alexametrics
23.4 C
Surakarta
Thursday, 7 July 2022

Awas Terjebak Pinjol Ilegal, Cepat Lakukan Langkah-Langkah Ini

RADARSOLO.ID – Pelaku industri teknologi finansial menilai masyarakat perlu semakin waspada supaya tidak berurusan dengan aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal.

CEO Investree Adrian Gunadi, menyarankan masyarakat mengecek keabsahan suatu financial technology (fintech) melalui situs cekfintech.id. Jika dihubungi secara langsung oleh seseorang yang mengaku karyawan perusahaan fintech tertentu, hubungi kontak resmi fintech tersebut.

“Pelanggan disarankan untuk menghubungi kontak CS sesuai dengan yang tercantum di website atau media sosial resmi untuk mengecek apakah memang benar perusahaan fintech tersebut menawarkan produk secara langsung dan mempunyai karyawan bernama X,” kata Adrian, Jumat (24/6).

Setelah mengecek legalitas, pastikan mengakses dan masuk ke situs atau aplikasi resmi fintech tersebut.

Jika terlanjur mengalami kerugian akibat pinjol ilegal, masyarakat sangat disarankan melapor ke kepolisian dan Otoritas Jasa Keuangan.

Untuk melaporkan kerugian, Adrian menyarankan untuk mengumpulkan bukti teror, ancaman, pelecehan atau intimidasi yang diterima dari fintech ilegal tersebut.

Setelah itu, laporkan hal ini ke kantor polisi terdekat. Sambil melapor ke polisi, adukan juga kejadian ini ke situs resmi OJK atau nomor telepon 157 sambil mengirimkan bukti.

Selain itu, laporkan juga ke perusahaan fintech jika pinjol ilegal itu mencatut nama fintech resmi, misalnya Investree.

“Laporan ke fintech bisa dilakukan dengan mengontak layanan pelanggan (customer service) atau email,” ujar Adrian. (Antara) 

RADARSOLO.ID – Pelaku industri teknologi finansial menilai masyarakat perlu semakin waspada supaya tidak berurusan dengan aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal.

CEO Investree Adrian Gunadi, menyarankan masyarakat mengecek keabsahan suatu financial technology (fintech) melalui situs cekfintech.id. Jika dihubungi secara langsung oleh seseorang yang mengaku karyawan perusahaan fintech tertentu, hubungi kontak resmi fintech tersebut.

“Pelanggan disarankan untuk menghubungi kontak CS sesuai dengan yang tercantum di website atau media sosial resmi untuk mengecek apakah memang benar perusahaan fintech tersebut menawarkan produk secara langsung dan mempunyai karyawan bernama X,” kata Adrian, Jumat (24/6).

Setelah mengecek legalitas, pastikan mengakses dan masuk ke situs atau aplikasi resmi fintech tersebut.

Jika terlanjur mengalami kerugian akibat pinjol ilegal, masyarakat sangat disarankan melapor ke kepolisian dan Otoritas Jasa Keuangan.

Untuk melaporkan kerugian, Adrian menyarankan untuk mengumpulkan bukti teror, ancaman, pelecehan atau intimidasi yang diterima dari fintech ilegal tersebut.

Setelah itu, laporkan hal ini ke kantor polisi terdekat. Sambil melapor ke polisi, adukan juga kejadian ini ke situs resmi OJK atau nomor telepon 157 sambil mengirimkan bukti.

Selain itu, laporkan juga ke perusahaan fintech jika pinjol ilegal itu mencatut nama fintech resmi, misalnya Investree.

“Laporan ke fintech bisa dilakukan dengan mengontak layanan pelanggan (customer service) atau email,” ujar Adrian. (Antara) 

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/