“Mengusung konsep go green yang kami jalankan di tahun lalu, tahun ini juga kami teruskan. Kami memilih daun Jati, karena daun Jati kokoh dengan seratnya yang tidak mudah lapuk dan daunnya yang lebar, memberikan makna agar kita selalu kokoh dan tidak mudah menyerah dalam kondisi apapun, dan menikmati setiap proses yang dilalui dengan bersabar,” ungkap Khuswatus Solikhin, Cluster Hotel Manager favehotel Solo (Manahan Solo dan Solo Baru).
Proses pengerjaan pembuatan pohon Natal ini melibatkan seluruh karyawan hotel dengan memakan waktu hampir 2 minggu. Dimulai dari pemilihan daun Jati yang berkualitas yang diambil langsung di petani di area Wonogiri. Selanjutnya dilakukan proses pembersihan dari kotoran dan proses pengeringan dengan diangin-anginkan agar warna dari daun Jati tidak rusak atau pudar. Sehingga menghasilkan daun Jati yang siap untuk dijadikan bahan dasar pembuatan pohon Natal.
Untuk pohon Natal tersebut, akan terpajang di area lobby hotel selama bulan desember 2022. Ini merupakan salah satu spot foto terbaru yang bisa digunakan oleh para pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru. (rls) Editor : Damianus Bram