alexametrics
21.2 C
Surakarta
Wednesday, 28 July 2021

PPKM Darurat Berjalan, IHSG Terjadi Peningkatan

SOLO Selama PPKM darurat, pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) terjadi peningkatan. Sebelum diberlakukan PPKM darurat 28 Juni lalu, IHSG di posisi 5.939. Saat ini, IHSG berada di level 6.029. Artinya, terjadi peningkatan IHSG kendati tidak signifikan.

“Kenapa ada peningkatan IHSG meskipun tidak signifikan? Sepertinya memang para investor ini sudah terbiasa dan pandai melihat kondisi situasi kebijakan yang dilakukan pemerintah. PPKM darurat ini bukan hal baru. Dulu pernah ada PSBB (pembatasan sosial berskala besar),” beber Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Solo M. Wira Adibrata, Rabu (21/7).

Menurutnya, beberapa kali pemerintah sudah melaksanakan pembatasan aktivitas semacam PPKM darurat, sehingga kondisi ini bukan hal baru bagi investor. Wira menilai investor juga sudah mulai bijak menyiasati dan menanggapi kebijakan pemerintah kaitannya dengan Covid-19.

Perpanjangan PPKM darurat hingga lima hari ke depan, diklaim Wira tidak akan berpengaruh besar terhadap kinerja saham di BEI. Sebab, kebijakan PPKM bukan lagi menjadi isu baru yang menghebohkan pasar modal. Kuncinya, investor sudah mulai bijak dan cerdas menyikapi kondisi di tengah pandemi Covid-19.

“Karena investor sudah pada bijak, mereka bisa mengambil strategi yang baik selama PPKM ini,” sambungnya.

Untuk data transaksi bulanan, Wira menyebut, pihaknya mencatat justru ada kenaikan pada Juni lalu. Ini diimbangi dengan peningkatan jumlah investor yang juga cukup banyak, yakni sejumlah 56.561 investor dengan jumlah transaksi sebesar Rp 2,7 triliun.

“Jadi kalau kita bisa lihat kebijakan pemerintah kaitannya dengan Covid-19 sudah bukan lagi isu baru di pasar modal. Investor sudah bijak menanggapi hal ini,” tandasnya. (aya/dam)


SOLO Selama PPKM darurat, pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) terjadi peningkatan. Sebelum diberlakukan PPKM darurat 28 Juni lalu, IHSG di posisi 5.939. Saat ini, IHSG berada di level 6.029. Artinya, terjadi peningkatan IHSG kendati tidak signifikan.

“Kenapa ada peningkatan IHSG meskipun tidak signifikan? Sepertinya memang para investor ini sudah terbiasa dan pandai melihat kondisi situasi kebijakan yang dilakukan pemerintah. PPKM darurat ini bukan hal baru. Dulu pernah ada PSBB (pembatasan sosial berskala besar),” beber Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Solo M. Wira Adibrata, Rabu (21/7).

Menurutnya, beberapa kali pemerintah sudah melaksanakan pembatasan aktivitas semacam PPKM darurat, sehingga kondisi ini bukan hal baru bagi investor. Wira menilai investor juga sudah mulai bijak menyiasati dan menanggapi kebijakan pemerintah kaitannya dengan Covid-19.

Perpanjangan PPKM darurat hingga lima hari ke depan, diklaim Wira tidak akan berpengaruh besar terhadap kinerja saham di BEI. Sebab, kebijakan PPKM bukan lagi menjadi isu baru yang menghebohkan pasar modal. Kuncinya, investor sudah mulai bijak dan cerdas menyikapi kondisi di tengah pandemi Covid-19.

“Karena investor sudah pada bijak, mereka bisa mengambil strategi yang baik selama PPKM ini,” sambungnya.

Untuk data transaksi bulanan, Wira menyebut, pihaknya mencatat justru ada kenaikan pada Juni lalu. Ini diimbangi dengan peningkatan jumlah investor yang juga cukup banyak, yakni sejumlah 56.561 investor dengan jumlah transaksi sebesar Rp 2,7 triliun.

“Jadi kalau kita bisa lihat kebijakan pemerintah kaitannya dengan Covid-19 sudah bukan lagi isu baru di pasar modal. Investor sudah bijak menanggapi hal ini,” tandasnya. (aya/dam)

Populer

Berita Terbaru