu sekitar pukul 05.00. Korban dan rombongan bermaksud untuk memancing di pinggiran Waduk Gajah Mungkur.

Kemudian sekitar pukul 05.30, korban bersama temannya mulai memancing dengan cara menceburkan diri di pinggiran waduk dengan posisi setengah badan di dalam air. Posisi korban dan rekannya pada saat itu berpencar.

“Siangnya sekitar pukul 13.00, korban dan lima rekannya pindah ke Puthuk (Desa Wonoharjo). Naik perahu,” kata Endrijo.

Sesampainya di lokasi, imbuh camat, korban dan teman-temannya kembali memancing dengan posisi setengah badan terendam air. Korban dan temannya berpencar.

Sekitar 15 menit berselang, lima teman korban kembali ke perahu dan bermaksud pindah lokasi, namun korban tak ikut naik ke perahu.

Kemudian, para teman korban mencari keberadaan korban. Namun tidak kunjung ditemukan. Hanya ditemukan topi dan ember yang digunakan korban saat mancing. Dua barang itu terapung di sekitar tempat kejadian.

“Kemudian rekan-rekannya meminta tolong kepada warga untuk mencari keberadaan korban,” beber Endrijo.

Pada pukul 15.30, tubuh korban ditemukan di dasar waduk oleh warga yang ikut mencari dengan cara dijaring. Lantas, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nguntoronadi.

Atas laporan itu, anggota Polsek, Koramil, SAR dan Puskesmas I Nguntoronadi langsung menuju ke lokasi. Pada pukul 16.30, tubuh korban dibawa ke tepi waduk.

“Usai dicek visum luar, tidak ditemukan bekas luka ataupun tanda penganiayaan. Korban murni tenggelam. Saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Endrijo. (al/ria)






Reporter: Iwan Adi Luhung

RADARSOLO.ID – Seorang pemancing tewas tenggelam di genangan Waduk Gajah Mungkur (WGM) di wilayah Kecamatan Nguntoronadi, Sabtu (18/3). Korban atas nama Teguh Murtono, 44, asal Desa Dukuh, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo .

“Kejadian itu masuk di wilayah Dusun Puthuk, Desa Wonoharjo,” ujar Camat Nguntoronadi Endrijo Raharjo.

Peristiwa bermula saat korban dan rombongannya tiba di area Waduk Gajah Mungkur di daerah Kedungareng Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri Kota pada Sabtu sekitar pukul 05.00. Korban dan rombongan bermaksud untuk memancing di pinggiran Waduk Gajah Mungkur.

Kemudian sekitar pukul 05.30, korban bersama temannya mulai memancing dengan cara menceburkan diri di pinggiran waduk dengan posisi setengah badan di dalam air. Posisi korban dan rekannya pada saat itu berpencar.

“Siangnya sekitar pukul 13.00, korban dan lima rekannya pindah ke Puthuk (Desa Wonoharjo). Naik perahu,” kata Endrijo.

Sesampainya di lokasi, imbuh camat, korban dan teman-temannya kembali memancing dengan posisi setengah badan terendam air. Korban dan temannya berpencar.

Sekitar 15 menit berselang, lima teman korban kembali ke perahu dan bermaksud pindah lokasi, namun korban tak ikut naik ke perahu.

Kemudian, para teman korban mencari keberadaan korban. Namun tidak kunjung ditemukan. Hanya ditemukan topi dan ember yang digunakan korban saat mancing. Dua barang itu terapung di sekitar tempat kejadian.

“Kemudian rekan-rekannya meminta tolong kepada warga untuk mencari keberadaan korban,” beber Endrijo.

Pada pukul 15.30, tubuh korban ditemukan di dasar waduk oleh warga yang ikut mencari dengan cara dijaring. Lantas, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nguntoronadi.

Atas laporan itu, anggota Polsek, Koramil, SAR dan Puskesmas I Nguntoronadi langsung menuju ke lokasi. Pada pukul 16.30, tubuh korban dibawa ke tepi waduk.

“Usai dicek visum luar, tidak ditemukan bekas luka ataupun tanda penganiayaan. Korban murni tenggelam. Saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Endrijo. (al/ria)






Reporter: Iwan Adi Luhung

Populer

Berita Terbaru

spot_img