Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tarif Umrah Mengalami Kenaikan Harga 

Damianus Bram
Penulis: Damianus Bram❯
EFEK PANDEMI: Calon jamaah haji saat tiba di Asrama Haji Donohudan, 15 Juli tahun lalu. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
EFEK PANDEMI: Calon jamaah haji saat tiba di Asrama Haji Donohudan, 15 Juli tahun lalu. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – Kran perjalanan umrah pascapandemi Covid-19 sudah terbuka lebar. Tak hanya dari Tanah Air, jamaah umrah juga datang dari seluruh penjuru dunia. Tingginya permintaan ini membuat tarif akomodasi hotel bintang 5 di Arab Saudi mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Tembus 300 persen. Kondisi ini sempat menjadi kendala di beberapa biro umrah di Kota Bengawan.

"Biasanya biro umrah yang baru melakukan pembukuan atau pemesanan di satu atau dua bulan sebelumnya, mereka kena harga baru. Jadi mungkin mereka estimasinya masih dapat harga lama. Ternyata saat proses booking sudah pakai harga baru," ungkap Ketua Persaudaraan Pengusaha Biro Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo Her Suprabu kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Lalu bagaimana dengan pertambahan biaya yang dibutuhkan? Her Suprabu menyebut kenaikan harga itu terpaksa dibebankan ke para jamaah. Namun secara umum, jamaah bisa menerima dan memahami adanya perubahan harga itu. Harapannya, harga akomodasi bisa segera kembali normal kedepannya.

"Saat ini biaya perjalanan umrah sudah kembali seperti sebelum pandemi. Memang tergantung maskapai dan hotel yang digunakan. Tapi rata-rata di angka Rp 29 juta hingga Rp 38 juta. Hanya saja karena Bandara Adi Soemarmo Solo masih ditutup untuk penerbangan internasional, jadi harus lewat bandara di Jakarta. Masih ada tambahan biaya domestik Rp 2,5 juta dari harga normal sebelum pandemi," bebernya.

Her memastikan secara khusus mayoritas biro umrah tidak terdampak kenaikan harga hotel di Arab Saudi. Sebab biro umrah kebanyakan sudah melakukan pembukuan sejak enam bulan lalu. Artinya, persiapan mulai dari tiket pesawat sampai hotel sudah dilakukan pemesanan jauh-jauh hari.

"Jadi tidak dikenakan kenaikan harga. Kalau pun ada kenaikan, tidak sampai 300 persen. Masih bisa di-cover oleh biro. Sehingga tidak ada kenaikan yang signifikan dan tidak ada pembebanan baru ke jamaah," ujarnya.

Sementara itu, Her menambahkan sebesar 90 persen jamaah umrah yang sempat ter-pending keberangkatannya imbas pandemi, saat ini sudah diberangkatkan. Sisanya, hanya sekitar 10 persen jamaah yang belum berangkat. Lantaran berbagai alasan. "Tapi sudah hampir semuanya diberangkatkan umrah," pungkasnya. (aya/nik/dam)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

1.000 Lebih Paket Umrah Ludes Terjual di BSI International Expo 2026: Mulai Rp22 Juta, Jadi Incaran Anak Muda

1.000 Lebih Paket Umrah Ludes Terjual di BSI International Expo 2026: Mulai Rp22 Juta, Jadi Incaran Anak Muda

BSI International Expo 2026 catat rekor 1.100 paket umrah terjual. Buktikan tren umrah anak muda kian melonjak dengan paket terjangkau mulai Rp22 jutaan

Moana Dicap Sombong saat Umrah karena Menolak Diajak Foto: Ria Ricis Gercep Klarifikasi

Moana Dicap Sombong saat Umrah karena Menolak Diajak Foto: Ria Ricis Gercep Klarifikasi

Momen kurang menyenangkan dialami Ria Ricis dan putrinya, Moana, saat menjalankan ibadah umrah. Bocah yang masih berusia dini itu sempat dicap sombong oleh seorang ibu-ibu lantaran menolak ketika diajak berfoto bersama.

JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk menunaikan Ibadah Umrah

JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk menunaikan Ibadah Umrah

Program ini adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh almarhum pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer