alexametrics
23.4 C
Surakarta
Thursday, 7 July 2022

Bupati Wonogiri: Petugas Siap Jemput Bola Cek Kesehatan Hewan Kurban

WONOGIRI – Memastikan hewan kurban terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK), pemkab menyiapkan petugas kesehatan hewan di 25 kecamatan. Mereka siap jemput bola dalam melakukan pemeriksaan.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan takmir masjid maupun panitia penyembelihan hewan kurban dapat berkoordinasi dengan petugas kesehatan untuk mengecek kondisi hewan kurban.

“Bisa berkoordinasi dengan petugas kesehatan hewan kami yang ada di tiap kecamatan untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan hewan kurbannya,” kata dia Kamis (23/6).

Ketika hewan kurban dipastikan terbebas dari PMK, maka bisa diterbitkan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH), sedangkan ketika ditemukan kecurigaan yang mengarah PMK, bisa segera ditindaklanjuti.

“Petugas kesehatan hewan kami sudah stay dan siap di 25 kecamatan. Kami mohon pihak-pihak terkait bisa pro aktif meminta pemeriksaan dari petugas kesehatan hewan kami,” pinta Bupati.

Koordinasi dengan petugas kesehatan hewan, imbuh bupati, menjadi salah satu opsi ketika pemotongan hewan kurban tak bisa dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH). Yang paling penting ada kontrol oleh petugas.

Lebih lanjut diterangkan bupati, untuk memudahkan pemeriksaan hewan kurban oleh petugas, masyarakat bisa mengumpulkan hewan ternak di satu lokasi. “Nanti bisa jemput bola. Jarak di satu kecamatan kan terukur di titik satu dan titik lainnya. Tinggal koordinasi. Petugas bisa bergerak di beberapa desa, beberapa sasaran dalam satu hari. Kami mampu, maka dibutuhkan koordinasi untuk itu,” urai Joko Sutopo.

Dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik, pemkab menjamin pelaksanaan kurban aman, lancar, tertib dan bisa bermanfaat bagi semua pihak.

Sementara itu, data terbaru, sebanyak 292 ekor ternak suspek PMK. Ternak sembuh 280 ekor, dan 25 ekor lainnya dipotong paksa.

Terkait dropping vaksin PMK, pemkab telah mengajukan permohonan ke pemerintah pusat sesuai jumlah populasi hewan ternak, yakni 157 ribu ekor sapi dan 340 ekor kambing. (al/wa/dam)

WONOGIRI – Memastikan hewan kurban terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK), pemkab menyiapkan petugas kesehatan hewan di 25 kecamatan. Mereka siap jemput bola dalam melakukan pemeriksaan.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan takmir masjid maupun panitia penyembelihan hewan kurban dapat berkoordinasi dengan petugas kesehatan untuk mengecek kondisi hewan kurban.

“Bisa berkoordinasi dengan petugas kesehatan hewan kami yang ada di tiap kecamatan untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan hewan kurbannya,” kata dia Kamis (23/6).

Ketika hewan kurban dipastikan terbebas dari PMK, maka bisa diterbitkan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH), sedangkan ketika ditemukan kecurigaan yang mengarah PMK, bisa segera ditindaklanjuti.

“Petugas kesehatan hewan kami sudah stay dan siap di 25 kecamatan. Kami mohon pihak-pihak terkait bisa pro aktif meminta pemeriksaan dari petugas kesehatan hewan kami,” pinta Bupati.

Koordinasi dengan petugas kesehatan hewan, imbuh bupati, menjadi salah satu opsi ketika pemotongan hewan kurban tak bisa dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH). Yang paling penting ada kontrol oleh petugas.

Lebih lanjut diterangkan bupati, untuk memudahkan pemeriksaan hewan kurban oleh petugas, masyarakat bisa mengumpulkan hewan ternak di satu lokasi. “Nanti bisa jemput bola. Jarak di satu kecamatan kan terukur di titik satu dan titik lainnya. Tinggal koordinasi. Petugas bisa bergerak di beberapa desa, beberapa sasaran dalam satu hari. Kami mampu, maka dibutuhkan koordinasi untuk itu,” urai Joko Sutopo.

Dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik, pemkab menjamin pelaksanaan kurban aman, lancar, tertib dan bisa bermanfaat bagi semua pihak.

Sementara itu, data terbaru, sebanyak 292 ekor ternak suspek PMK. Ternak sembuh 280 ekor, dan 25 ekor lainnya dipotong paksa.

Terkait dropping vaksin PMK, pemkab telah mengajukan permohonan ke pemerintah pusat sesuai jumlah populasi hewan ternak, yakni 157 ribu ekor sapi dan 340 ekor kambing. (al/wa/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/