Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Indonesia Apparel Production Expo 2024 Kembali Digelar di Kota Solo

Maulida Afifa Tri Fahyani • Kamis, 29 Februari 2024 | 23:04 WIB
Suasana pameran mesin industri apparel atau pakaian yang digelar dalam Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2024 di Hall Diamond Solo Convention Center, Kamis (29/2/2024).
Suasana pameran mesin industri apparel atau pakaian yang digelar dalam Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2024 di Hall Diamond Solo Convention Center, Kamis (29/2/2024).

RADARSOLO.COM - Pameran mesin industri pakaian terbesar Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2024 kembali digelar di Kota Solo, Kamis (29/2/2024) hingga Sabtu (2/3/2024).

Pameran yang diikuti 32 perusahaan industri tekstil dari Solo Raya dan kota besar lainnya ini digelar di Hall Diamond Solo Convention Center. 

IAPE adalah pameran yang menampilkan proses dan kebutuhan produksi pakaian dari hulu ke hilir. Mulai dari proses desain, produksi, hingga produk jadi.

"Tahun ini kami menggelar pelaksaanaan IAPE yang ke-9. Dimana dulu Solo adalah kota pembuka pertama. Puluhan peserta berpartisipasi, terdiri dari penyedia mesin digital printing, garmen, sablon dan label, serta penyedia bahan tekstil lainnya," kata Ketua Penyelenggara IAPE Bryan Whildan Arsaha, Kamis (29/2/2024).

IAPE menjadi ruang yang mempertemukan supplier dan distributor di bisnis apparel atau pakaian.

Seperti penyedia mesin dan teknologi, yang dapat digunakan pengusaha pabrik garmen untuk memaksimalkan produksinya.

Bryan menyebut, pameran ini memang menyasar pelaku business to business (B2B). Dengan tujuan, pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas industri produksi pakaian dan turunannya.

"Melalui event di berbagai kota ini, diharapkan proses-proses bisnis industri ataupun teknologi terkini bisa digunakan untuk menghasilkan produk berkualitas," kata Bryan.

"Serta memiliki kemampuan dalam pemenuhan kebutuhan dalam negeri, hingga berdaya saing di skala internasional dengan melakukan ekspor," lanjutnya.

Lebih lanjut, Bryan menyebutkan, industri tekstil di Solo juga telah menunjukkan perkembangan signifikan.

Solo adalah kota yang menjadi barometer industri produksi pakaian. Sehingga diharapkan dapat menjaga eksistensi dan menggairahkan industri produksi pakaian lainnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jateng, Lilik Setiawan mengapresiasi gelaran Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) tahun ini.

Menurutnya, industri tekstil perlu didorong untuk meningkatkan kualitas produksinya. Supaya mampu bertahan di tengah ketidakpastian geliat industri belakangan ini.

Selain itu, pihaknya turut berharap kontribusi pemerintah. Dengan lebih memperhatikan keberlangsungan industri tekstil.

"Pergerakan IAPE ini sangat bagus. Karena seperti diketahui, kondisi industri teksil sedang lesu. Inilah yang juga perlu kita suarakan bersama. Dengam harapan, regulasi-regulasi pemerintah bisa mendukung daya saing industri tekstil lokal juga," tukasnya. (ul/dam)

Editor : Damianus Bram
#IAPE #pameran #industri pakaian #Indonesia Apparel Production Expo #industri tekstil